----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Bocorkan Audit di Kostrad, Agus WK Diganti

Rabu, 2 Agustus 2000
Jakarta (Bali Post) -

Tanda tanya seputar alasan penggantian Letjen Agus Wirahadikusumah (Agus WK)
oleh Mayjen Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis
TNI-AD (Pangkostrad), Senin (31/7) kemarin dijawab sendiri oleh Agus WK.
Salah satu alasan penggantian dirinya dikabarkan karena ia telah membocorkan
hasil audit kepada pers. ''Mungkin itu salah satu penyebab saya 'digeser'.
Tetapi selama ini saya tidak pernah memberikan release, tidak pernah
menyebut adanya penyelewengan, tidak pernah menyebut nama dan angka,''
ujarnya ketika menerima wartawan di Makostrad, Senin siang kemarin.

Agus yang menerima wartawan tidak lama setelah pengumuman penggantiannya
mengatakan, pihaknya tidak pernah bermaksud untuk mem-blow-up masalah dugaan
adanya penyimpangan di keuangan Kostrad, atau untuk mencari-cari kesalahan
pihak-pihak tertentu. ''Audit di Kostrad adalah sesuatu yang lumrah untuk
perbaikan manajemen, terutama audit keuangan untuk menertibkan uang kesatuan
dan uang prajurit. Dengan penuh kesadaran, saya mengundang akuntan publik
untuk melakukan verifikasi dan menentukan sistem manajemen keuangan supaya
di masa datang lebih bisa dipertanggungjawabkan dan tertib,'' katanya.

Ia mengatakan, yang dilakukannya adalah soal pertanggungjawaban keuangan
yang ternyata setelah dilakukan audit diketahui terjadi penggunaan dana yang
sangat besar dalam waktu yang singkat, sehingga patut diduga terjadi
penyimpangan, penggelapan, manipulasi dan korupsi.

Oleh karena itu, setelah berkoordinasi dengan Panglima Divisi Kostrad,
disepakati untuk menonaktifkan dua orang pejabat kepala keuangan dan asisten
logistik Kostrad untuk memperlancar pemeriksaan. Namun, tambahnya, pihaknya
tetap akan memegang asas praduga tak bersalah hingga pengadilan
membuktikannya.

Agus yang menjabat Pangkostrad sejak 29 Maret 2000 itu juga mengatakan,
kalaupun ada pihak-pihak yang bereaksi negatif tentang audit yang
dilakukannya, hal itu tentu dilakukan orang-orang bermasalah atau
pihak-pihak yang kepentingannya terganggu. Mengenai proses audit selanjutnya
setelah meninggalkan jabatan Pangkostrad, Agus mengatakan, proses tersebut
akan terus dilanjutkan sesuai dengan petunjuk Kasad dan Panglima TNI.

Pengganti Agus sebagai Pangkostrad, Mayjen Ryamizard Ryacudu yang juga
ditemui di Makostrad menyatakan akan meneruskan proses audit di yayasan dan
lembaga-lembaga usaha sumber keuangan Kostrad, yang telah dilakukan
pendahulunya tersebut.

Ikhlas
Agus WK menegaskan, dirinya ikhlas dipindahkan dari Pangkostrad menjadi Pati
Mabesad, karena pergeseran di tiap organisasi, termasuk di tubuh TNI,
merupakan hal lumrah untuk kebutuhan dan dinamika organisasi. ''Kepercayaan
bagi saya adalah yang terpenting. Kalau pimpinan sudah tidak mempercayai
saya lagi sebagai Pangkostrad, saya ikhlas untuk diganti,'' katanya
menanggapi pertanyaan wartawan.

Dalam kesempatan itu, Agus WK banyak mendapat pertanyaan dari wartawan
seputar pergantian dirinya yang dikaitkan dengan dokumen Bulak Rantai maupun
audit keuangan Yayasan Kostrad. Menurutnya, kasus dokumen Bulak Rantai
menyadarkannya bahwa ada yang berkepentingan supaya dirinya digeser dari
jabatan Pangkostrad.

''Saya katakan, saya tidak terobsesi apa pun, bahkan hak saya lepaskan, saya
berikan kepada negara untuk kepentingan prajurit Kostrad. Kalau mau
menggeser saya, minta saja. Kepercayaan adalah di atas segala-galanya,''
katanya. Agus Wirahadikusumah adalah lulusan Akabri 1973, seangkatan dengan
Mayjen Saurip Kadi (mantan Aster Kasad yang dimutasi menjadi Pati Mabesad
awal Mei lalu) dan Brigjen RR Simbolon (Kasdam Jaya, dimutasi menjadi Pati
Mabesad). Ia mengakui belum bisa melakukan ''banyak hal'' sejak menjadi
Pangkostrad sekitar empat bulan lalu. Namun, ditambahkannya, dirinya sejak
dipercaya sebagai Pangkostrad telah melakukan sosialisasi pemikiran dan
nilai-nilai kejuangan TNI, serta landasan profesionalisme sampai ke tingkat
satuan terendah.

''Saya kira yang bisa menilai adalah atasan dan bawahan. Namun, saya
berusaha menanamkan landasan nilai-nilai profesionalisme dengan memberikan
contoh, misalnya sampai ke tingkat batalion. Meski saya Pangkostrad, masih
mampu meraih profesionalisme seperti dalam menembak, halang rintang, atau
panjat tebing. Itu bukan untuk gagah-gagahan, namun sekadar memberi contoh
kepada prajurit, dan mereka tentunya harus bisa mengalahkan saya dalam hal
itu,'' katanya.

Pembenahan profesionalisme prajurit Kostrad, juga disebutkannya, tidak boleh
terlepas dari pembenahan manajemen keuangan, supaya manajemennya lebih
tertib dan bisa dipertanggungjawabkan. Itulah sebabnya akuntan publik
diundang untuk mengaudit keuangan Yayasan Kostrad.

Sertijab Pangkostrad akan dilaksanakan Selasa (1/8) ini dari Letjen Agus
Wirahadikusumah kepada Mayjen Ryamizard Ryacudu. Agus mengatakan, rencana
sertijab itu telah dilaksanakan dengan baik. Ia mengatakan dipanggil Wakasad
Letjen Endriartono Sutarto di Mabesad, Sabtu (28/7) lalu, untuk menyampaikan
pesan Kasad Jenderal Tyasno Sudarto tentang penggantian dirinya sebagai
Pangkostrad pada Selasa (1/8). ''Dengan tulus saya katakan, semua persiapan
telah saya laksanakan dengan baik,'' katanya.

Wakasad tidak menyampaikan alasan penggantian itu selain merupakan hasil
Wanjakti. ''Tadi pagi (kemarin-red) pukul 09.30 WIB, saya dipanggil Kasad,
dan dijelaskan oleh beliau bahwa merupakan keputusan Wanjakti untuk
pergeseran jabatan, termasuk Pangkostrad,'' katanya.

Menanggapi pertanyaan wartawan, ia mengatakan keyakinannya bahwa pergantian
Pangkostrad tentunya telah dikonsultasikan Panglima TNI dan Kasad kepada
presiden dan wapres.

Dosa
Sementara itu, pengamat militer MT Arifin menilai pencopotan Letjen TNI Agus
Wirahadikusumah dari jabatannya sebagai Pangkostrad tak lepas dari
manuver-manuvernya selama ini. Salah satu dosa Agus, kata Arifin,
pernyataannya kalau TNI tidak mampu mengatasi masalah di Maluku sebaiknya
TNI dibubarkan saja. Menurutnya, pernyataan itu jelas secara langsung
''menembak'' kepada Panglima TNI Laksamana Widodo AS.

Ia menilai manuver-manuver yang dilakukan Agus WK ternyata bukan untuk
memperkuat dirinya. Akan tetapi, katanya, justru itu memperkecil
jaringan-jaringan yang lebih dekat dengan dia. Oleh karena itu, kekuatan
menghadapi pihak-pihak yang tidak berpihak kepada Agus WK makin lemah.

MT Arifin memberi contoh, selama ini Agus WK memang berbeda pendapat dengan
Panglima TNI. Akan tetapi, mantan Pangdam VII/Wirabuana itu masih mempunyai
hubungan dekat dengan Kasad Jenderal TNI Tyasno Sudarto. ''Tetapi terakhir
dia (Agus WK-red) ternyata juga memotong Kasad, sehingga dia akhirnya hanya
sendirian,'' paparnya.

Menyinggung soal pengganti Agus WK yakni Ryamizard Ryacudu, Arifin
mengatakan, sebenarnya sejak lama Ryamizard diposisikan sebagai Pangkostrad.
Akan tetapi, karena ada memo dari Bondan Gunawan -- Pejabat Sekretaris
Negara waktu itu -- Agus WK yang kemudian dilantik menjadi Pangkostrad.
''Jadi, ini merupakan pelantikan Ryamizard yang tertunda untuk menjadi
Pangkostrad,'' paparnya.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 2 Aug 2000 jam 08:10:50 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke