----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

PERCIKAN BUDAYA
No.113/IV/2000
[EMAIL PROTECTED]
------------------------

SAJAK PERJALANAN

TOHPRAWIRO:

     PERJUMPAAN

Haru sedu
tigapuluhtujuh tahun berpisah
tanpa cerita tanpa kisah

kini kita berjumpa
tanpa peluk mesra
tanpa cium cinta
hanya derai air mata

tiada guna cari pembenaran;
mengapa demikian
bukankah kini jelas segalanya?

Ayah-ibu,
aku kini di hadapanmu
bawa kisah panjang
tigapuluhtujuh tahun berpetualang
mengejar cita-cita setinggi bintang
tigapuluhtujuh tahun berjuang
demi kebenaran dan keadilan

tigapuluhtujuh tahun
gandrung dengan cita-cita
tanpa menyerah berjuang
inikah kebanggaan?

Ayah-ibu
maafkan aku
lama tak bisa ketemu
oh, terima kasih, terima kasih
sejuk lembut belaian kasihmu
(silir angin sepoi-sepoi
sejuk menelusur sekujur badan)
kurasa nyaman bersimpuh di dekatmu

"Ya Tuhan
ampuniku dan Ayah-Ibuku
kama robbayani soghiran"
di segala tempat dan waktu
padaMu kupanjatkan selalu.

     NISAN

Ayah, Ibu
kupasang nisan ini
di atas pusaramu
bukan sebagai tebusan
atas kenakalan dan kenekadan

kupasang nisan ini
di atas pusaramu
agar aku bisa mudah ketemu
tak kan tersesat mencarimu

padamu kan kuceritakan
semua kenang-kenangan
kepahitan dan kegirangan
di masa yang lalu
dan yang sedang berlaku

kusebarkan bunga-bunga
semerbak harumnya
dalam buai silirnya angin utara
jiwa lega tiada taranya
bersama riangnya kicau burung gereja

     SAMPAI JUMPA LAGI

Ayah-Ibu
aku masih dalam arus
pergulatan perjalanan hidup
yang berlanjut terus dan terus

tapi
cinta kasihku padamu
senantiasa tetap hangat
meski jauh terpisah darimu
di lain belahan jagat

selama angin utara
masih tetap berembus
kan kutitipkan padanya
cinta kasihku tulus

Ayahku, ibuku,
kita akan kembali berjumpa
bertangisan dan berkegirangan
denganmu bersama-sama
meski dalam dalam keheningan
meski tanpa peluk mesra
meski tanpa cium cinta.

Untoroloyo, Sala
Awal April 2000

(Dikutip dari KABAR INDONESIA - Tabloid Berbahasa Indonesia Pertama di
Eropa - Nomor 8 Tahun I Mei 2000)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 14 Jun 2000 jam 04:30:06 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke