---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Ir Ciputra: Saya Tak Danai Penyerbuan 27 Juli Reporter: A. Asydhad detikcom - Jakarta, Pengusaha kondang Ciputra membantah dirinya telah mendanai penyerbuan Kantor DPP PDI pada tanggal 27 Juli 1996. Menurut Ciputra, dirinya tak mungkin melakukan hal itu, karena bertolak belakang dengan hati nuraninya yang anti kekerasan. Demikian bantahan Ir Ciputra yang disampaikan kepada detikcom Rabu (28/6/2000). Ciputra menyayangkan berita yang menyatakan dirinya mendanai penyerbuan 27 Juli itu, tanpa konfirmasi darinya. "Berita tersebut sama sekali tidak benar. Karena perbuatan yang diberitakan tersebut di luar prinsip hidup dan hati nurani saya yang anti kekerasan/anarkis," kata Ciputra. Berita yang dimaksud Ciputra, adalah berita mengenai tudingan tokoh TPDI (Tim Pembela Demokrasi Indonesia) Trimedya Pandjaitan, "Trimedya: Sudwikatmono & Ciputra Danai Penyerbuan 27 Juli", pada Kamis (22/6/2000) lalu. Saat itu, Trimedya menuding, Ciputra telah mendanai penyerbuan 27 Juli. Trimedya membeberkan, Gubernur DKI, Sutiyoso yang waktu itu menjadi Pangdam Jaya pernah meminta TNI Rp 1,5 miliar untuk biaya pengambilalihan kantor DPP PDI. Namun, menurut Trimedya, TNI hanya mampu memberikan Rp 500 juta. Lalu, masih kata Trimedya, sisa biaya Rp 1 miliar tersebut dimintakan pada konglomerat Sudwikatmono dan Ciputra. Pernyataan Trimedya tersebut disampaikannya kepada para wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (28/6/2000). Semua media pun memberitakan hal itu. Namun atas berita itu, Ciputra membantah dan menyatakan, berita itu tidak benar. (asy) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 28 Jun 2000 jam 11:48:29 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
