----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------
Antara, 19 Juli 2000
LANTAMAL V JAYAPURA PERBANYAK PEMBANGUNAN POS PENGAMAT
Jayapura, 19/7 (ANTARA) - Pangkalan Utama TNI-AL V Jayapura saat
ini memperbanyak pembangunan pos pengamat terutama di desa-desa
pesisir pantai.
Komandan Lantamal V Jayapura, Laksamana Pertama TNI Franky
Kayhatu kepada ANTARA di Jayapura, Rabu, mengatakan, dibangunnya
pos-pos pengamat itu selain untuk memantau pelanggaran yang
dilakukan kapal-kapal penangkap ikan juga bertugas mengamankan
wilayah perairan dari kapal-kapal asing yang ingin memasuki
wilayah RI melalui Irian Jaya secara ilegal.
Dikatakan, dengan diperbanyaknya pos pengamat di desa pesisir
maka berbagai isue yang dilontarkan dapat dengan mudah
diselidiki, seperti pemasokan sekitar 12.000 senjata ke Irja.
Selain itu pihaknya juga meminta bantuan dari masyarakat
terutama yang bermukim di pesisir pantai agar dapat
menginformasikan bila melihat hal-hal yang mencurigakan.
Menurutnya, karena banyaknya pos pengamat yang dibangun pihaknya
maka hingga kini belum ada tanda-tanda tentang diselundupkannya
12 ribu pucuk senjata ke wilayah Irja.
"Hingga saat ini pihaknya belum memperoleh titik terang tentang
keberadaan senjata tersebut," jelas Laksamana Pertama TNI
Kayhatu.
Ditambahkan, untuk mengamankan wilayah Irian Jaya saat ini TNI-
AL menggerahkan delapan KRI yang beroperasi di pantai utara dan
selatan.
Namun jumlah tersebut sebetulnya masih minim mengingat wilayah
perairan yang harus diamankan relatif luas, demikian Laksamana
Pertama TNI Franky Kayhatu. (JPR03/JPR01/19/07/2000/11.50) NNNN
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 20 Jul 2000 jam 06:27:04 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++