---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Dinilai Bikin Dakwaan Main-Main Usep: Gus Dur Takut Adili Soeharto detikcom - Jakarta, Meski Presiden Gus Dur mendesak Soeharto diadili, namun ketakutan terlihat membayang. Ahli hukum Prof Usep Ranuwidjaja melihat Gus Dur takut pada kekuatan Soeharto sehingga Gus Dur lebih suka bersikap moderat. Dakwaan pun dibuat main-main. Hal itu disampaikan Usep Ranuwidjaja dalam hearing Komisi II DPR dengan para ahli dan praktisi hukum. Hearing itu membahas prospek pengadilan Soeharto. Hearing dilakukan di ruang Komisi II DPR, Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta. Acara itu dimulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Hearing itu dipimpin oleh Amin Aryoso dan diikuti sekitar 35 anggota Komisi II. "Ketakutan yang ada pada Presiden Gus Dur akan kekuatan yang masih dimiliki Soeharto, berimbas pada sikap moderat Gus Dur dalam menangani kasus Soeharto," kata mantan anggota MPR dari tahun 1964-1981. Gus Dur sendiri sempat mengusulkan agar Soeharto diadili, dinyatakan bersalah, dan hartanya diserahkan pada rakyat, tanpa perlu dihukum. Atau Soeharto langsung saja memberikan hartnya pada rakyat. Pendapat itu dinilai sebagai sikap yang moderat. Soeharto sendiri saat ini menjadi terdakwa kasus KKN sejumlah yayasan yang dipimpinnya. Pada 14 September nanti, sidang ke-2 akan digelar. Namun pengacara Soeharto memberi sinyalemen kliennya takkan datang. Dakwaan Main-Main Usep juga melihat dakwaan Kejagung terhadap mantan presiden Soeharto terkesan main-main. "Itu adalah bagian dari kebijakan eksekutif dan merupakan tanggung jawab Presiden Gus Dur," kata dia. Senada dengan pandangan ahli dan praktisi hukum lain yang juga hadir dalam pertemuan itu, seperti Soehadibroto dan Albert Hasibuan, Usep mengatakan bahwa sebaiknya penanganan Soeharto harus menggunakan pendekatan holistik. "Caranya dengan menghimpun semua kejahatan yang pernah dilakukan Soeharto, baik itu politik, keamanan dan sosial," kata dia. Pada bagian lain, Usep meminta DPR untuk bisa memahami alur pikiran masyarakat yang menginginkan mantan Presiden Soeharto diadili di pengadilan. "DPR sebaiknya mengikuti alur pikiran rakyat yang ingin Soeharto diadili, " kata mantan guru Soeharto di Seskoad ini. Dosa Soeharto Di bagian akhir, Usep membeberkan semua kejahatan yang pernah dilakukan Soeharto semasa berkuasa. Diantaranya, menurut dia, dalam membangun sistim politik, Soeharto menggunakan sistem oligarki otoriter yang bermuara pada otoriter pribadi. Soeharto juga melakukan pembinasaan terhadap segala bentuk oposisi. Selain itu, menurut Usep, dalam melanggengkan kekuasaannya, Soeharto telah menipu mentah-mentah rakyat Indonesia dengan "menciptakan" partai politik seperti PDI, PPP dan Golkar. Bahkan tanpa bermaksud memojokkan Golkar, Usep mengatakan Golkar adalah bagian dari rekayasa Soeharto dan militer. "Ini bukan salah Golkar, tapi dulu Golkar itu merupakan rekayasa Soeharto dan militer, " tukasnya yang cukup menarik perhatian para anggota Dewan.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 12 Sep 2000 jam 05:19:52 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
