----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Aparat TNI Diduga Terlibat Bom
Panglima TNI Widodo Ambil Alih

koridor.com [14 Sep, 12:38]

Presiden RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), memerintahkan Panglima TNI
Laksamana Widodo, untuk mengambil alih penyidikan peledakan-peledakan bom,
termasuk di BEJ. Polri dianggap tidak mampu dan mentok.

Demikian salah satu keputusan penting, yang dihasilkan sidang kabinet di
Bina Graha Jakarta, Kamis (14/9) siang.
Dari berbagai peristiwa peladakan bom di Indonesia, sidang kabinet
menyimpulkan, adanya rintangan dari penyidik Polri, untuk menjangkau aparat
keamanan dari TNI, yang diduga ikut mendalangi pengeboman.

"Pihak kepolisian juga mengakui menghadapi jalan buntu mengungkap pelaku
pemboman. Misalnya di bom di Kejaksaan Agung, yang mengindikasikan
keterlibatan oknum TNI AD," ujar Jaksa Agung Marzuki Darusman.

Sidang kabinet juga memutuskan, agar Panglima TNI Laksamana Widodo,
mengambil alih penyidikan, mengingat Widodo punya akses, ke lembaga-lembaga
TNI, dimana aparat penyidik Polri, tidak mempunyai akses.

Dalam penyidikan pemboman di seluruh Indonesia, yang tidak satupun, diungkap
Polri, maka Panglima TNI akan mengabilalih prakarsa utama, dengan penyidikan
terpisah dari Polri.

Seperti diketahui, ada 11 kasus pengeboman, di Jakarta, mulai bulan Januari
1999, hingga terakhir, pada 13 September 2000, di Gedung Bursa Efek Jakarta,
dengan menewaskan 10 orang.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 14 Sep 2000 jam 10:18:13 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke