---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Panji Bantah, Fuad Tunggangi Soal Isu Gus Dur-Aryanti koridor.com [30 Aug, 12:54] Pengelola majalah Panji Masyarakat membantah tuduhan sebagian orang yang mengatakan majalah tersebut dijadikan alat politik untuk menjatuhkan atau merusak nama baik Presiden Abdurrahman Wahid berkenaan dengan dimuatnya berita mengenai wanita, yang bernama Aryanti, yang mengaku pernah berhubungan dengan Gus Dur. Demikian diungkapkan oleh Uni Zulfiani Lubis, Pemimpin Redaksi Mingguan Panji kepada koridor.com, Rabu (30/8). "Terserah orang mau menilai apa, tetapi kenyataannya tidak demikian," ujar Uni. Dikatakannya, majalah Panji tidak mempunyai kepentingan politis atas dimuatnya berita tersebut. Latar belakang pihaknya mengangkat isu tersebut adalah berdasarkan prinsip jurnalistik, dimana ada unsur magnitude atau daya tarik menyangkut nama seseorang yang terkenal, dan unsur faktual, dimana faktanya berawal dari pengaduan seseorang (Yanur, mantan suami Aryanti) kepada DPR semasa ST MPR yang baru lalu. Tuduhan-tuduhan miring kepada Panji sebenarnya dinilai Umi merupakan upaya pendukung Gus Dur untuk mencari kambing hitam, sementara Panji sendiri hanya merupakan media penyampai pesan. "Yang seharusnya dilakukan mereka adalah mencari klarifikasi atas isu tersebut, dan buktikan bila memang tidak benar," lanjutnya. Padahal, menurut Uni, adik Gus Dur sendiri, Solahuddin Wahid, juga menyarankan agar masalah tersebut diklarifikasi. Dikatakannya pula, tuduhan bahwa kelompok Poros Tengah menggunakan Panji tidak benar. "Memang orang pasti mengkaitkan keberadaan Fuad Bawazier sebagai salah satu penanam saham di Panji dengan diangkatnya isu tersebut oleh Panji, namun kami tetap independen," ungkapnya. Secara pribadi, Uni mengatakan dirinya tidak terlalu dekat dengan Fuad. Ditambahkan, Panji bukan satu-satunya media yang mengangkat topik ini. Majalah Gatra sudah memuatnya terlebih dahulu, dikembangkan berdasarkan berita yang dilansir dari LKBN Antara. "Kita juga sudah berupaya mematuhi kode etik jurnalisme dengan mengirim foto (berisi Gus Dur dan Aryanti-red) dan surat ke Presiden untuk konfirmasi sampai dua kali, tetapi tidak ada tanggapan," kata Uni. Pihaknya bahkan menolak memuat foto yang menghebohkan tersebut, padahal banyak yang meminta Panji untuk memuatnya. Mengenai adanya ancaman akan didatangi Banser, Uni mengatakan memang ini salah satu resiko yang harus dihadapi. "Kita beberapa kali menerima ancaman akan didatangi, bahkan akan dibom, tapi hal tersebut tidak mempengaruhi kerja kami," ujarnya. Namun diharapkannya, tindakan-tindakan yang bersifat kekerasan tersebut tidak dilakukan oleh pendukung Gus Dur, karena hal tersebut dapat justru merusak citra Gus Dur sebagai lambang demokrasi.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 30 Aug 2000 jam 12:55:41 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
