---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- MAKASSAR TEGANG, PULUHAN TENTARA SERANG POLISI MAKASSAR, (TNI Watch! 16/5/2000). Puluhan tentara berpakaian preman akhir pekan lalu merusak markas Polda Makassar. Mereka yang mengendarai lima buah mobil berplat TNI Angkatan Darat merasa tersinggung karena diacungi tinju oleh polisi yang berjaga di Pos Mapolda. Penyerbuan tersebut selain mengakibatkan rusaknya palang pintu masuk Mapolda, juga mengakibatkan ketegangan luar biasa antara tentara dan polisi di kota Makassar. Beberapa hari sebelumnya (11/5), tentara juga menyerang pos polisi di persimpangan Jl. Andi Pangeran Battarani dengan Jl Urip Sumoharjo, Makassar. Penyerbuan ini diduga sebagai aksi balas dendam atas ditangkapnya empat anggota TNI yang melanggar rambu lalu lintas. Keempat tentara yang Sabtu malam melaju di Jl Pasar Ikan itu ditangkap polisi karena salah jalur. Namun menurut tentara, salah jalurnya bukan disengaja, karena mereka bermaksud balik untuk mengambil helmnya yang jatuh. Ketika diperingatkan polisi, keempat tentara itu tidak terima dan melawan. Tembakan peringatan yang diletuskan petugas polantas itu seolah memanggil polisi-polisi yang berada tak jauh dari lokasi. Mereka datang langsung mengeroyok empat tentara tersebut hingga babak belur. Tidak hanya itu, masyarakat pun berdatangan dan ikutan menghajar empat tentara itu, karena dikiraa pencuri sepeda motor yang ketangkap. Keempat tentara itu lantas dibawa ke markas Polda Makassar. Setelah diperiksa, baru diketahui identitas keempatnya adalah anggota aktif TNI AD. Keempatnya sempat dirawat di RS karena luka-lukanya cukup serius. Informasi yang terakhir diterima SiaR (15/5) mengatakan situasi di Makasar masih terasa ada ketegangan antara TNI dengan Polisi. Pos-pos polisi tidak lagi dijaga. Mereka berkosentrasi menjaga markasnya masing-masing. Bahkan Polres Makassar harus menerjunkan pasukan Brimob untuk bersiap-siap menghadapi serangan dari kelompok tentara. Selain itu, Polda dan Kodam bersama-sama membentuk tim patroli gabungan yang terdiri dari masing-masing Provost.*** _______________ TNI Watch! merupakan terbitan yang dimaksudkan untuk mengawasi prilaku TNI, dari soal mutasi di lingkungan TNI, profil dan catatan perjalanan ketentaraan para perwiranya, pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan, politik TNI, senjata yang digunakan dan sebagainya. Tujuannya agar khalayak bisa mengetahuinya dan ikut mengawasi bersama-sama. - ------------------------------ SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 16 May 2000 jam 19:52:52 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
