----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 23 Mei 2000 15:00 UTC

** KEJAKSAAN AGUNG AKAN MEMINDAHKAN SOEHARTO DARI JALAN CENDANA

** DUA LEDAKAN BOM MENGGUNCANG AMBON

** PRESIDEN DAN DPR AKAN PANGGIL MARZUKI DARUSMAN SOAL SP3 TEXMACO

** KUNJUNGAN KENEGARAAN PASANGAN KERAJAAN JEPANG DI BELANDA

** TOPIK GEMA WARTA: DPR AKHIRNYA PANGGIL JAKSA AGUNG MENJELASKAN SP3
TEXMACO

** TOPIK GEMA WARTA: BIAR TERCEMAR KKN, PRESIDEN TETAP KE AUSTRALIA

* KEJAKSAAN AGUNG AKAN MEMINDAHKAN SOEHARTO DARI JALAN CENDANA

Kejaksaan Agung mempertimbangkan untuk memindahkan mantan Presiden
Soeharto dari rumahnya di Jalan Cendana 8 ke suatu tempat di
Cipayung, yang mendapat pengamanan langsung dari negara. Penentuan
tempat dan masalah keamanan ini menjadi tanggung jawab Polri. Sampai
sekarang status Soeharto masih tetap tahanan kota, namun tidak
ditutup kemungkinan akan dialihkan menjadi tahanan rumah. Kepada
pers, Jaksa Agung Marzuki Darusman mengatakan, keputusan ini
didasarkan masalah keamanan dan demi kelancaran proses pemeriksaan
diri Soeharto. Ia mengambil contoh demo-demo mahasiswa akhir-akhir
ini di sekitar Jalan Cendana, yang tidak jarang berakhir dengan
bentrokan antara para demonstran dan aparat keamanan.

Praktisi hukum Adnan Buyung Nasution tidak menyetujui pemindahan
tersebut. Berikut keterangannya kepada Radio Nederland:

Adnan Buyung Nasution [AB]: Ya menurut saya itu tidak fair dan tidak
etis. Dan saya khawatir ini cara-cara yang menurut saya juga kurang
manusiawi dan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dalam
suatu negara hukum. Dia sudah sakit, sudah pikun. Dan jangan kita
terperangkap kepada hal semata-mata memerikas Soeharto. Periksalah
kalau perlu tangkaplah para putra-putinya dan kroni-kroninya. Dari
sana bisa dikejar. Jangan orang yang sudah sakit, sudah pikun, sudah
tidak mampu dia mengutarakan pikirannya dengan benar. Karena ada
distorsi, ada kerusakan otak karena strokenya. Kan itu secara hukum
tidak bisa dipertanggungjawabkan lagi namanya.

* DUA LEDAKAN BOM MENGGUNCANG AMBON

Ledakan bom di kawasan Jln Tamaela, Ambon, sekitar pukul 13.10 waktu
setempat, mengakibatkan situasi kota Ambon kembali tegang. Kantor
berita Antara melaporkan, berbagai aktifitas relatif sepi, sementara
konsentrasi massa berada di sekitar tempat kejadian. Kemudian
menyusul ledakan bom kedua sekitar pukul 13.30 waktu setempat dan
aparat keamanan berusaha menghalau massa dengan tembakan ke udara.
Namun peluru nyasar mengenai seorang pengemudi yang tewas seketika.

Mengenai pemicu terakhir konflik Ambon, berikut Thamrin Thomagola,
sosiolog pada UI asal Maluku kepada Radio Nederland:

Tamrin Thomagola [TT]: Saya kira yang paling dominan itu adalah
kelompok-kelompok yang tergabung dalam organisasi-organisasi
kekerasan, yang kita sebut dengan "structure of violent", yang selama
ini sudah menanggung keuntungan , baik secara sosial maupun politik
di Ambon. Mereka ini tidak ikhlas dan mempunyai pamrih supaya konflik
di Ambon terus berlangsung. Dan kelompok-kelompok yang tergabung
dalam jajaran jaringan kekerasan ini ada di kedua belah pihak.

Untuk menentramkan suasana Ambon, pemerintah mengirim delapan satuan
SSK polisi. Apakah penambahan pasukan ini dapat memulihkan keadaan ?

TT: Ini masalahnya dengan aparat keamanan itu bukan soal jumlah, tapi
soal kualitas penanganan di lapangan. Itu agak mengherankan. Sesudah
satu tahun lebih ternyata aparat keamanan, baik tentara maupun
polisi, itu tidak menguasai peta Ambon secara keseluruhan, sehingga
tidak tahu di mana jalan-jalan yang harus digunting. Misalnya kalau
terjadi mobilisasi massa. Ini sebenarnya kualitas penanganan itu yang
sangat memprihatinkan. Jadi mestinya, hal itu yang diperbaiki. Bukan
dengan menambah jumlah aparat di sana. Tapi saya dengar katanya
delapan batalyon itu bukan menambah jumlah yang sudah ada tetapi
mengganti yang lama. Nah kalau itu yang dilakukan saya kira
barangkali perlu diikuti dengan pengenalan peta lapangan secara lebih
cermat.

* PRESIDEN DAN DPR AKAN PANGGIL MARZUKI DARUSMAN SOAL SP3 TEXMACO

Presiden Abdurrahman Wahid menyatakan terkejut akan terbitnya Surat
Perintah Penghentian Penyidikan SP3, kasus Texmaco. Karena itu Gus
Dur akan memanggil Jaksa Agung Marzuki Darusman, untuk menjelaskan
keputusan tersebut. Menurut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat
Soetardjo Soerjogoeritno, hal ini menunjukkan penegakan hukum di
Indonesia masih belum memuaskan. Karena itu ia akan mendorong Komisi
II DPR untuk meminta penjelasan Jaksa Agung. Menurut Wakil  Ketua DPR
terbitnya SP3 ini menunjukkan bahwa hukum masih memandang bulu, dan
Indonesia belum bisa menerapkan bahwa setiap warga negara mempunyai
hak dan kewajiban hukum yang sama.

* KUNJUNGAN KENEGARAAN PASANGAN KERAJAAN JEPANG DI BELANDA

Kaisar Jepang Akihito dan Permaisuri Michiko tiba di Belanda dalam
rangka kunjungan kenegaraan tiga hari. Pasangan kerajaan Jepang ini
meletakkan karangan bunga di monumen nasional korban perang Dunia II
di Dam, Amsterdam. Di tempat ini juga selalu diperingati para korban
pendudukan Jepang di Hindia-Belanda. Akihito dan Michiko disambut
Ratu Belanda Beatrix dan Pangeran Claus di bandara Schiphol.
Kunjungan kenegaraan ini memang menjadi bahan pembicaraan. Banyak
organisasi para korban pendudukan Jepang menentang kedatangan
Akihito, karena Jepang tidak mau membayar kompensasi atas semua
penderitaan mereka. Karena itu pemerintah Belanda memberlakukan
penjagaan keamanan yang ketat. Dalam tiga hari mendatang Kaisar
Akihito juga akan mengunjungi kota Rotterdam, Leiden dan Den Haag.
Tetapi pasangan kerajaan Jepang tidak akan meletakkan karangan bunga
di Momumen Korban-korban Perang Hindia-Belanda di Den Haag. Akihito
dan Michiko akan meninggalkan Belanda Jumat mendatang.

* PENARIKAN MUNDUR TENTARA ISRAEL DARI LIBANON SELATAN AKAN SELESAI
BEBERAPA HARI MENDATANG

Penarikan mundur pasukan Israel dari wilayah Libanon Selatan akan
selesai sepenuhnya dalam beberapa hari mendatang. Demikian Perdana
Menteri Israel Ehud Barak, setelah akhir sidang darurat kabinet Senin
kemarin. Selasa pagi ini tiga perempat tentara Israel diberitakan
sudah kembali ke barak mereka di Israel. Sebenarnya penarikan mundur
baru akan berakhir 7 Juli mendatang. Tetapi rencana ini dipercepat
setelah Tentara Libanon Selatan SLA tiba-tiba dibubarkan. Milisi
pro-Israel ini meninggalkan desa-desa di Libanon Selatan Senin
kemarin, dan tempat mereka langsung digantikan oleh gerakan gerilya
Islam Hezbollah. Ketika mengumumkan rencana penarikan yang dipercepat
ini Barak menambahkan berakhirlah tragedi yang sudah berlangsung 18
tahun. Barak menyinggung invasi kedua Israel di Libanon tahun 1982.
Tiga tahun kemudian ditetapkan zone keamanan di Libanon Selatan untuk
melindungi wilayah Israel Utara dari kemungkinan serangan. Sementara
Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan berpendapat, pasukan perdamaian
PBB di Libanon sekarang harus diperbanyak, dari 4500 orang menjadi
sekitar 8000 orang tentara.

* PERUNDINGAN LANGSUNG PEMERINTAH DAN PEMBERONTAK ISLAM FILIPINA

Di Pulau Jolo Filipina Selatan, untuk pertama kali dilangsungkan
perundingan langsung antara juru runding pemerintah Filipina dengan
pihak penyandera. Sebetulnya perundingan tersebut direncanakan
kemarin, tetapi tiba-tiba dibatalkan pihak penyandera. Mereka cemas
tentara Filipina akan datang dalam jumlah besar. Presiden Joseph
Estrada meminta kepada tentaranya untuk berjaga-jaga di belakang. Di
kantor walikota Patikul, Gubernur Propinsi Jolo berunding dengan dua
komandan kelompok pemberontak muslim Abu Sayyaf. Ke-21 orang sandera
diculik satu bulan lalu dari Pulau Sipadan, Malaysia. Tidak ada
rincian mengenai isi perundingan.

* PARA PEMBERONTAK FIJI DIMINTA MEMBEBASKAN PERDANA MENTERI

Dewan nasional Fiji yang terdiri atas 40 orang tetua suku menyerukan
pembebasan Perdana Menteri Mahendra Chaudry dan 20 orang anggota
parlemen lainnya yang ditahan. Sejak akhir pekan lalu mereka ditahan
di gedung parlemen oleh sekelompok pemberontak bersenjata di bawah
pimpinan pengusaha George Speight. Kelompok ini beranggapan
masyarakat minoritas keturunan India di Fiji terlalu banyak memainkan
peranan dalam pemerintahan. Perdana Menteri Chaudry adalah pemimpin
pemerintah pertama yang berasal dari India. Dewan Tetua Fiji juga
menyatakan dukungannya atas tindakan yang diambil Presiden Sir Ratu
Kamisese Maraf, yang membuka kemungkinan untuk mengganti Chaudry.
Para tetua suku akan membicarakan hal tersebut Rabu besok. Sebelumnya
pemimpin pemberontak Speight menyatakan akan membebaskan semua
tahanan apabila Dewan Tetua mendukung pendapatnya.

* ALEJANDRO TOLEDO MUNDUR DARI PEMILU PRESIDEN PERU

Alejandro Toledo, yang dicalonkan partai oposisi Peru dalam pemilihan
umum presiden, mengundurkan diri secara resmi. Keputusan ini diambil
setelah usulannya untuk menunda pemilu tahap kedua selama tiga minggu
ditolak. Toledo mengusulkan agar dalam waktu tiga minggu ini
dilakukan penyidikan mengenai prosedur penghitungan suara. Sementara
itu komisi pemilihan umum Peru mengumumkan Presiden yang sekarang
memerintah Alberto Fujimori akan dinyatakan sebagai pemenang, apabila
Toledo mengundurkan diri. Dalam putaran pertama pemilu bulan April
lalu, Fujimori tidak berhasil meraih suara mayoritas.  Organisasi
negara-negara benua Amerika OAS, menghentikan tugas mereka untuk
mengamati jalannya putaran kedua pemilu. Menurut OAS saat ini teralu
banyak kepincangan yang ditemui dalam proses pelaksanaan, karena itu
mereka tidak bisa menjamin pemilu yang jujur.

* UNI EROPA MENGIRIM PENGAMAT KE ZIMBABWE

Uni Eropa bersedia mengirimkan 100 orang pengamat untuk mengawasi
jalannya pemilihan umum di Zimbabwe. Para menteri luar negeri 15
negara anggota menyatakan mereka berharap pemilu yang akan
dilangsungkan akhir Juni mendatang berlangsung dengan bebas dan
jujur. Sebelumnya pemerintah di Harare menyatakan, para pengamat bisa
menjalankan tugas dengan bebas. Selanjutnya sebuah komisi pengamat
independen menyatakan Senin kemarin, pemilu kali ini tidak bisa
dilangsungkan secara demokratis, karena situasi situasi di Zimbabwe
yang tidak mengijinkan. Seperti diketahui saat ini para veteran kulit
hitam Zimbabwe masih menduduki sejumlah besar lahan pertanian milik
petani kulit putih.

* DPR AKHIRNYA PANGGIL JAKSA AGUNG MENJELASKAN SP3 TEXMACO

Intro: Buntut penerbitan SP3, Surat Perintah Penghentian Penyidikan
kasus Texmaco yang kontroversial semakin panjang. DPR akhirnya harus
memanggil Jaksa Agung Marzuki Darusman untuk menjelaskan alasan
penerbitan SP3 itu. Menurut penasihat hukum Texmaco, Adnan Buyung
Nasution, SP3 ini tidak aneh tapi bisa menjadi preseden buruk.

Adnan Buyung Nasution [AB]: Saya malah amat gembira, amat puas di
satu pihak, tetapi di lain pihak saya memang risau. Risau tentang
akibat-akibatnya sekarang yang benar-benar bisa menjadi contoh atau
preseden buruk di negara kita ini nanti ke depan, di dalam proses
penegakan hukum. Maksud saya begini, kasus Texmaco ini harus
dijadikan contoh untuk proses belajar bahwa bangsa kita ini harus
tegar, tetap teguh pada prinsip negara hukum itu. Pada nilai-nilai
"teh rule of law"atau "rechtstaat" (negara hukum, Red.).

Sebab apa yang terjadi sekarang adalah menurut saya akibat daripada
tindakan pemerintah dahulu, dalam hal ini Kejaksaan Agung, yang
terburu-buru tanpa melalui proses hukum, tanpa melalui apa yang
dikatakan "due proces of law" langsung saja serta-merta mengumumkan
secara luas pada publik melalui media massa bahwa Marimutu Sinivasan
itu atau Dirut PF Texmaco Grup, menjadi tersangka. Hanya atas dasar
laporan daripada seorang Menteri namanya Laksamana Sukardi.

Itu menyalahi prinsip hukum. Dia kan harus diperiksa dulu. Diadakan
penyidikan. Kalau sudah terbukti ada alat-alat bukti penunjang baru
bisa ditetapkan seseorang menjadi tersangka. Nah yang terjadi kan
memang benar-benar menyalahi prinsip itu. Langsung saja diumumkan
orang tersangka. Hancur nama baik dan reputasinya. Goyah itu
perusahaan semua. 50.000 pegawainya jadi goyah semua. Bisnisnya juga
menjadi goyah semuanya karena orang menjadi khawatir dan kehilangan
kepercayaan. Dan dia pun akhirnya tidak bisa bekerja dengan baik.

Dan sekarang ternyata setelah diperiksa dengan seksama. Enam bulan
diperiksa secara terus menerus dengan menggunakan tentu saja proses
hukum yang obejktif dan fair, ternyata tidak ada bukti-bukti
penunjang. Nah tentu saja Kejaksaan Agung demi hukum harus
mengumumkan hasilnya. Dan kalau hasilnya memang tidak terbukti, tentu
saja dia harus mengakhiri pemeriksaan.

Radio Nederland [RN]: Yang menjadi pertanyaan sebetulnya dengan
penerbitan SP3, suatu prestasi demi hukum, tetapi juga akan menjadi
preseden yang sangat buruk kemudian, karena pertama wibawa pemerintah
di depan hukum juga tercoreng bukan?

AB: Persoalannya pemerintah sendiri bikin kesalahan. Membikin
pengumuman yang mempengaruhi pendapat publik. Tidak ada di negara, di
manapun negara hukum di dunia ini termasuk Nederland, yang
pemerintahnya akan gegabah, ceroboh mengumumkan satu orang jadi
tersangka tanpa ada pemeriksaan yang teliti. Akibatnya sekarang
masyarakat diracuni, dipengaruhi oleh pendapat umum yang salah. Nah
sekarang mau ditegakkan kebenaran, masyarakatnya marah jadinya. Tidak
percaya, nah siapa yang salah ini? Pemerintah juga, jaksa agung juga.
Tapi ini sumbernya Laksamana Sukardi.

Sebagai menteri saya punya kesan dia punya kepentingan sendiri
jadinya. Dan dia mau memaksakan pendapatnya harus benar. Jadi di sini
menurut saya ini yang saya risaukan. Kalau begini caranya kita mau
membangun atau menegakkan negara hukum, bisa rusak bangsa Indonesia
ini. Karena bukan diajar masyarakat itu harus bersikap obyektif dan
fair serta bersikap rasional, menunggu proses hukum itu bahwa seorang
baru bersalah kalau dibuktikan bersalah di pengadilan. Ini tidak,
sudah dikutuk dinyatakan tersangka, dicekal, diumumkan ke seluruh
dunia sehingga publik terpengaruh. Ini musti kita tegakkan, tidak
boleh terjadi begitu.

RN: Sebagai penasihat hukum Sinivasan apakah nanti akan mengajukan
semacam gugatan untuk pemulihan nama baik?

AB: Kalau tergantung saya ya. Tapi kan biasanya orang dagang itu
tidak akan sekeras itu. Saya belum bicara dengan klien saya. Kalau
saya di posisi dia, tentu saja akan saya tuntut. Bukan jaksa agung,
tapi Laksamana Sukardi yang melakukan fitnah. Dia mengadukan,
melaporkan kepada jaksa agung tanpa ada proses pemeriksaan, langsung
mengumumkan itu tersangka, jaksa agungnnya. Hanya pada sesaat
diserahkan berkas pengaduan, langsung diumumkan. Satu, kedua dia
ngomong di DPR. Bikin keterangan "hearing" di DPR, yang amat merusak
Texmaco. Nah ini kan membikin "public opinion" di negara ini. Nah
kalau begini siapa dong yang bisa menegakkan hukum. Kalau orang bisa
sewenang-wenang mengadukan orang dan mengutuk orang. Ini yang saya
tidak setuju. Saya juga anti-korupsi dan saya berpuluh tahunberjuang
melawan korupsi. Tapi tidak begini menegakkan hukum di negara ini.
Ini bukan menegakkan kebenaran keadilan, tapi merusak persepsi,
cita-cita orang terhukum itu.

Demikian Adnan Buyung Nasution, penasihat hukum Texmaco. Sementara
itu DPR akan memanggil Jaksa Agung untuk menjelaskan SP3 kasus
Texmaco. Berikut ketua Komisi II DPR, Amin Aryoso.

Amin Aryoso [AA]: Ya, oleh karena itu Komisi II akan memanggil jaksa
agung untuk diminta keterangannya. Kira-kira hari Jumat jam 10.00,
nanti Komisi II akan sidang untuk mendengar keterangan dari jaksa
agung mengenai dasar-dasar hukum SP3 itu apa.

RN: Sejauh yang kita dengar sampai saat ini salah satu alasan dari
penerbitan SP3 itu ialah karena tidak ditemukannya bukti-bukti
kerugian keuangan negara dalam kasus tersebut. Apakah memang dasar
ini cukup kuat?

AA: Itulah yang akan kita teliti di dalam dengar pendapat itu. Memang
yang kita baca di koran dasarnya memang itu. Tidak cukup bukti dan
tidak ada kerugian negara. Tapi kan DPR tidak bisa menerima dengan
begitu saja. Oleh karena itu kita mau dengar dulu, kemudian tentu
akan disimpulkan oleh Komisi II.

RN: Kalau kita sekarang mengandai-andai bahwa SP3 itu tidak akan
dicabut atau digugat kembali, langkah apa yang akan diambil oleh
Komisi II?

AA: Oh itu sebetulnya yang namanya SP3 tidak mutlak. Kalau misalnya
ada fakta baru itu bisa dibuka kembali. Kalau berandai-andai begitu.
Tapi kan kita belum sampai bisa menyimpulkan apakah ini memang
menurut hukum yang bisa dilakukan karena terbukti tidak cukup bukti
atau pun tidak ada unsur kerugian. Nah itu kan menyolok. Korupsi itu
unsur kerugian terhadap negara yang paling menentukan. Suatu
pernyataan dari jaksa agung tidak ada unsur kerugian ini,
klarifikasinya bagaimana? itu yang mau kita dengar lebih dulu. Henya
yang mendengar itu kan seluruh anggota Komisi yang 57 orang. Bukan
cuma saya saja.

RN: Kalau anda memperhatikan reaksi spontan dari kalangan DPR,
bagaimana setelah mendengar adanya penerbitan SP3 Texmaco?

AA: Ya itu reaksi spontan boleh jadi, itu hak dari masing-masing
anggota. Tetapi secara kelembagaan itu nanti akan diuji di dalam
dengar pendapat. Sesudah semua mendengarkan alasan-alasannya apa baru
tentu kita akan membuat suatu kesimpulan. dan kesimpulan itu bukan
kesimpulan pribadi. Itu kesimpulan semua anggota dan itu kesimpulan
dewan, Kesimpulan Komisi II. Itu yang belum bisa dikatakan sekarang
karena kita belum mendengar. Terlalu pagi untuk bisa menyimpulkan
sekarang. Ada hal-hal yang perlu dipertanyakan karena itu kita
mengundang jaksa agung. Hari Jumat, tadi sudah ada konfirmasi akan
datang jaksa agung ke DPR.

RN: Yang kita dengar katanya presiden sendiri akan panggil jaksa
agung untuk meminta klarifikasi?

AA: Boleh jadi. Nah itu urusan presiden DPR punya urusan sendiri
sebagai mitra kerja.

Demikian Amin Aryoso, Ketua Komisi II DPR.

* BIAR TERCEMAR KKN, PRESIDEN TETAP KE AUSTRALIA

Intro: Meski rupiah masih rawan dan citra Gus Dur tercemar oleh isyu
KKN, namun presiden kyai ini tidak perduli dan tetap saja
bersiap-siap untuk jalan-jalan ke Australia. Tetapi pemeriksaan
terhadap para mantan pejabat Orba ditingkatkannya.

Kepala BPPN Cacuk Sudarijanto kemarin menegaskan bahwa Hasyim Wahid,
adik kandung presiden Abdurrahman Wahid telah mengajukan pengunduran
dirinya sebagai staf ahlinya. Hasyim Wahid alias Gus Im mengajukan
permohonan pengunduran dirinya secara lisan. "Pekerjaannya sekarang
sudah tidak effektif lagi, karena sudah terbuka. Padahal pekerjaannya
selama ini ibarat tugas James Bond", jelas Cacuk. Gus Im diangkat
sebagai staf ahli di BPPN sejak Desember 1999 yang lalu. Pengangkatan
Gus Im itu selama berbulan-bulan
menjadi pergunjingan di kalangan elit politik.Termasuk pula di
kalangan NU dan PKB yang ketika itu menguatirkan citra Gus Dur  akan
tercemar oleh ulah Gus Im. Semasa Orde Baru, Gus Im  pernah dekat
dengan Tommy Soeharto dan Moerdiono. "Gus Dur akhirnya bisa bertemu
dengan Soeharto lewat jalur Gus Im", ujar seorang  mantan pejabat
Sekneg.

Seorang kontraktor semasa Soeharto kemarin memberi komentar, "Kalau
isyu KKN melanda Cendana setelah Soeharto berkuasa 5 tahun. Maka kini
hanya dalam waktu 5 bulan Istana sudah dikepung isyu KKN. Mulai dari
kasus SP3 Sofyan Wanandi, Sinivasan, Tommy Winata sampai  Gus Im".
Tetapi pengamat Indonesia di Australia Harold Crouch baru-baru ini
mengatakan, karena tidak ada calon presiden dari partai-partai
politik yang layak menggantikan Gus Dur maka presiden keempat ini
sadar benar posisinya yang kuat itu. Itulah sebabnya  mengapa dia
berani bicara apapun tanpa kuatir akan ada dampak yang berarti.
Sedangkan pengamat ekonomi UGM Revrisond Baswir menganggap,
pengunduran diri Gus Im dari jabatan staf ahli BPPN tidak akan bisa
memperbaiki citra Gus Dur bila tidak diikuti dengan pembenahan
pemerintahan. Kepada pers ia menjelaskan, masalah yang dihadapi Gus
Dur tidak hanya masalah Gus Im dan KKN. Tapi juga kredibilitas
pemerintahnya yang kini dipertanyakan.

Memang pengunduran diri Gus Im tidak banyak mempengaruhi pasar. Di
samping itu DPR tetap akan menggunakan hak interpelasinya. Kalangan
PDI-Perjuangan pun mendesak agar Gus Dur merubah kabinetnya dengan
memberikan jumlah kursi terbesar kepada PDI-Perjuangan. Jika ini
tidak dilakukan, maka  PDI-Perjuangan bersama fraksi-fraksi lain di
MPR termasuk Fraksi TNI dan Polri akan menggeser Gus Dur. Sehubungan
dengan itu dapat dimengerti mengapa Deputy Gubernur Bank Indonesia,
Anwar Nasution kemarin menjelaskan bahwa posisi rupiah diperkirakan
masih rawan sampai Agustus 2000 nanti apabila tidak ada kontrol yang
baik terhadap situasi politik dan keamanan di Indonesia. "Orang
sekarang sudah bicara bagaimana menggusur Presiden", katanya.
Nasution tidak tahu sampai kapan ini akan berlangsung.
Diperkirakannya situasi panas baru akan mereda setelah bulan Agustus,
setelah presiden memberikan pertanggungjawabannya kepada MPR.
Ditambahkannya, stabilitas rupiah tidak hanya tergantung dari
intervensi BI dan faktor ekonomi lain, melainkan lebih disebabkan
oleh
faktor non-ekonomi. Karena, dari sisi ekonomi sama sekali tak ada
yang perlu dikuatirkan  lagi. "Letter of Intent" sudah ditandatangani
oleh IMF dan Indonesia. Harga minyak pun sekarang cenderung meningkat
bahkan sampai 30 dollar Amerika Serikat per gentong. Disamping itu
iklim juga sedang baik sehingga panen melimpah, kata Anwar Nasution
kepada pers. Perkembangan politik akhir-akhir ini memang selain
membuat para pengusaha ragu-ragu, juga telah memancing kekuatiran
dikalangan pejabat pemerintahan bahkan sampai ke tingkat kabinet. Dan
ini yang menjadi salah satu sasaran kalangan-kalangan yang ingin
menjatuhkan Gus Dur mulai dari  para mantan pendukung Soeharto,
Habibie, Wiranto maupun kalangan tokoh PDI Perjuangan.

Bekas Menteri Laksamana Sukardi misalnya kemarin mempersoalkan surat
SP3 yang dikeluarkan Jaksa Agung untuk pengusaha besar Sinivasan.
Laksamana bertanya bagaimana mungkin seorang pengusaha bermasalah
bisa keluar masuk Istana lalu mendapat Surat Penghentian Pemeriksaan
atau SP3? Ia yakin SP3 untuk  Sinivasan dikeluarkan secara tak
normal. Ini jelas tidak terlepas dari permainan uang. Menurut suatu
sumber, Marzuki yang melihat bahwa sulit untuk memproses Sinivasan
yang dekat dengan Istana, sempat bertanya
pada Laksamana kira-kira berapa banyak dana yang dapat diminta dari
Sinivasan? Maka dengan melihat perkembangan politik akhir-akhir ini,
bisa dimengerti mengapa para mantan pejabat Orde Baru seperti
Murdiono, Mar'ie Muhamad dan Wiranto kemarin diperiksa. Gus Dur
selain tidak mau memberi kesempatan kepada lawan-lawan politiknya
untuk membiayai aksi-aksi anti-pemerintah, juga ingin mengalihkan
perhatian masyarakat dari isyu-isyu KKN
seputar Istana.

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 24 May 2000 jam 05:07:14 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke