----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Gus Dur akan dimintai keterangan soal pelaku pemboman BEJ

satunet.com -

Pihak kepolisian akan meminta keterangan dari Presiden KH Abdurrahman 'Gus
Dur' Wahid mengenai bukti-bukti para pelaku pemboman yang ia pernah
sebutkan.

"Kami akan meminta penjelasan Presiden mengenai bukti-bukti itu, selain
mencarinya sendiri," ujar Kadispenum Mabes Polri, Sr Spt Saleh Saaf, Senin.

Seperti diketahui Gus Dur pernah mengeluarkan polisi untuk menangkap Hutomo
Manda Putra yang disebut presiden terbukti menjadi orang di belakang kasus
pemboman di Jakarta.

Dalam bagian lain, Saaf yang dipromosikan menjadi Wakadispen Mabes Polri ini
mengatakan pergantian Kapolri Jenderal Roesdihardjo, tidak ada hubungannya
dengan kelambanan pengungkapkan kasus pemboman, termasuk penangkapan Tommy
dan Habib Ali Baagil.

"Walaupun diganti oleh pejabat baru, pihak Polri tidak begitu saja melakukan
penangkapan terhadap orang tanpa bukti juridis maupun bukti permulaan.

"Kami tidak ingin diintervensi oleh pihak manapun," ujar Saaf yang akan
digantikan oleh Sr Spt Timbul Sianturi.

Dalam bagian lain, dalam kasus pemboman Bursa Efek Jakarta (BEJ) dari 16
saksi yang akan diperiksa, polisi mendapat penjelasan mengenai proses
penempatan mobil yan menjadi tempat bom tersebut diletakkan. "Dari situ juga
diduga jumlah pelaku untuk sementara tiga orang dan saat ini dilakukan
pengembangan lebih jauh terhadap tiga orang tersebut," uajrnya.

Ia mengatakn bom itu diletakkan di Toyota Corona Mark II tahun 1980an dan
ciri-ciri para pelakunya tersebut sudah ada di tangan polisi, tapi tidak
disebarluaskan karena khawatir mengganggu proses penyidikan.

Saaf menegaskan pihaknya menghadapi kesulitan di TKP karena sudah
terkontaminasi dengan air setinggi 30 cm yang berasal dari sprinkler maupun
pihak pemadam kebakaran.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 18 Sep 2000 jam 12:43:12 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke