---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Jika Pasal 29 Diamandemen NTT Akan Jadi Negara Merdeka TEMPO Interaktif Imbas Sidang Tahunan MPR di Senayan, Jakarta, agaknya sampai ke pelosok tanah air. Keinginan untuk menambahkan tujuh kata dari Piagam Jakarta ke dalam pasal 29 UUD 45, telah menimbulkan ketegangan di daerah. Akibat perdebatan masalah sensitif tersebut, temperatur politik di Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah propinsi yang mayoritas penduduknya beragama Katolik dan Protestan, telah memanas. Beberapa kalangan dengan tegas telah menyatakan penolakan atas rencana amendemen itu. "Bila terus dipaksakan, NTT akan jadi negara Merdeka," kata Ketua DPRD NTT, Mel Yakob, kepada pers di Kupang, Senin (14/8). Sikap Mel Yakob itu tampaknya tidak main-main. Ia tengah menggalang kekuatan di NTT untuk menentang Jakarta. Gayung pun bersambut. Kalangan akademisi dan mahasiswa tampaknya mendukung sikap dewan. Servasius Rondriques, Dekan FISIP Universitas Widya Mandira Kupang, menyatakan, amendemen terhadap pasal 29 UUD 45 hanya akan memecah belah Negara Kesatuan RI. "Kalau tujuh kata itu masuk UUD, Indonesia telah menjadi negara Islam," tegas Servasius. Bola terus bergulir. Kalangan mahasiswa berada di belakang barisan yang "pro kemerdekaan" itu. Beberapa pamflet yang berisi rencana memisahkan diri dengan NKRI mulai menyebar di kalangan aktivis mahasiswa. "Kalau Indonesia jadi Negara Islam, kami akan keluar. Itu tak bisa ditawar lagi," kata Fernando,mahasiswa semester IV Universitas Nusa Cendana. Tampaknya, Jakarta harus lebih arif dalam membaca keinginan masyarakat bawah. Bila tidak, Indonesia akan tinggal kenangan.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 14 Aug 2000 jam 11:21:39 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
