----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

DOKUMEN PALSU BANYAK DISEBARKAN

        JAKARTA, (SiaR, 9/6/2000). Belakangan ini beredar dua jenis dokumen
yang diduga keras palsu di kalangan tokoh NU. SiaR mendapati dokumen
pertama yang dikenal dengan dokumen Bulak Rantai. Dokumen tersebut
berisi Pernyataan politik kelompok perwira TNI yang mengadakan
pertemuan di kompleks perumahan perwira TNI Bulak Rantai, tepatnya di
kediaman Aster KSAD Mayjen TNI Saurip Kadi (baca berita terkait).

        Dokumen kedua adalah dokumen yang berisi peta konstelasi para lawan
politik Gus Dur. Dalam dokumen yang cukup tebal tersebut (sekitar 80
halaman) disebutkan tentang adanya bahaya munculnya koalisi Partai
Sosialis Indonesia (PSI) dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).
Seperti contoh, dalam dokumen tersebut dikelompokkan tokoh-tokoh
seperti Marsilam Simanjuntak yang digolongkan sebagai pengikut PSI
dengan Ginanjar Kartasasmita dalam satu kubu yang sama. Bahkan Bondan
Gunawan dan Pangksotrad Letjen TNI Agus Wirahadikusumah digolongkan
sebagai Sosialis/PKI dalam dokumen tersebut.

        Banyak kalangan menilai dokumen ini dibuat oleh intelejen milliter
faksi tertentu untuk menggerogoti kekuatan prodemokrasi yang berada di
seputar Gus Dur.
Beberapa kalangan yakin kelompok Jendral TNI (Purn) Wiranto berada di
belakang pembuatan dokumen-dokumen tersebut. Kelompok Wiranto terus
berupaya menekan Presiden Gus Dur agar menyingkirkan kelompok perwira
reformis. Dokumen-dokumen yang kendati palsu, namun banyak dipercaya
kalangan kaum Nahdliyin tersebut tampaknya berhasil mempengaruhi sikap
kalangan NU tersebut. ***


- ------------------------------------
SiaR WEBSITE:
http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 12 Jun 2000 jam 15:42:37 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke