---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Marzuki Tuding Akbar Tandjung Kritikan ke Presiden Tidak 'Fair' Ketua Golkar Marzuki Darusman, dengan tegas menolak pidato politik Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung, yang menyebut Presiden KH Abdurrahman Wahid, menyia-nyiakan modal politik dan terkesan tidak fokus menangani ekonomi. "Saya anggap itu bukan kritik. Tetapi keluhan, dan tentunya kalau itu merupakan keluhan, harus ditujukan ke Golkar juga," tandas Ketua DPP Partai Golkar Marzuki Darusman, di Jakarta, Selasa (18/7) malam. Kata Marzuki, semestinyalah Akbar Tandjung menegaskan kepemimpinannya dalam partai, untuk memberi jawaban atas berbagai persoalan bangsa, secara keseluruhan. Karena itu, berbagai pandangan Akbar Tanjung, yang ditujukan ke Presiden Gus Dur, tidak fair. Oleh karena apa yang disampaikan Akbar Tandjung, dalam pidato politiknya, terhadap berbagai situasi bangsa ini, hanya sekadar keluhan, bukan kritikan. Partai Golkar, lanjut Marzuki, semestinya mengambil prakarsa, atau kepemimpinan dalam kemelut dan tidak menambah beban spekulasi tentang konflik lembaga. Juga antarpartai dan pribadi-pribadi politik. Marzuki juga menekankan, sikap Akbar Tandjung yang defensif, dalam pembukaan Rapim IV Partai Golkar, Selasa (18/7) malam, sebagai suatu hal yang sifatnya penolakan terhadap pendangan rakyat. Di sisi lain Mrzuki Darusman, yang kini menjabat jaksa agung, menyesalkan sikap-sikap partai di DPR, dengan penggunaan hak interpelasi, yang hanya mempersoalkan satu dua orang. "Tetapi, yang perlu dipersoalkan, justru keadaan di Maluku, Aceh dan kebijakan pemerintah," paparnya. Oleh karena itu, "Pada waktu inilah saya menyatakan pendirian yang demikian, terhadap pandangan-pandangan yang disampaikan oleh saudara Ketua Umum Partai Golkar, dengan tidak tentunya membiarkan ini disaksikan sebagai konflik dalam partai," tambah Marzuki. Menyinggung kemungkinan dirinya akan didepak dari salah satu ketua di Partai Golkar, melalui Rapim (Rapat Pimpinan), yang berlangsung 18-20 Juli, Marzuki menyebutkan, itu hanya spekulasi. Namun dia mengakui, kalaupun itu terjadi, tentu merupakan suatu dinamika partai dan normal saja sifatnya. Tetapi, dengan yakin, Marzuki tidak mau memperkirakan hal tersebut, karena di luar dugaan. "Sebab, saya sebagai bagian dari Partai Golkar, saat ini," tukasnya. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 19 Jul 2000 jam 08:51:29 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
