---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Rakyat Papua Sepenuhnya Dukung Gus Dur TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Lembaga Musyawarah Adat Irian Jaya, Theys Hiyo Eluay menegaskan, seluruh rakyat di propinsi yang tetap bernama resmi Irian Jaya itu mendukung sepenuhnya kepemimpinan Presiden K.H.Abdurahman Wahid (Gus Dur). Rakyat Papua tetap percaya pada tekad Kyai Jombang tersebut untuk menegakkan demokrasi di tanah air. Sikap ini disampaikan Theys di Bandara Mopah, Merauke seusai melakukan perjalanan dalam rangka Safari Pelurusan Sejarah Papua, Sabtu (15/7) kemarin. Theys, yang juga merupakan Ketua Dewan Presidium Papua, memaklumi, meski kesehatan mata Gus Dur kurang baik, ia tetap mampu mengambil kebijakan dan keputusan berdasarkan hati nurani. �Gus Dur juga sangat memperhatikan aspirasi orang Papua yang selama kepemimpinan pemerintah Orde Lama dan Orde Baru tidak pernah digubris!� tukasnya kepada ANTARA. Sikap yang ditunjukkan Theis dengan tegas ini tampaknya merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan rahasia antara Theis, Thom Beannal, yang juga merupakan komisaris PT Freeport Indonesia, dan Presiden Abdurrahman Wahid 4 Juli lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, sehari setelah pertemuan itu, Theis dan Thom menegaskan bahwa mereka mendukung sepenuhnya kepemimpinan Presiden Wahid. �Kalau Gus Dur sampai turun, Papua akan menjadi propinsi pertama yang memerdekakan diri!� tukas keduanya saat itu. Theys berada di Merauke dalam rangka Safari Pelurusan Sejarah Papua. Dalam safari itu dilakukan kilas balik terhadap Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) yang terjadi 14 Juli 1969 lalu. Kota Merauke merupakan kota pertama tempat safari ini digelar dan dilakukan bergiliran di semua ibukota kabupaten di Irian Jaya. Rencananya safari ini akan berakhir di kota Jayapura 2 Agustus mendatang. Pencanangan safari tersebut ditandai dengan upacara Pengibaran Bendera Bintang Kejora dan Bendera Merah Putih di Lapangan upacara Pemda Merauke yang dihadiri sekitar 10.000 massa. Seusai upacara, Theys kemudian meletakan batu pertama pembangunan Tugu Pelanggaran HAM di Tanah Papua yang berlokasi di Kelapa Lima Merauke. �Tugu ini merupakan tanda penolakan terhadap pelaksanaan Pepera di Irja tahun 1969. Pepera cacat hukum dan moral, sebab pelaksanaannya tidak sesuai kesepakatan yaitu satu orang satu suara!� ujar salah satu penggagas Kongres Papua ketika itu. Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dan Bintang Kejora itu berlangsung aman dan tertib dan diturunkan pada Jumat petang. Theys pada kesempatan itu juga menyerahkan bantuan sebuah pesawat televisi kepada Satgas Papua di Merauke. Ia juga menyumbang Rp 5 juta untuk pembangunan tugu itu. Komisi F DPRD Irian Jaya yang membidangi HAM dan Lingkungan Hidup juga ikut menyumbang uang sebesar Rp 1 juta untuk menunjang pembangunan tugu tersebut.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 17 Jul 2000 jam 09:33:31 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
