---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Kompas Cyber Media, 27 Juli 2000 Usul PGI Soal Intervensi Asing Di Maluku Tak Masuk akal Jakarta, Kamis Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Syafii Maarif, menyatakan, permintaan pengurus pusat Persekutuan Gereja-geraja di Indonesia (PGI) adalah hal yang tidak masuk akal dan bertentangan dengan nilai-nilai nasionalisme sejati. "Permintaan PGI itu sungguh tidak masuk akal karena bisa dianggap mengundang kembali penjajahan di Indonesia. Di mana martabat kita?," katanya saat menjawab pertanyaan pers dalam satu sesi Munas VI MUI di Asrama Haji, Jakarta, Kamis dini hari. Jika kekuatan asing sampai bisa masuk ke Indonesia untuk mencampuri urusan dalam negeri, katanya, sama dengan meremehkan kedaulatan utuh bangsa ini. Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng yang turut dalam munas itu, KH Yusuf Hasyim, telah memperkirakan keinginan kekuatan asing untuk masuk ke dalam urusan dalam negeri Indonesia melalui berbagai badan PBB. Hasyim menyatakan, PGI memang telah mengirimkan surat kepada Komisi HAM PBB di Swiss untuk mengutus pasukan guna melerai pertikaian di Maluku tersebut. "Demikian juga dengan Dewan Gereja Dunia yang meminta PBB dan Parlemen Eropa untuk mengirimkan pasukan ke Maluku itu. Kehendak seperti itu harus ditentang dan jika mereka memaksakan maka kepentingan mereka di sini akan dipersoalkan," katanya. PGI, katanya, selayaknya tidak mengulangi aksi-aksi seperti itu lagi karena tidak menyelesaikan masalah dan hanya memancing konflik serupa di wilayah lain Indonesia. Pendapat serupa juga diajukan Wakil Ketua Komisi II DPR, Aisyah Amini, yang menilai upaya penggelaran kekuatan asing di Indonesia tidak tepat waktu sementara pemerintah harus sesegera mungkin menyelesaikan masalah-masalah di Maluku itu secara tuntas.(Ant/jy) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 28 Jul 2000 jam 10:54:22 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
