----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

DUA MAHASISWA TEKNIK UNSYIAH BANDA ACEH TEWAS DITEMBAK

BANDA ACEH, Radio Nikoya-FM (Selasa, 15 Agustus 2000)

Kalangan kampus Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh,
kemarin (14/08/2000) mendadak gempar dengan peristiwa ditemukannya
dua jenazah mahasiswa Fakultas Teknik Mesin dan Sipil, Nasruddin M
(25) warga Rawa Sakti Timur  dan temannya Lazwardi (25) warga
Jeulingke Banda Aceh dengan luka tembak disekujur tubuhnya ditemukan
di sebuah selokan Jalan protokol Teuku Panglima Nyak Makam,
Lampineung Banda Aceh.

Menurut tim medis di RSU Zainoel Abidin Banda Aceh, kedua Mahasiswa
Teknik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh itu mengalami luka tembak
pada bagian leher, telinga dan ketiak, sedangkan dari mulut Nasruddin
tampak keluar busa berwarna merah, diperkirakan kedua korban
dieksekusi di tempat lain, kemudian mayatnya dibuang ke selokan
tersebut sekitar 5-7 jam sebelum ditemukan.

Dari peristiwa tewasnya dua mahasiswa Aceh yang belum diketahui
penyebabnya itu, telah menimbulkan reaksi dikalangan organisasi bufer
aksi mahasiswa di Banda Aceh. Komite Dewan Kampus Solidaritas
Mahasiswa untuk Rakyat (KDK SMUR) dalam pernyataannya yang diterima
Radio Nikoya-FM semalam menyebutkan, "masih segar dalam ingatan kita
bagaimana kasus penembakan terhadap salah seorang mahasiswi Fakultas
Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Cut Fatin Hamama. Ketika nasib
kasus ini belum jelas, muncul kasus lain yaitu penembakan terhadap
dua mahasiswa Fakultas Teknik yang cukup menggenaskan. Dan untuk
berikutnya, entah siapa lagi mahasiswa yang menjadi korbannya. Selain
itu KDK SMUR menghimbau kepada seluruh civitas akademika di Aceh agar
melakukan mogok kuliah tiga hari sebagai tanda berbelasungkawa
terhadap tewasnya dua mahasiswa Teknis Mesin Unsyiah tersebut serta
menuntut pihak kepolisian untuk bertanggung jawab dan mengusut kasus
itu sampai tuntas. Reaksi yang sama muncul juga dari Badan Eksekutif
Mahasiswa Universitas Syiah Kuala dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Aceh.

Kapolres Aceh Besar, Superintendent Sayed Hoesainy yang dihubungi
melalui telepon ke kantornya membenarkan ditemukannya dua mayat
mahasiswa Usyiah itu, namun sejauh itu Kapolres belum dapat
memastikan alasan dibunuhnya aktivis kampus itu. "Polres Aceh Besar
tetap akan mengusut lebih lanjut kasus ini, hingga diketahui pelaku
pembunuhan keji tersebut", tutur Sayed Hoesainy.  (Tim).

News Division
RADIO NIKOYA 106.15 FM
Banda Aceh Hit Radio Station
Radio Lokal UNESCO PBB
www.nikoya-fm.com
www.nikoyafm.2000c.net

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 15 Aug 2000 jam 05:57:17 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke