---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Priyo Budi Santoso: Gus Dur Terlalu Tinggi Hati detikcom - Jakarta, Lagi-lagi Priyo Budi Santoso. Sesi tanya-jawab Sidang Paripurna Interpelasi DPR seperti mencapai klimak ketika anggora dewan dari Golkar itu menyatakan keberatannya. Dengan kata-kata yang keras ia menyanyangkan penolakan Gus Dur menjawab interpelasi, sekaligus tanpa tedeng aling-aling mengecam Gus Dur yang dinilai terlalu tinggi hati. Sebelumnya, bak seorang bintang parlemen Priyo menyapa Gus Dur. "Barangkali Bapak masih ingat nama saya," demikian dia mengawali tanggapannya atas jawaban interpelasi Gus Dur yang dibacakan oleh Sekretaris Negara di Ruang Sidang Paripurna I DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/7/2000). Dengan sikap itu Priyo tentulah bermaksud mengingatkan publik penonton siaran langsung televisi bahwa Priyo-lah yang dulu juga bereaksi paling kera saat Gus Dur nyeletuk bahwa DPR layaknya taman kanak-kanak. Kali ini, dengan nada penuh penekanan, Priyo mengatakan, kasus pencopotan Yusuf Kalla dan Laksamana Sukardi hanyalah satu dari sekian banyak persoalan lain hasil kebijakan kontroversial Gus Dur. Selanjutnya Priyo mengungkit berbagai sikap kontroversial Gus Dur lainnya. Ia menunjuk, misalnya pernyataan Gus Dur soal biang kerok persoalan bangsa, yang menurut Gus Dur ada di DPR/MPR. "Apa maksud Bapak menantang-nantang DPR seperti itu?" gugat Priyo keras. Priyo juga mempertanyakan sikap Gus Dur yang dinilainya sering tidak konsisten. Priyo mengaku sangat kecewa dengan penolakan Gus Dur menjelaskan soal pencopotan dua menteri. "Persoalan ini sebenarnya sangat sederhana, maka tolong Bapak jelaskan. Kalau Bapak justru nantang-nantang kayak gini, kita jadi kelabakan," cetus Priyo. Menyusul Priyo, sesi tanya jawab ditutup oleh tanggapan Zoelvan Lindan. Genaplah 23 angggota dewan memberikan komentar dan keberatannya atas penolak Gus Dur menjelaskan kebijakannya menyangkut pencopotan dua menteri dengan alasan KKN.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 24 Jul 2000 jam 04:27:49 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
