---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Akhir Bulan, Sutiyoso, Hamami, Dibyo Tersangka 27 Juli Jakarta - 11 Sep 00 14:28 WIB (Astaga.com) Akhir bulan ini, mantan Pangdam Jaya Letjen (Purn) Sutiyoso, mantan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Hamami Nata dan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Dibyo Widodo dipastikan menjadai tersangka penyerbuan kantor DPP PDI pada 27 Juli 1996. Hal ini disampaikan Tim Pembela Demokrasi Indonesia Trymedia Panjaitan, Senin (11/9), di Jakarta usai menyerahkan bukti-bukti keterlibatan Sutiyoso dalam penyerbuan tersebut kepada Danpuspom TNI Mayjen Djasri Marin. Try yang disertai Petrus Selestinus menyatakan, kepastian tersebut dia peroleh dari perwira di Puspom. Try sempat kecewa karena sampai kini Sutiyoso belum ditetapkan sebagai tersangka 27 Juli untuk menggenapi 12 tersangka yang ditetapkan tim penyidik. Para tersangka terdiri dari delapan TNI dan empat Polri. Menurut Try, Sutiyoso jelas-jelas bersalah karena telah membiarkan anak buahnya melakukan tidandakan-tindakan pelanggaran hukum pada saat dia di seputar lokasi. Hal ini didasarkan pada pengakuan para saksi mata yang berada di sekitar kejadian yang melihat Sutiyoso. "Status tersangka Sutiyoso, Hamami Nata dan Dibyo Widodo akan ditetapkan pada akhir bulan ini," tandas Trymedia. Pemeriksaan yang ditutup-tutupi ini merupakan ciri khas pemeriksaan yang dilakukan sesama TNI. "Ini rahasia umum," katanya. Kelambanan pengungkapan kasus ini, sebenarnya disebabkan ada semacam tawar-menawar oleh pihak-pihak yang tersangkut dengan kasus ini kepada tim penyidik supaya mereka tidak dimasukkan ke dalam kategori tersangka. Hinggaa kini sudah 53 yang dimintai keterangan oleh Puspom TNI. Pengacara Sutiyoso, Kol CHK HB Setiyawan mengatakan bahwa sejak pukul 10 sampai 14.00 sutiyoso ditanyai 20 pertanyaan oleh tim penyidik koneksitas kasus 2 7 juli Kol CPM Hendardji, Kol CPM Hendrojono, dan Senior Superintendent Aji Darma Ali dari Mabes Polri. Menurut Setiawan, Sutiyoso mengakui hadir dalam pertemuan yang diadakan Soeharto di Jl Cendana beberapa hari menjelang penyerbuan 27 Juli. Di dalam pertemuan, Soeharto menanyakan kepada Sutiyoso, soal kegiatan mimbar bebas yang diadakan di halaman depan kantor DPP PDI. Sutiyoso menjelasakan bahwa mimbar tersebut diadakan oleh orang-orang yang peduli kepada Megawati. Menurut Setiyawan, Sutiyoso tidak menjelasakan secara rinci bagaimana tanggapan Soeharto tentang jawaban Sutiyoso. Selain itu, kehadirannya dalam kapasitas selaku Pangdam Jaya mendampingi Pangab dan Kassospol. Sampai kini pemeriksaan terhadap Ssutiyoso masih berlangsung.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 12 Sep 2000 jam 06:18:38 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
