---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Media Indonesia, 22 Juni 2000 Jangan Ada Kompromi dengan Separatisme TERHADAP ide-ide separatisme di wilayah-wilayah Aceh dan Irian Jaya (saya tidak akan menyebut Papua sebelum secara resmi diganti), pemerintah (dan kita) harus berani mengatakan tidak! Sampai titik darah penghabisan pun harus kita pertahankan bahwa seluruh wilayah Nusantara bekas koloni Belanda yang dulu disebut Hindia Belanda adalah mutlak sebagai wilayah RI. Itu merupakan kesepakatan antara RI dan Belanda dan direstui atau diakui oleh Amerika Serikat dan PBB. Sama halnya kesepakatan bahwa semua wilayah bekas koloni Inggris di semenanjung Malaya (kecuali Singapura) dan Kalimantan Utara (kecuali Brunei Darussalam) yang menjadi wilayah negara Malaysia. Malaysia berhak mempertahankan, misalnya, wilayah di Kalimantan Utara itu ada yang ingin melepaskan diri dari Malaysia. Batas-batas wilayah negara tidak lagi ditandai dengan ciri-ciri persamaan budaya ataupun ras, melainkan karena adanya persamaan ideologi atau cita-cita, nasib atau pengalaman sejarah. Maka masyarakat Irja jangan memutuskan tali silaturahmi dengan saudara-saudara sebangsa/se-Tanah Air yang dimotivasi oleh adanya perasaan sukuisme (primordial) yakni masyarakat asli Irja adalah etnis Papua yang berbeda dengan etnis-etnis lainnya di sebelah barat. Begitu juga masyarakat asli Aceh yang memiliki budaya dan bahasa Aceh, serta pula etnis-etnis lainnya. Jika ada perasaan tidak puas yang disebabkan oleh kebrengsekan penguasa masa lalu, marilah hal itu kita perbaiki. Tapi jangan keutuhan wilayah RI yang dikoyak-koyak. Salah satu saja, Aceh atau Irja (apalagi keduanya) terlepas, maka Indonesia akan bernasib seperti `almarhum` Uni Sovyet. Pulau-pulau besar akan terpecah-pecah menjadi negara-negara kecil berdasarkan wilayah-wilayah provinsi yang ada atau malah lebih kecil-kecil lagi. Relakah kita mendengar atau mengucapkan 'Inna lillahi wa inna illaihi raji`un' terhadap `almarhum` negara RI? SUDARSONO, SH Cipinang Asem, Jakarta Timur ---------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 26 Jun 2000 jam 09:01:17 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
