---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- TIDAK ADA PERGANTIAN PANGLIMA TNI DAN KASAD JAKARTA, (TNI Watch! 17/5/2000). Kabar soal pergantian Panglima TNI dan KASAD sempat beredar beberapa hari ini. Namun isu pergantian pimpinan TNI sudah dibantah, langsung oleh Bapak Presiden kemarin (17/5). Entah dari mana sumber berita itu. Memang benar ada mutasi, namun untuk tingkat Pangdam ke bawah. Pangdam yang akan mengalami penggantian, masing-masing adalah Pangdam IV/Diponegoro dan Pangdam VI/Tanjungpura. Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bibit Waluyo akan diganti Mayjen TNI Istarto Subagio Iskandar, yang kini masih berdinas di Lemhanas. Sedang Pangdam VI/Tanjungpura Mayjen TNI Zainuri Hasyim bakal digantikan Mayjen TNI I Gede Purnawa, kini masih menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad. Mayjen TNI Istarto dan Mayjen TNI I Gede Purnawa, sama-sama alumni Akmil angkatan 1971. Untuk jabatan Pangdam IV/Diponegoro dan Pangdam VI/Tanjungpura, memang sudah saatnya perlu ada penyegaran, karena mereka sudah hampir dua tahun menempati posnya yang sekarang. Wajar saja kalau akan diganti. Jadi tidak perlu ada penafsiran politis yang berlebihan. Bagaimana mungkin Panglima TNI Laksamana Widodo AS dan KASAD Jenderal TNI Tyasno Sudarto akan diganti, padahal mereka baru menjabat sekitar enam bulan. Yang mungkin terjadi adalah dilikuidasinya jabatan Wakil Panglima TNI. Nanti ketika Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Fachrul Razie berhenti dari jabatannya, nama perwira penggantinya tidak akan diumumkan. Itu artinya pos Wakil Panglima TNI dihapuskan. Jabatan Wakil Panglima TNI itu dulu sebagai "penghiburan" untuk Fachrul Razie, sebagai orang dekat Jenderal Wiranto. Saat itu proses penggusuran terhadap orang-orang Wiranto sedang berjalan. Panglima TNI Laksamana Widodo dan KASAD Jenderal TNI Tyasno, setidaknya akan menjabat untuk masa dua tahun. Bahkan bisa lebih lama, kalau presidennya masih Gus Dur. Jelasnya, mereka akan terus di posisinya, selama Gus Dur menjabat Presiden. Bagi Gus Dur, mereka adalah pasangan serasi untuk mereformasi kalangan TNI. Baru-baru ini, KASAD Tyasno Sudarto meluncurkan gagasan cemerlang, dengan menghapuskan seragam loreng bagi anggota TNI-AD. Dan Gus Dur sangat terkesan dengan ide pembaruan KASAD tersebut. Dan lagi ide KASAD tersebut tidak berbau proyek, karena tidak membuat seragam baru. Yang ada adalah "membuang" bagian loreng, sementara seragam hijau tetep digunakan, tanpa perlu membuat yang baru. Beda halnya dengan pergantian seragam di masa KASAD Jenderal Hartono, di mana seragam PDH (Pakaian Dinas Harian) bagian atas diganti warna hijau yang lebih muda, jadi perlu ada "proyek" membuat pakaian baru, khususnya bagian atas. *** _______________ TNI Watch! merupakan terbitan yang dimaksudkan untuk mengawasi prilaku TNI, dari soal mutasi di lingkungan TNI, profil dan catatan perjalanan ketentaraan para perwiranya, pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan, politik TNI, senjata yang digunakan dan sebagainya. Tujuannya agar khalayak bisa mengetahuinya dan ikut mengawasi bersama-sama. - ------------------------------ SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 18 May 2000 jam 12:31:40 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
