----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

--------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 02 Mei 2000 15:00 UTC

** TAHANAN KOTA SOEHARTO DIPERPANJANG DENGAN 40 HARI

** PENYANDERA DI FILIPINA TUNTUT PENARIKAN MUNDUR TENTARA DARI PULAU
JOLO

** MANTAN PERDANA MENTERI PERTAMA VIETNAM UTARA TUTUP USIA SABTU LALU

** TOPIK GEMA WARTA: PENGADILAN LOCKERBIE DIMULAI HARI INI DI BELANDA

** TOPIK GEMA WARTA: TAHANAN KOTA SOEHARTO DIPERPANJANG 40 HARI

** TOPIK GEMA WARTA: MAKIN BESAR SAJA TEKANAN SUPAYA AGUM JUGA MUNDUR

* TAHANAN KOTA SOEHARTO DIPERPANJANG DENGAN 40 HARI

Tahanan kota 20 hari yang dijatuhkan atas diri mantan presiden
Soeharto tiga minggu lalu diperpanjang dengan 40 hari, Selasa ini,
dan berlaku hingga 11 Juni mendatang. Sementara penyelidikan korupsi
terhadap dirinya terus berlangsung. Hal ini diumumkan pengacara
Soeharto Juan Felix Tampubolon. Menurutnya Soeharto 'kooperatif dan
tidak akan melarikan diri'.

* PENYANDERA DI FILIPINA TUNTUT PENARIKAN MUNDUR TENTARA DARI PULAU
JOLO

Kelompok muslim ekstrim Filipina yang menyandera 21 orang mengancam
akan membunuh dua orang sandera. Para penyandera menuntut penarikan
mundur tentara Filipina dari pulau Jolo, di Filipina Selatan, lokasi
penahanan para sandera. Penyanderaan yang dilakukan anggota gerakan
pembangkang Abu Sayyaf memasuki hari ke sepuluh. Kondisi para
sandera, di antaranya tujuh orang Eropa Barat dan dua orang Afrika
Selatan, makin memburuk. Mereka telah diperiksa seorang dokter dan
mendapat makanan. Perundingan mengenai penyelesaian damai
penyanderaan ini belum membuahkan hasil apapun. Hari ini tentara
Filipina kembali melancarkan ofensi terhadap gerakan pembangkang
muslim terbesar MILF. Menurut pemerintah Filipina sedikitnya 37 orang
tewas akibat pertempuran-pertempuran baru di pulau Mindanao, Filipina
Selatan.

* MANTAN PERDANA MENTERI PERTAMA VIETNAM UTARA TUTUP USIA SABTU LALU

Mantan Perdana Menteri Vietnam Pham Van Dong, 94 tahun, tutup usia
Sabtu lalu, sehari sebelum Vietnam memperingati 25 tahun kemenangan
atas Amerika. Dong berperan penting dalam kancah politik Vietnam. Ia
adalah rekan pejuang pemimpin revolusi Ho Chi Minh. Atas nama kaum
komunis, Dong tahun 1954 merundingkan kemerdekaan Vietnam dari
penjajahan Prancis. Itulah awal mulanya perang Vietnam karena negeri
itu dibagi menjadi dua bagian. Dong menjadi perdana menteri pertama
Vietnam Utara tahun 1955. Semasa jabatannya lebih dari 30 tahun,
Vietnam Utara mengalahkan Vietnam Selatan dan kedua Vietnam kembali
dipersatukan tahun 1975. Vietnam mengumumkan Jumat dan Sabtu
mendatang sebagai hari perkabungan nasional. Jumat mendatang Dong
akan mendapat pemakaman kenegaraan.

* ISRAEL PERINGATI HOLOCAUST

Israel hari ini memperingati holocaust atau pemusnahan orang Yahudi
oleh Nazi Jerman semasa perang dunia kedua. Pagi tadi Israel
mengheningkan cipta selama dua menit untuk mengenang enam juta orang
Yahudi yang dibunuh. Sebuah upacara kemudian berlangsung di musium
Yad Vashem yang juga dihadiri oleh Perdana Menteri Ehud Barak.
Setelah itu selama berjam-jam nama-nama para korban dibaca satu per
satu. Di bekas kamp konsentrasi Auschwitz di Polandia, Presiden
Israel Ezer Weizman menghadiri apa yang disebut 'Mars Orang-orang
Hidup'. Sekitar 230 ribu orang yang selamat dari holocaust hidup di
Israel saat ini.

* IRAK-IRAN BAKU TEMBAK

Delapan orang di Bagdad, Irak, dikabarkan tewas akibat sebuah
serangan rudal. Enam buah rudal jatuh di daerah pemukiman di ibukota
Irak. Pemerintah Irak menuduh dinas rahasia Iran melakukan serangan
tersebut. Beberapa jam sebelumnya ibukota Iran Teheran diserang
granat-granat mortir yang menewaskan enam orang. Serangan itu diklaim
oleh gerakan oposisi Mujahedin Khalq yang memiliki beberapa pangkalan
di Irak. Iran di masa lampau membalas aksi-aksi serupa itu dengan
menembaki posisi-posisi gerakan oposisi Mujahedin Khalq itu.

* PERINGATAN SATU MEI DI BERBAGAI KOTA BERUBAH MENJADI KERUSUHAN

Bentrokan antara polisi dan para demonstran 1 Mei berlangsung semalam
suntuk di ibukota Inggris London. Agen-agen polisi yang bersenjata
berat turun tangan ketika para demonstran merusak jendela kantor dan
mobil. Patung Winston Churchill juga dirusak. Sekitar 20 orang
luka-luka. 67 demonstran ditangkap. Di tempat-tempat lain di dunia
demonstrasi 1 Mei berubah menjadi kerusuhan, khususnya di Hamburg dan
Berlin. Di Amerika Serikat protes anti kapitalisme ini  berfokus pada
pusat-pusat keuangan sejumlah kota-kota besar. Di New York 600an
orang turun ke jalan. 19 demonstran ditangkap. Di Rusia yang di masa
lampau merupakan panggung manifestasi massal 1 Mei, keadaan tahun ini
cukup tenang.

* BELGIA SELIDIKI PEMBUNUHAN LUMUMBA 40 TAHUN LALU

Sebuah komisi Belgia hari ini mulai menyelidiki pembunuhan atas
Perdana Menteri Kongo Patrice Lumumba, yang dilakukan hampir 40 tahun
lalu. Yang harus diselidiki adalah bagaimana kondisi Lumumba ketika
pembunuhan dilancarkan dan apakah politisi Belgia terlibat juga.
Februari lalu diputuskan untuk melancarkan penyelidikan menyusul
publikasi sebuah buku yang menyebut Belgia sebagai dalang pembunuhan.
Lumumba merupakan perdana menteri pertama Kongo setelah negeri itu
merdeka dari Belgia tahun 1960. Tujuh bulan setelah menjabat perdana
menteri Lumumba ditembakmati oleh regu penembak. Menurut pernyataan
resmi Lumumba ditembakmati atas perintah pemimpin propinsi yang
membangkang. Diharapkan penyelidikan terhadap kemungkinan terlibatnya
Belgia dalam kematian Lumumba bisa dituntaskan tahun ini juga.

* SEKJEN PBB UNDANG PARTAI-PARTAI YANG BERSANGKUTAN DALAM SAHARA
BARAT

Sekjen PBB Kofi Annan mengundang semua pihak yang bersangkutan dalam
konflik seputar Sahara Barat untuk datang ke London 14 Mei mendatang.
Di sana Raja Maroko Mohammed VI dan pemimpin gerakan kemerdekaan
Polisario diharapkan bisa mencapai kesepakatan tentang penyelesaian
konflik yang berkepanjangan itu. Annan juga mengundang Presiden
Aljazair dan Mauritania untuk datang ke London. Perundingan akan
dipimpin oleh mantan Menteri Luar Negeri Amerika James Baker, utusan
khusus PBB untuk Sahara Barat. PBB selama delapan tahun berupaya
menggelar sebuah referendum di bekas jajahan Spanyol itu, untuk
memutuskan apakah wilayah itu akan merdeka atau digabungkan dengan
Maroko. Maroko menguasai sebagian besar Sahara Barat. Referendum
sejauh ini ditunda terus karena selisih pendapat tentang siapa yang
boleh mengeluarkan suara siapa yang tidak.

* PROSES DOPING DIGELAR DI BERLIN, JERMAN

Sebuah pengadilan di Berlin, Jerman, mulai menggelar proses doping
atau obat perangsang terhadap mantan pemimpin tim olah raga DDR
Manfred Ewald. Ewald dituduh memberikan hormon secara sistematis
kepada 142 olahragawati muda dengan ijin pemerintah. Manfred Hoppner,
mantan kepala bidang medis olahraga, juga harus menghadap hakim.
Akibat penggunaan doping obat perangsang selama bertahun-tahun
kesehatan bekas olahragawati itu mengalami gangguan kronis.

* PENGADILAN LOCKERBIE DIMULAI HARI INI DI BELANDA

Intro: Pada tgl 21 Desember 1988, pesawat PanAm dengan nomor
penerbangan 103 jatuh terbakar di atas Lockerbie, Skotlandia,
menewasklan 270 orang. Rabu ini, hampir 12 tahun sesudahnya, dua
orang Libya yang diduga pelaku pemboman, akhirnya mulai diadili di
Camp Zeist, Belanda Tengah, berdasarkan hukum Skotlandia. Proses
hukum yang rumit inilah yang merupakan syarat bagi pemimpin Libya
Moamar Ghadaffi mengekstradisi kedua warganya. Berikut ulasan
redaktur Timur Tengah Bertus Hendriks.

Pengadilan ini harus mengklarifikasi apakah kedua warga Libya itu
benar-benar pelaku pembunuhan massal yang mengenaskan itu. Menurut
dakwaan, kedua pegawai Penerbangan Libya di Malta itu, Abdel Basit
a-Megrahi dan Al-Amin Khalifa Fahima, adalah anggota dinas rahasia
Libya. Mereka dituduh menyelundupkan sebuah kofer merk Samsonite
berisikan satu tape rekorder, sebuah pengukur waktu elektronik dan
bahan peledak ke dalam pesawat Penerbangan Malta yang ke Frankfurt,
Jerman. Dari sana, kofer itu ditransfer ke pesawat PanAm dengan nomor
penerbangan 103 ke New York. Sesudah transit di London, pesawat jet
jumbo itu akhirnya meledak di udara di atas desa Lockerbie,
Skotlandia. Di antara reruntuhan puing ditemukan potongan kecil
pengukur waktu dan merk kain pembungkus bom tersebut. Temuan inilah
yang mendorong penyelidik ke Malta dan Libya, dan karena itu, kedua
warga Libya tersebut hari ini dihadapkan ke pengadilan.

Tampaknya seakan-akan misteri Lockerbie akan segera tersingkap. Tapi
akhir-akhir ini terdapat kekhawatiran yang meluas, seberapa kuat
sebenarnya barang bukti yang bisa dipakai untuk mendakwa dua warga
Libya tadi dalam kasus ini. Berita burung bahwa bukti tidak cukup
atau bukti-bukti palsu, beredar cukup santer ketika ketua jaksa
penuntut umum Skotlandia mengundurkan diri tahun lalu. Hal itu juga
telah menyulut munculnya berbagai teori di balik insiden Lockerbie.
Mengapa Libya ingin membakar pesawat Amerika? Apakah itu untuk
membalas dendam serangan udara pesawat Amerika di Libya tahun 1986
yang mau membunuh Kolonel Khadaffi? Pemimpin Libya itu bisa
meloloskan diri tapi kehilangan putri angkatnya, dan bersumpah akan
membalas dendam. Ini merupakan penjelasan standar. Tapi teori itu
hanya berlaku pada tahun 1991. Dugaan awal tahun 1988 jelas-jelas
menunjukkan kepada Iran. Iran saat itu memiliki alasan untuk
benar-benar merasa sakit hati akibat ulah Amerika Serikat. Amerika
secara sistematis mendukung Presiden Irak Saddam Hussein dalam perang
melawan Iran. Dan pada bulan Juli 1988, kapal perang Amerika,
Vincennes menembak jatuh pesawat Airbus Iran. Semua penumpang tewas,
kebanyakan jema'ah haji. Iran menolak permintaan maaf Amerika bahwa
hal itu hanya faktor kebetulan. Iran pun bersumpah bahwa "darah akan
berkucuran dari langit" sebagai pembalasan dendam terhadap kejahatan
itu. Iran pun menyewa kelompok radikal Palestina pimpinan Ahmad
Jibril yang berkedudukan di Damaskus untuk melakukan  pembalasan
dendam. Pada mulanya teori ini masuk akal. Rangkaian penahanan
pendukung Ahmed Jebril di Jerman, tak lama sebelum insiden Lockerbie,
tampaknya mendukung dugaan tadi.

Tapi dugaan ini tidak kuat. Kurang bukti, kata Jaksa di Jerman.
Karena tersangka utama, menurut teori konspirasi yang populer waktu
itu, adalah mata-mata Yordania yang pro barat. Tiba-tiba di akhir
tahun 1991, perhatian diarahkan ke Libya, sedangkan teori Iran dan
Suriah dan Palestina lenyap begitu saja. Tapi beberapa orang menduga
bahwa hal ini terjadi karena Saddam Hussein dan Perang Teluk kedua.
Suriah termasuk koalisi Amerika dalam Operasi Badai Gurun Pasir dan
Iran bersikap netral.

Maka menurut teori ini, pertimbangan-pertimbangan tadi
mengesampingkan tuntutan keadilan bagi para korban. Ini terbukti
dengan pembebasan warga Iran yang ditahan oleh Amerika di Libanon,
tak lama setelah dakwaan terhadap dua warga Libya. Begitu banyaknya
pertanyaan yang tidak terjawab sekitar Lockerbie ini, merupakan
ladang subur bagi bagi banyak spekulasi, antara lain jangan-jangan
peledakan pesawat ini merupakan langkah untuk menutup-nutupi,
termasuk teori konspirasi sekitar insiden Lockerbie, salah satunya
adalah konflik dengan agen dinas rahasia Amerika CIA. Karena itu,
tugas utama pengadilan di Camp Zeist yang dimulai hari Rabu ini ialah
menghentikan segala macam teori, dugaan dan kecurigaan dan akhirnya
memberikan jawaban kepada keluarga korban yang kehilangan anggota
keluarga mereka. Tapi sebuah jawaban terhadap pertanyaan mereka akan
membuat spekulasi politik yang bias. Meskipun kedua warga Libya itu
terbukti bersalah, tak seorang pun percaya bahwa mereka bertindak
sendirian. Dalam kerangka itu, pengadilan insiden Lockerbie tampaknya
tidak akan memberikan jawabaan final.

* TAHANAN KOTA SOEHARTO DIPERPANJANG 40 HARI

Intro: Status tahanan kota Soeharto diperpanjang 40 hari, hingga tgl
11 Juni mendatang. Keputusan Kejaksaan Agung ini dikeluarkan hari ini
tanpa menghiraukan keberatan kuasa hukum Soeharto. Menurut Mohammad
Assegaf, kuasa hukum Soeharto, perpanjangan tahanan kota, tidak punya
dasar hukum.

Mohammed Assegaf [MA]: Atas dasar kenyataan obyektif bahwa Pak Harto
itu dalam kondisi tidak sehat, maka kita melihat alasan yang
dikemukakan oleh Jaksa Agung untuk menahan adalah alasan yang terlalu
dibuat-buat.

Radio Nederland [RN]: Seingat saya anda pernah mengajukan keberatan
kepada Kejaksaan Agung.

MA: Persis. Kita sudah mengajukan keberatan kepada Kejaksaan Agung.
Yang pertama surat itu kita tuliskan kepada direktur tindak pidana
korupsi Chaerul Imam yang menandatangani surat penahanan. Oleh karena
tidak ada reaksi, kemudian kita menyusuli dengan surat kedua yang
kita langsung tujukan kepada Jaksa Agung, yang akan tetapi sampai
hari ini juga belum mendapatkan reaksi atau respons dari Kejaksaan
Agung.

Yang menyangkut perpanjangan sekarang ini kita belum memberikan
reaksi apa-apa, tetapi di dalam reaksi kita yang kita sampaikan
kepada pers tadi pagi di Cendana, kita mengatakan bahwa seharusnya
Kejaksaan Agung itu melaksanakan nasehat dari dokter. Nasehat dari
dokter yang dibentuk oleh Jaksa Agung sendiri mengatakan bahwa Pak
Harto itu sebaiknya dilakukan pemeriksaan yang lebih konprehensif di
RSCM. Tentunya setelah dilakukan pemeriksaan apabila memang oleh
dokter RSCM Pak Harto dinyatakan cukup sehat untuk menjalani
pemeriksaan tidak ada alasan Pak Harto untuk menolak. Tetapi kalau
sebaliknya rumahsakit mengatakan atau dokter mengatakan bahwa kondisi
Pak Harto tidak memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan, maka tidak
ada lagi alasan untuk memaksakan diperiksa. Apalagi ditahan. Oleh
karena itu saya melihat bahwa tindakan-tindakan Kejaksaan Agung
sekarang ini tidak lebih daripada ingin menyenangkan atau sebagai
konsumsi publik saja daripada mengandalkan atau mendasarkan kepada
alasan-alasan yuridis.

Demikian Mohammad Assegaf, kuasa hukum Seoharto. Benarkah Kejaksaan
Agung memberikan tahanan kota tanpa alasan yuridis? Berikut Direktur
Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Yusar Yahya:

Yusar Yahya [YY]: Kalau latarbelakang yuridis pertama kita masih
memerlukan untuk kepentingan pemeriksaan. Nah, dasar hukumnya adalah
itu pasal 24 ayat 2 KUHP.

Radio Nederland [RN]: Ini salah satu bantahan dari kuasa hukum
Soeharto yang mengatakan bahwa sebetulnya Kejaksaan Agung tidak punya
alasan untuk memperpanjang tahanan kota karena Soeharto selama ini
tidak terbukti melanggar apa yang menjadi penahanan Kejaksaan Agung.
Tidak keluar kota dan tidak menyembunyikan dokumen dan lain
sebagainya. Tanggapan anda?

YY:  Begini. Kita kan belum tahu kalau besok, lusa bagaimana, ya toh?
Nah, kita mengamankan kemungkinan kelancaran penyidikan. Mungkin
dalam 20 hari itu tidak terjadi apa-apa. Tetapi siapa tahu besok,
lusa dan lain sebagainya. Kan sudah banyak contoh ya. terdakwanya
lari, tersangkanya lari, para penegak hukum kesulitan dalam melakukan
penyidikan. Kita sekarang mau safe [aman, Red.] jangan sampai terjadi
apa-apa, kita lakukan penahanan kota. Sehingga setiap saat kalau
beliau itu dalam keadaan cukup sehat, kita bisa melakukan
pemeriksaan. Kira-kira begitu.

RN: Dalam waktu dekat ini kira-kira tindakan konkrit apa dari
Kejaksaan Agung yang bisa dilakukan terhadap Pak Harto?

YY: Begini. Kita sekarang ini masih berjalan terus dengan memeriksa
saksi-saksi yang ada hubungan  dengan perkara ini dengan melakukan
penyitaan-penyitaan barang bukti yang ada hubungan dengan perkara
ini.

RN: Lalu menyangkut kesehatan Pak Harto sendiri Kejaksaan Agung tidak
akan melakukan suatu tindakan verifikasi begitu?

YY: Tidak, kita tim penyidik itu secara berkala datang ke yang
bersangkutan untuk melihat bagaimana keadaannya. Kemudian tim medis
sendiri sudah kita minta untuk mengecek keadaan kesehatan beliau.
Apabila kesehatan beliau sudah memungkinkan, pemeriksaan akan kita
teruskan, kita lanjutkan.

RN: Jadi nggak benar ini dugaan orang bahwa Kejaksaan Agung sangat
lamban dalam mengurus KKN Soeharto ya?

YY: Begini. Kan kalau masyarakat mungkin melihat maunya hari ini,
gitu ya. Tetapi kita kan harus bertindak sesuai hukum yang berlaku.
Apabila orang dalam keadan sakit, kita tidak boleh memeriksanya,
karena di dalam pertanyaan pertama yang harus kita ajukan pada setiap
kali memeriksa orang, pertanyaan pertama adalah "Apakah saudara dalam
keadaan sehat"? Nah, pertanyaan kedua "Apakah saudara bersedia untuk
memberi keterangan"? Coba bayangin, kalau orang yang tidak sehat
diperiksa itu jelas melanggar hukum, saya kira begitu.

Demikian Yusar Yahya, direktur Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung
dan sebelumnya anda juga mendengar penjelasan Mohammed Asegaf, kuasa
hukum Soeharto.

* TEKANAN MAKIN BESAR SAJA TEKANAN SUPAYA AGUM JUGA MUNDUR

INTRO: Ternyata masih ada juga menteri pemerintahan Presiden
Abdurrahman Wahid yang bermental Orde Baru, karena tidak berani
mempertanggungjawabkan pekerjaan mereka dan cenderung bersembunyi di
belakang punggung atasan maupun anak buahnya. Tetapi apa perbedaan
dan persamaan antara Menteri Perhubungan Agum Gumelar dan Prabowo?
Lebih lanjut laporan koresponden Syahrir dari Jakarta:

Menteri Perhubungan Agum Gumelar siap mengundurkan diri tapi anehnya
ia masih mau menunggu perintah Gus Dur.  Presiden Abdurrahman Wahid
kemarin membantah  berita pers Australia bahwa ia akan mengundurkan
diri sebagai Presiden bulan September mendatang. Presiden menganggap
keterangannya kepada pers Australia itu telah diplintir. Gus Dur juga
menjelaskan bahwa ia tidak pernah  berbicara soal masa yang akan
datang. "Saya bicara soal sekarang", jelasnya. Pada hari yang sama
Menteri Perhubungan Agum Gumelar juga mengisyaratkan ia tidak akan
mengundurkan diri. Dikatakannya bahwa ia akan mempertanggungjawabkan
pekerjaannya kepada Presiden Abdurrahman Wahid. "Saya seorang menteri
yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden", katanya. Jadi
terserah presiden apakah ia akan diberhentikan atau tidak. Sikap Agum
Gumelar ini tidak banyak berbeda dengan para Menteri Perhubungan dan
Dirjen Perhubungan semasa Soeharto.

Pada  Orde Baru seringkali ada desakan dari masyarakat agar menteri
perhubungan mengundurkan diri karena terjadinya kecelakaan di laut
atau di udara. Seperti ketika kapal "Tampomas" tenggelam dan 600
penumpangnya meninggal dunia. Tetapi Menteri Perhubungan waktu itu,
Roesmin Noeryadin maupun Dirjen Perhubungan Fanny Habibie saat itu
tidak mau mengundurkan diri. Alasan yang dikemukakan Roesmin waktu
itu sama dengan Agum Gumelar sekarang ini: "Tergantung Presiden".
Seharusnya sang menteri minta berhenti. Dan kalau Presiden mau
menahan di dalam kabinet maka secara moral ia sudah mau mengambil
tanggungjawab. Hal yang sama pun pernah diminta dari Haryanto
Dhanutirto, Menteri Perhubungan saat-saat menjelang Soeharto lengser.
Tetapi menteri yang bermental Orde Baru itu menolak untuk mundur.

Berbeda dengan pejabat-pejabat Orde Baru, kini Dirjen Perhubungan
Darat Santo Budiono justru minta mundur, sebagai rasa tanggungjawab
moralnya. Soalnya dalam satu bulan sudah tiga kali terjadi kecelakaan
kereta api. Sementara itu, menyusul pengunduran diri Dirjen
Perhubungan Darat Santo Budiono, Menteri Agum Gumelar mengatakan:
"Sampai kini belum ada keputusan soal siapa yang akan menggantikan
Santo Budiono. Soal pengunduran diri harus saya laporkan lebih dahulu
kepada Presiden Gus Dur," ujarnya. Agum juga mengatakan, " tidak ada
seorang menteri perhubungan yang ingin terjadinya kecelakaan. Ia
menerima pengunduran diri Santo Budiono dan Dirut Perusahaan Kereta
Api sebagai suatu sikap besar mereka.

Sikap Agum Gumelar ini banyak dikecam orang. Ternyata Agum tidak sama
dengan Prabowo Subianto. Kedua-duanya jenderal yang pernah memimpin
Kopassus. Bedanya kalau Prabowo berani mengambil tanggungjawab soal
penculikan mahasiswa dan aktivis demokrasi, maka  Agum justru
berlindung di belakang anak buahnya. Jabatan menteri nampaknya sangat
memukau bagi Agum ketimbang kode perwira. Sebagai militer seharusnya
dia mengetahui bahwa tidak ada prajurit yang bersalah. Yang ada hanya
perwira yang bersalah. Sama seperti Wiranto dan Hartono yang tidak
mau bertanggungjawab soal peristiwa kerusuhan bulan Mei maka kini pun
Agum lagi-lagi menunjukkan bagaimana biasanya sebagian perwira
tamatan akademi militer bersikap. Mulai dari Benny Murdani, Try
Sutrisno soal kasus Priok, Feisal Tanjung, Syarwan Hamid soal kasus
27 Juli dan Wiranto dalam masalah pelanggaran HAM di Timtim semuanya
menunjukkan bahwa mereka itu  sesungguhnya hanya merupakan
perwira-perwira yang berjiwa kerdil. "Mereka hanya berani berlindung
di belakang punggung Soeharto", kata seorang pengamat. "Kini pun Agum
bersembunyi di belakang GusDur".

Kalau menghadapi KPP HAM Timtim, para perwira TNI dan Polri diperiksa
orang-orang Komnas HAM  yang terhormat, dalam kasus 27 Juli para
jenderal diperiksa kolonel-kolonel. "Seharusnya mereka menolak", kata
suatu sumber yang melihat perwira-perwira aktif diperiksa
perwira-perwira polisi  yang pangkatnya lebih rendah dari
jenderal-jenderal TNI tersebut. "Ini memang ibarat hukum karma".
Ketika perwira-perwira orba itu masih berkuasa, mereka membiarkan
Jenderal Purnawirawan Soemitro diperiksa seorang sersan mayor.
Padahal Soemitro itu bekas Pangkopkamtib. Demikian pula Ali Sadikin
yang Letjen pernah diperiksa seorang kapten di Satgas Intel
Kopkamtib. Nasib yang sama pun pernah menimpa mantan Pangdam
Siliwangi HR Dharsono. Bahwa mental orba itu belum berubah dapat
dilihat ketika Mayjen Zacky Anwar Makarim diperiksa selama 10 jam
oleh tiga kolonel beberapa hari yang lalu.

Demikian pula ketika dua perwira diperiksa dalam soal kasus 27 Juli
kemarin. Mereka yang dimintai keterangan adalah Mayjen TNI Yachya
Sachawirya dan Brigjen Purnawirawan Syamsiar. Mereka diperiksa
perwira-perwira polisi yang berpangkat lebih rendah. Padahal bisa
saja mereka diberi pangkat tituler sehingga tidak menghina
perwira-perwira yang diperiksa tersebut. Dengan latar belakang ini
mungkin perlu dilihat peristiwa tabrakan kereta api akhir-akhir ini
yang membuat Agum terpuruk. Sekitar 50 jenderal sekarang tidak punya
fungsi dan 300 kolonel dan letkol menganggur. Sebagian di antaranya
terus diperiksa dalam hubungan dengan pelbagai kasus pelanggaran HAM.
Ratusan prajurit dibebastugaskan atau melakukan desersi. Maka
tidaklah mengherankan jika Agum langsung bereaksi: "Ini sabotase".

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 4 May 2000 jam 17:33:13 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke