----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Amien Rais:  Peledak Bom Ada di Jakarta

Rabu, 2 Agustus 2000
detikcom - Jakarta,

Amien Rais punya penilaian tersendiri soal pelaku peledakan bom di depan
rumah Dubes Filipina di Jakarta. Menurutnya, pelaku peledakan bom dahsyat
itu ada disekitar Jakarta atau bahkan mungkin di ada di Jakarta.

Amien mneyampaikan pernyataannya usai menghadiri pengambilan sumpah Ir
Sutjipto selaku Wakil Ketua MPR antar waktu menggantikan Kwik Kian Gie di
Gedung Nusantara, Kompleks DPR/MPR Jl Gatot Subroto, Jaksel, Rabu
(2/8/2000).

Menurut Amien, terlalu jauh menduga ada keterlibatan internasional dalam bom
Imam Bonjol. Amien menyatakan bahwa semua peserta pertemuan Yogya sangat
terkejut dengan aksi pemboman di Jakarta. "Ketika sedang membangun
kebersamaan, transparansi dan persaudaraan, di Jakarta meledak bom yag
dahsyat. Jadi memang inilah perjalanan bangsa kita yag agak
mengkhawatirkan," kata Amien.

Amien Rais juga mengharapkan kejadian itu segera diklarifikasi dan ditangkap
pelakunya. Atas kejadian itu, kata Amien, bisa saja semua masyarakat akan
jadi gelisah atau resah karena bisa saja bom itu meledak di seluruh ibukota.
"Letak kejahatan dari teror itu adalah adanya was-was diantara masyarakat.
Bisa saja yang dikantor berpikir ada bom di kantor demikian juga dubes
lain," ungkap Amien Rais.

Amien juga mengatakan bahwa dampak kejadian bom itu bisa meluas dan
memperburuk nama Indonesia di mata internasional. Menurutnya demokrasi yang
sudah susah dibangun ini bisa hapus hanya disapu oleh oleh teror bom.

Ditanya kaitannya dengan kelompok yang tidak menginginkan agenda reformasi
lancar Amien mengaku tidak tahu jawabannya. "Sebab sejak dua tahun lalu
setiap ada nyawa anak bangsa ini melayang selalu disebut ada provokator,"
kata Amien.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 2 Aug 2000 jam 08:10:25 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke