----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Soal Kelangkaan BBM, Ada Permainan Politik di Baliknya

Selasa, 25 Juli 2000
Jakarta, Kompas

Ketua Komisi VIII DPR Irwan Prayitno mensinyalir adanya permainan politik di
balik kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di DKI Jakarta, Jawa
Tengah, Jawa Timur, dan Bali, akhir-akhir ini. Ia menilai, ada kemungkinan
kondisi ini disengaja untuk menggoyang pemerintahan Presiden Abdurrahman
Wahid.

Alasan kurangnya cadangan BBM karena adanya permintaan yang meningkat,
rusaknya kilang minyak Balongan di Indramayu, terlambatnya pasokan minyak
mentah dari Kuwait, dan tersendatnya pasokan premium dari Singapura, menurut
Irwan, tidak rasional dan terkesan mengada-ada.

Irwan menilai, pemerintah gegabah dalam menghitung kebutuhan BBM nasional.
Ini terlihat antara lain dari kekurangcermatan mereka dalam menghitung
cadangan BBM premium yang seharusnya dibuat dalam hitungan tahun, dan bukan
harian seperti sekarang.

"Pemerintah jangan memakai dalih kerusakan Balongan sebagai penyebab
kelangkaan BBM premium. Balongan hanya menyumbang 12 persen dari kebutuhan
nasional BBM," ujar Irwan Prayitno kepada Kompas di Jakarta, Senin (24/7).
Ketua Komisi VIII itu mengaku telah mendiskusikan soal kelangkaan BBM ini
dengan Direktur Utama (Dirut) Pertamina Baihaki Hakim.

"Dirut Pertamina mengemukakan adanya kerusakan kilang Balongan di mana
rakyat tahu kilang itu dibangun dengan KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme).
Kemudian adanya kebakaran di kilang-kilang minyak Kuwait, dari sisi jarak
ini terlalu jauh. Kemudian adanya ketidaksanggupan Singapura memasok BBM
premium ke Indonesia karena permintaan yang tinggi dari AS. Semuanya tidak
rasional," katanya.

Ia tidak menutup kemungkinan adanya politisasi isu kelangkaan BBM di
sejumlah daerah ini. "Ada sesuatu yang bermain di belakang kelangkaan BBM
premium. Pertamina dan Menteri Pertambangan dan Energi harus menjelaskan
soal ini kepada rakyat," ujarnya.

Irwan Prayitno mendesak pemerintah untuk secara habis-habisan segera
mengatasi kelangkaan BBM agar tidak terus menjalar ke wilayah lain di
Indonesia. "Pemerintah harus all out mengatasi kelangkaan BBM. Jangan sampai
ada daerah lain yang mengalami kelangkaan BBM. Pertamina harus cepat
mengantisipasi," tegas Irwan.

Tak hitung cadangan

Irwan Prayitno dari Partai Keadilan (PK) yang tergabung dalam Fraksi
Reformasi DPR ini juga mengkritik kinerja Pertamina dalam hal penyiapan
cadangan BBM sehingga sampai terjadi kelangkaan.

"Setiap negara harus dapat menghitung cadangan minyaknya sendiri sehingga
diketahui berapa cadangan untuk kebutuhan dan permintaan yang ada. Idealnya,
sebuah negara mempunyai cadangan semua jenis BBM untuk waktu setahun seperti
AS dan bukan dalam hitungan hari seperti Indonesia," papar Irwan.

Irwan menilai, pemerintah dan Pertamina sama sekali tidak menghitung
kemungkinan adanya isu politik yang secara tidak langsung terkait dengan
kebutuhan BBM. "Seharusnya Pertamina tanggap akan adanya berbagai isu yang
hidup di masyarakat, sehingga tidak sampai mengganggu pasokan, cadangan,
kebutuhan, dan permintaan, akan BBM itu sendiri. Saya melihat Pertamina
tidak siap," ujarnya.

Media massa bohong

Direktur Perbekalan dan Pemasaran Dalam Negeri (PPDN) Pertamina Harry
Poernomo menuduh laporan media massa tentang adanya kelangkaan BBM di
berbagai kota dan daerah itu tidak benar.

"Media massa ngibul. Tak ada kelangkaan BBM, termasuk premium. Itu hanya
soal terlambatnya SPBU (stasiun pengisian bahan bakar untuk umum-Red)
menebus DO (delivery order-Red) ke Depot Pertamina Plumberikutnya, Harry
mengakui adanya kelangkaan. Kelangkaan itu, katanya, karena ada kerusakan di
kilang Balongan yang saat ini sudah dalam tahap pemulihan dan siap
beroperasi penuh. "Selama belum beroperasi penuh, kebutuhan pasokan BBM
premium untuk DKI Jakarta dipasok dari Cilacap (Jateng), Plaju (Sumsel),
Balikpapan (Kaltim), serta impor dari Singapura," papar Harry.

Ia juga mengakui adanya kelangkaan BBM itu karena adanya kesenjangan antara
pasokan dan permintaan yang meningkat tajam. Ditanya mengenai adanya
kenaikan tajam permintaan BBM jenis premium, Harry hanya menjawab, "Kalian,
pers, ikut bersalah. Pers juga yang membesar-besarkan kelangkaan BBM dan isu
politik yang ada."

Berdasarkan perhitungan Harry, kapasitas pengolahan kilang Balongan saat ini
tercatat sebesar 57.000 barrel per hari. Kilang ini memasok kebutuhan BBM
untuk daerah Jawa Barat dan Jabotabek. Kebutuhan BBM jenis premium saja di
kawasan Jabotabek sekitar 8.000 kiloliter per hari. Saat ini ada kenaikan
permintaan sekitar 30 persen menjadi sekitar 10.000 kiloliter.

Sedangkan kebutuhan BBM untuk Jawa Tengah adalah sekitar 6.000 kiloliter per
hari, dan dipasok dari kilang Cilacap. Kebutuhan Jawa Timur sebesar 7.000
kiloliter per hari dan Bali sebesar 2.500 kiloliter per hari dipasok dari
kilang Balikpapan.

Dalam rangka mengantisipasi kelangkaan BBM, Direktur PPDN Pertamina juga
menyebutkan pihaknya telah memasok BBM premium ke daerah yang memerlukannya.
Tanker dari Balongan telah merapat untuk memasok premium sebesar 12.000
kiloliter. Tanker dari kilang minyak Plaju juga memasok premium sebesar
15.000 kiloliter. "Selasa (hari ini - Red) akan merapat lagi premium dari
Balongan sebesar 20.000 kiloliter," paparnya.

Untuk kebutuhan BBM di Jawa Tengah, kilang minyak Cilacap juga telah
mengirimkan tanker untuk memasok 8.000 kiloliter premium ke Semarang. Dan
pada Kamis, akan datang lagi 8.400 kiloliter tambahan.

Khusus Jawa Timur, Pertamina telah mengimpor BBM dari Singapura sebesar
15.000 kiloliter, dan dari angka itu Jabotabek akan mendapatkan sekitar
5.000 kiloliter premium. Selain itu, kilang Balikpapan juga me-masok 7.500
kiloliter dan dari kilang Cilacap telah merapat 6.000 kiloliter. Kebutuhan
BBM untuk Bali juga dipasok dari kilang Cilacap dan telah dibongkar sebesar
10.200 kiloliter.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 25 Jul 2000 jam 06:15:06 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke