----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Pasar Beraksi Negatif Atas Jawaban Gus Dur

Jakarta - 20 Jul 00 11:25 WIB (Astaga.com)

Pasar bereaksi negatif terhadap jawaban atau keterangan Presiden Abdurrahman
Wahid yang dibacakan oleh Sekneg Djohan Efendi. Adanya perbedaan persepsi
soal hak interpelasi DPR antara Presiden dengan anggota dewan semakin
mendorong pelaku pasar bereaksi negatif.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) sempat mengalami kenaikan sekitar 4 poin
saat Gus Dur memulai pidatonya. Namun, ketika jawaban Pemerintah dibacakan
Djohan Efendi, pelaku pasar langsung melakukan aksi penjualan kembali dan
mendorong IHSG anjlok 3 poin lebih. IHSG pada pukul 11.00 lalu berada di
level 510,088.

Menurut analis dari Bapindo Sekuritas, Dodi Prawira, pelaku pasar banyak
yang memprediksikan bahwa hak jawab Pemerintah dalam rapat paripurna DPR
kali ini merupakan pemanasan menjelang bulan Agustus saja. Namun, keadaan
yang berkembang jutsru berbeda.

Saham-saham unggulan seperti saham rokok yang diharapkan hari ini menjadi
lokomotif kenaikan IHSG, justru mengalami aksi profit taking. Saham Gudang
Garam anjlok Rp345 dan HM Sampoerna terkeoreksi Rp170 dalam perdagangan sesi
pertaam hingga pukul 11.00 WIB..

Para trader yang di awal perdagangan sangat riuh bertepuk tangan menyimak
pidato Gus Dur, saat ini sudah sepi karena mereka tak memperikirakaan IHSG
dan posisi rupiah akan kembali melemah.

Di pasar spot antar bank di Jakarta, posisi rupiah di awal perdagangan di
buka di level Rp8.800 per dolar AS. Namun, hingga siang sekitar pukul 11.00
WIB, kembali melemah di angka Rp9.060 per dolar AS.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 20 Jul 2000 jam 09:26:11 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke