----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

FRONT RAKYAT ANTI REJIM ORDE BARU (FRAROB)
Sekretariat Bersama: Jalan Darmawangsa VI No. 5, Kebayoran Baru, Jakarta
Selatan

Hancurkan Tiga Pilar Orba: Soeharto, Golkar, Tentara

Selama 32 tahun negeri ini selalu basah oleh darah dan air mata Rakyatnya
sendiri. Sederetan tragedi kemanusian terbentang dari Sabang sampai Merauke.
Tahun 1965 awal sebuah tragedi kemanusian. Nyawa manusia bisa melayang
dengan mudah walaupun tidak ada peperangan. Tiga juta rakyat dibantai tanpa
mengenal  perikemanusian. Ribuan lainya disiksa, dimasukkan dalam penjara,
dibuang, tanpa proses pengadilan. Ketika itu, anjing pun takut untuk
megonggong.   Daun pun tidak jadi gugur ke tanah ketika mendengar langkah
sepatu tentara. Tahun 1973, bumi Timor Timur sasaran berikutnya. Sepatu
tentara menginjak-injak harkat dan martabat kemanusian rakyat bekas jajahan
Portugal ini. Lepas dari mulut singa, masuk ke mulut buaya, itulah yang
terjadi terhadap rayat Maubere. Sejak dilangsungkan invansi militer, tanah
Timor Timur berubah menjadi merah darah. Kematian, penculikan, penyiksaan,
menjadi sahabat rakyat Maubere. Hampir 24 tahun lebih rakyat harus berkawan
dengan maut. Dalam kurun waktu ini, 200 ribu lebih rakyat Maubere musnah,
sebagian besar tidak tahu dimana kuburanya. Jangan heran kalau suatu saat
nanti rakyat Timor Timur kehilangan generasinya.    Dari Barat penindasan
itu bergerak ke Timur. Berselang dua tahun kemudian (1975),  giliran tanah
rencong - Aceh - yang memerah darah. Sejak Gerakan Aceh Merdeka (GAM) lahir,
pinindasan ORBA  semakin membabi buta. Rakyat yang melawan ketidakadilan dan
kesewenang-wenangan rejim  kapitalis militer, dituduh Gerombolan Pengacau
Keamanan. Diburu-buru seperti anjing yang kudisan.  Diperlakukan bak
binatang yang sudah tidak ada harganya lagi. Dari Sabang  sampai  Merauke
selalu tergenangi  oleh  darah. Beginikah nasib negeri yang pernah mendapat
julukan jamrud khatulistiwa ini?  Kedung Ombo, Nipah, Marsinah, Tanjung
Priok, Belanguhan, Kaca Piring, Badega, Semanggi I, Trisakti, penculikan
aktivis, Tasikmalaya, Situbondo, Haur Koneng, Papua Barat, Semanggi II,
Lampung, Cimacan, 27 Juli 1996.
Ini baru dosa kemanusian Orde Baru. Sungguh luar biasa bukan? Ini belum
kerakusan mereka selama ini untuk memakan uang Rakyat. Selama ORBA berkuasa,
korupsi meraja lela dimana-mana. Kasus korupsi  Pertamina tahun 1976 hingga
skandal korupsi Bank Bali, Texmaco, BLBI. Ratusan juta uang Rakyat dimakan
oleh  rejim ORBA dan athek-antheknya.
Lalu, siapakah biang keladi semua ini? SOEHARTO. Setelah berkuasa diatas
bangkai Rakyat setelah tragedi '65, segala cara dihalalkan untuk
mempertahankan kekuasaan. Anjing penjaganya jelas: TENTARA. Dalam sejarah
umat manusia, TENTARA Indonesia yang paling mudah menebarkan peluru. Bukan
untuk membunuh musuh, tapi membantai Rakyatnya sendiri. Entah sudah berapa
tumpukan bangkai Rakyat Indonesia akibat kebiadapan TENTARA. Ada satu biang
kerok yang sekarang sedang 'menyucikan' diri. Mencoba mengubah kekuatan
menjadi reformis. Siapa mereka? Tidak lain dan tidak bukan: GOLKAR. Partai
yang mendominasi birokrasi selama 32 tahun dan bahkan sampai saat ini,
adalah pendukung utama ORBA. Mereka juga ikut mendukung penindasan. Dan
tidak hanya itu. Mereka yang banyak memakan uang Rakyat. Dari kasus korupsi
yang ada, orang-orang GOLKAR yang banyak terlibat. Skandal Bank Bali,
Texmaco, BLBI, sederetan orang-orang GOLKAR terpampang disana. Dari
Baramuli, Setyo Novanto, Marimutu Marimanem, Syahril Sabirin, Bambang
Subiyanto, mereka adalah orang-orang GOLKAR.
Maka: agar demokrasi sejati bisa berdiri, tiga pilar ORBA tersebut harus
dihancurkan.  Sebelum sisa-sisa ORBA dihancur lumatkan TIDAK AKAN ADA
DEMOKRASI SEJATI DI INDONESIA. TIDAK AKAN ADA KEADILAN SEJATI.

Hancurkan Sisa-Sisa Orde Baru !!! Bersekutu dengan Golkar, Musuh Rakyat !!!
Tinggalkan Reformis Gadungan!!! Tangkap, Adili, dan Sita Harta Kekayaan
Suharto dan kroni-kroninya!!!

FRAROB TERDIRI DARI:
Eksponen 27 Juli, Forum Komunikasi Korban (FKK) 124, Front Nasional
Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI),  Front Rakyat Anti Militerisme (FRAM),
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) , Gerakan Pemuda Kerakyatan
(GPK), Jaringan Kerja Kesenian Rakyat (JAKKER), Komite Aksi Rakyat Tertindas
(KARAT), Kesatuan Perjuangan MassaRakyat (KPM), Liga Mahasiswa Nasional
untuk Demokrasi (LMND), Lembaga Untuk Kemanusian dan Keadilan (LUKKA),
Partai Nasional Indonesia (PNI) BK- 1927, Partai Rakyat Demokratik (PRD),
Serikat Tani Nasional (STN),  Tim Pembela Rakyat dan Demokrasi (TPRD

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 28 Jul 2000 jam 03:56:39 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke