----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Jenderal Tyasno Dukung Gus Dur
KSAD: Pelucutan Senjata Itu Wajar

koridor.com [19 Sep, 5:58]

Kepala Staf TNI-AD (KSAD) Jenderal Tyasno Sudarto mendukung perintah
Presiden Abdurrahman Wahid kepada aparat untuk melucuti senjata pengawal
mantan Presiden Soeharto dan keluarganya yang bukan berasal dari TNI dan
Polri.

"Saya nilai wajar saja kalau harus melucuti senjata pengawal yang bukan
berasal dari TNI dan Polri," kata Tyasno Sudarto menjawab wartawan seusai
menghadiri panen padi perdana hasil kerja sama TNI-AD dengan masyarakat di
Bekasi, Jawa Barat, kemarin.

Tyasno menegaskan, pengawal presiden dan mantan presiden serta keluarganya
itu berasal dari institusi resmi, seperti anggota TNI atau Polri. Oleh
karena itu, apabila pengawal itu bukan berasal dari TNI dan Polri dinilai
keliru, apalagi kalau berasal dari kalangan sipil yang bersenjata api.

"Jadi, wajar saja kalau pengawal yang bukan berasal dari institusi resmi ini
senjatanya harus dilucuti," katanya seraya menambahkan bahwa pengawal sipil
bersenjata itu melanggar ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Hal senada disampaikan mantan Aster KSAD Mayjend TNI Saurip Kadi. Dia
menurut MI menilai perintah Gus Dur yang disampaikan saat berdialog dengan
masyarakat dan tokoh agama se-Sumatra Utara di Medan itu (koridor.com,
18/9), sebagai hal yang positif dalam kerangka demokratisasi dan supremasi
hukum.

"Gus Dur itu kan konsisten dalam masalah demokratisasi dan supremasi hukum,
jadi pernyataan beliau itu saya kira wajar-wajar saja dan mesti
ditindaklanjuti," kata Saurip Kadi di Jakarta kemarin.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 19 Sep 2000 jam 11:19:08 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke