---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Kaditserse Polda Metro: Belum Ada Bukti Keterlibatan Tommy Suara Merdeka CyberNews. Kaditserse Polda Metro Jaya Senior Superintendent Harry Montolalu mengatakan, sementara ini belum ada bukti-bukti tentang keterlibatan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto dalam kasus peledakan Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ) Rabu (13/9/00) lalu. Keterangan ini disampaikan Harry kepada wartawan seusai menemani Kapolda Inspektur Jendral Pol Nurfaizi, menerima kedatangan Tommy di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (16/9/00). Putra bungsu mantan Presiden Soeharto itu datang ke Mapolda sekitar pukul 09.30 WIB dan baru keluar sekitar pukul 12.00 WIB. Pertemuan tersebut, menurut Kaditserse, dimaksudkan untuk klarifikasi sekaligus memeriksa bos Humpuss Group itu. "Tapi sementara ini belum ada bukti-bukti tentang keterlibatan Tommy," ujarnya. Lalu bagaimana dengan sinyalemen Presiden Abdurrahman Wahid? Harry menandaskan, kepolisian akan tetap menindaklanjuti perintah Presiden soal penangkapan bos PT Humpuss itu. Untuk itu, pihak Polda Metro Jaya akan segera mengumpulkan bukti-bukti yang diperoleh di tempat kejadian perkara (TKP) sebagai bahan pemeriksaan. Sementara itu kepada wartawan, Tommy menyatakan kekecewaannya atas pernyataan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) atas pernyataannya Jum'at (15/9/00) kemarin dalam dialog usai sholat Jum'at di Masjid Al Musyawaroh, Kelapa Gading, Jakarta Utara. "Saya kecewa dengan pernyataan Gus Dur," ungkapnya yang datang didampingi tiga pengawalnya. Selain itu, Tommy yang mengenakan kemeja batik berwarna coklat, tidak banyak berkomentar.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 18 Sep 2000 jam 06:14:20 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
