Semoga bermanfaat ...! --- teguh66 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Date: Wed, 13 Apr 2005 04:09:19 -0000 > From: "teguh66" <[EMAIL PROTECTED]> > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: Fwd: [Songko] Pesan dari sahabat di Jepang > ttg " Gempa " > > > --- In [EMAIL PROTECTED], drajat drajat > <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > Note: forwarded message attached. > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Read only the mail you want - Yahoo! Mail > SpamGuard. > > SEMOGA BERMANFAAT. TOLONG SAMPAIKAN KE TEMEN2 > THANK'S. > > Gempa... > Lindu... > Earthquake.... > Jishin.... > > Apapun nyebutnya, yang jelas jenis bencana alam yang > satu ini lagi > jadi > pembicaraan orang di mana-mana, menyusul berbagai > tragedi besar yang > terjadi > akhir-akhir ini akibat gempa. Berdasarkan catatan 6 > bulan terakhir > ini, > berikut berbagai gempa yang terjadi di Indonesia > (tanah tumpah > darah) dan > Jepang (tanah tempat tinggal sementara ini): > > - 23 Octoboer 2004, gempa di Niigata prefektur, > Jepang. Kekuatan 6,8 > skala > Richter. > - 12 November 2004, gempa di pulau Alor, NTT, > Indonesia. Kekuatan 6 > Skala > Richter. > - 26 November 2004, gempa di Nabire, Papua, > Indonesia. Kekuatan 6,4 > skala > Richter. > - 29 November 2004, gempa di Hokkaido, Jepang. > Kekuatan 7,1 skala > Richter. > - 26 December 2004, gempa di Banda Aceh, Indonesia. > Kekuatan 8,9 > skala > Richter disusul gelombang tsunami dengan ketinggian > mencapai 48 > meter. > - 20 Maret 2005, gempa di Fukuoka prefektur, Jepang. > Kekuatan 7,8 > skala > Richter. > - 28 Maret 2005, gempa di pulau Nias, Indonesia. > Kekuatan 8,7 skala > Richter. > > (negara-negara yang lainnya sori sementara ini nggak > kecatet) > > Yang jelas juga, gempa-gempa yang terjadi itu > mengakibatkan ribuan > orang > meninggal dunia, entah berapa banyak yang luka-luka > dan entah berapa > rumah/bangunan yang runtuh. > > Apakah sekian banyak korban jiwa yang jatuh itu > disebabkan karena > susahnya > memprediksi kapan datangnya gempa, atau sedikitnya > informasi tentang > gempa > yang diketahui orang? Bisa jadi dua-duanya. Terus > terang, selama > tinggal > di Indonesia, gue gak tau sedikit-dikit acan tentang > gempa kecuali > yang > diajarin di buku Geografi. Lagian di Indonesia > sendiri juga relatif > jarang > ada gempa. Nggak heran kenapa penduduknya seolah gak > pedulian sama > bahaya > gempa ini. Pengetahuan gue baru bertambah sejak gue > tinggal di > Jepang, > negara yang kebetulan posisinya terletak di garis > zona pertemuan dua > lempeng bumi yang sering geser-geser. Disini gempa > memang sudah > seperti kejadian > "rutin" dan penduduknya sadar banget akan bahaya > gempa dan tau > banget apa > yang harus dilakukan kalau ada gempa. > > Baru-baru ini ada acara yang sangat menarik tentang > gempa di Fuji TV. > Disitu dijelasin gempa itu apa, apa aja impact-nya > dan gimana cara > penyelamatan > diri darurat yang bisa dilakukan setiap orang jika > terjadi gempa. > Mungkin > anak-anak Indonesia yang tinggal di Jepang juga > sempet nonton acara > ini. > Tapi buat yang nggak nonton, niiiiih... gue ceritain > yaa... > > Kalau gunung mau meletus, masih relatif memungkinkan > dilakukan > tindakan > antisipasi lebih awal, misalnya mengevakuasi > penduduk. Karena > aktivitas > perut gunung masih memungkinkan untuk dipantau. > Kalau angin typhoon > mau > dateng juga masih memungkinkan diketahui kapan > datengnya, dibaca > pergerakan > arahnya dan malah diukur kecepatannya. Tapi kalo > gempa itu > lain.......... > Gempa tidak bisa diprediksi lebih awal. > > Nggak ada penelitian yang bisa dengan tepat > memperkirakan kapan dan > dimana > gempa akan terjadi, serta seberapa besar > kekuatannya. Itulah sebabnya > kenapa > gempa itu sangat berbahaya. Tapiiiii.... biarpun > susah diprediksi > lebih > awal, ada beberapa fenomena alam yang patut > dicermati dan bisa > dianggap > sebagai alert tanda akan adanya gempa. > > 1. Mulai sekarang kalo jalan liat-liat ke langit... > Kalo di langit ada awan yang berbentuk aneh seperti > angin puting > beliung > atau seperti pohon atau seperti batang... pokoknya > bentuknya > berdiri/vertikal... kemungkinan besar itu adalah > awan yang disebut > Awan > Gempa yang biasanya muncul sebelum gempa terjadi. > > Contohnya seperti ini : > < > <http://fibs.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncatego > rized/kobejishingumo.jpg> > http://fibs.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncategor > ized/kobejishingumo.jpg> > Kobejishingumo > > ini adalah foto awan yang terlihat di Kobe sebelum > gempa besar Kobe, > Januari 1995. > < > <http://fibs.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncatego > rized/kumo1.jpg> > http://fibs.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncategor > ized/kumo1.jpg> > Kumo1 > < > <http://fibs.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncatego > rized/kumo2.jpg> > http://fibs.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncategor > ized/kumo2.jpg> > Kumo2 > < > <http://fibs.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncatego > rized/kumo3_1.jpg> > http://fibs.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncategor > ized/kumo3_1.jpg> > Kumo3_1 > < > <http://fibs.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncatego > rized/kumo4.jpg> > http://fibs.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncategor > ized/kumo4.jpg> > > Awan berbentuk aneh itu terjadi karena adanya > gelombang > elektromagnetis berkekuatan sangat besar dari dalam > perut bumi, > sehingga > 'menyerap' daya listrik yang ada di awan... Makanya > bentuk awannya > kayak > kesedot kebawah gitu. Gelombang elektromagnetis itu > sendiri terjadi > akibat > adanya pergeseran atau patahan lempeng bumi. > Tapiiiiiiii... kalo ada > awan > seperti itu di langit, belum tentu itu awan gempa > juga. Mungkin aja > karena > asap pesawat atau emang bentuk awannya dari sananya > udah begitu. > Nah, untuk > memastikan itu awan gempa atau bukan, coba liat no. > 2. > > 2. Coba lakukan uji medan elektromagnetis di dalam > rumah. > - Cek siaran TV, tiba-tiba brebet-brebet apa enggak. > - Kalo ada mesih fax, coba cek apakah lampunya > tiba-tiba blinking > padahal > lagi nggak transmit data. > - Coba suruh orang lain kirim fax ke kita, cek > apakah fax yang kita > terima > teksnya berantakan apa enggak. > - Coba matiin arus listrik. Cek apakah lampu neon > tetap menyala > redup/remang walaupun nggak dialiri arus listrik. > > Kalo TV tiba-tiba mbrebet, lampu fax blinking > padahal lagi nggak > transmitting, fax yang kita terima teksnya > berantakan dan lampu neon > tetep > nyala walaupun listrik mati, itu berarti memang > sedang terjadi > gelombang > elektromagnetis luar biasa yang kasat mata dan nggak > bisa dirasakan > manusia. > Tapiiii... kalo ada awan gempa di langit dan > terbukti ada gelombang > elektromagnetis luar biasa, belum tentu juga akan > terjadi gempa. > Nah, untuk > memastikan lebih lanjut, coba liat no. 3. > > 3. Perhatikan hewan-hewan. Amati apakah hewan-hewan > seperti "menghilang", > lari ngibrit atau bertingkah laku aneh/gelisah... > Biasanya insting > hewan > sangat tajam dan hewan bisa merasakan gelombang > elektromagnetis. > > Naaaahhhh... kalau tiga tanda tersebut diatas itu > ada atau terlihat > dalam > waktu bersamaan, maka anda-anda semua harus segera > melakukan tindakan > antisipasi. Tiga tanda tersebut kemungkinan besar > menunjukkan bahwa > memang > akan terjadi gempa berkekuatan besar. Sebisa mungkin > segera lakukan > tindakan > penyelamatan diri. > > Walaupun sudah keliatan di langit, awan gempa tetap > tidak > menunjukkan kapan > persisnya gempa akan terjadi. Awan seperti salah > satu foto diatas itu > keliatan di langit Kobe 8 hari sebelum gempa Kobe > terjadi tahun 1995. > Sebelumnya di tahun 1993, awan gempa terlihat satu > hari sebelum gempa > Kagoshima. Tapi awan seperti itu keliatan hanya 4 > jam sebelum > terjadi gempa > Niigata 2004. Makanya kalau memang liat awan gempa > dan memang sudah > ada > tanda-tanda seperti yang disebut diatas, secepat > mungkin selamatkan > diri > dan > keluarga untuk menghindari kemungkinan yang paling > buruk. > > Gimana kalau gempa besar keburu terjadi sedangkan > kita sama sekali > belum > siap-siap? Yaaah... selain pasrah dan berdoa, kalo > bisa juga sigap. > Cepat > buka pintu akses keluar lebar-lebar, tapi jangan > langsung lari > keluar. > Lebih > baik berlindung di bawah meja, karena kalau > berhamburan keluar rumah, > bisa-bisa nanti kepalanya ketiban benda-benda keras > yang berjatuhan > dari > atas. Kenapa harus buka pintu lebar-lebar? Karena > ditakutkan kalau > bangunan > rumah rusak akibat getaran, nanti bisa menekan > kebawah dan bikin > pintu jadi > macet, susah dibuka. Kalau rumah mau roboh dan pintu > nggak bisa > dibuka kan > malah bahaya, kita bisa ketimbun didalam. Makanya, > inget ya... > langsung > buka > pintu akses keluar. > > Gempa berkekuatan besar tentu saja ada impact-nya, > yang bisa berwujud > bencana jenis lain. Kalau skala gempanya besar dan > episentrumnya di > dasar > laut, kita harus selalu waspada akan bahaya > datangnya gelombang > Tsunami. > Tingginya gelombang bisa mencapai puluhan meter > seperti yang terjadi > di > Aceh, bisa juga cuma 2 meter-an. Tapi biarpun cuma 2 > meter, > gelombangnya > nggak main-main. Kekuatannya dahsyat (seperti nggak > habis-habis) dan > tekanannya bisa mencapai 190 kilogram. Bayangin > kalau badan ketimpa > beban > seberat itu.... > > Beberapa hal yang bisa dijadikan tanda akan > datangnya gelombang > Tsunami > adalah laut tiba-tiba menyurut sampai agak jauh > ketengah dan burung- > burung > laut terbang dengan kecepatan tinggi ke arah darat. > Kalau sudah > begitu, > jangan pake acara sempet ngambil-ngambilin ikan yang > ketinggalan di > pasir > deh...!!! Langsung lari ke daerah yang lebih > tinggi... SEGERA!!! > > Nah apa yang harus dilakukan kalo nggak sempet lari > sementara > Tsunami udah > di depan mata? Selain pasrah dan berdoa... Jangan > berlindung > di > balik tembok atau pagar beton karena bisa pecah dan > malah > membahayakan > orang > yang berlindung dibaliknya. Sebisa mungkin > berlindung di balik > rimbunan > tumbuhan (pohon/tanaman/semak/rawa). Kekuatan > gelombang jadi > terpecah dan > nggak memusat kalau membentur tanaman. Salah satu > rekaman video > waktu pas > kejadian Tsunami December kemarin menunjukkan > seorang turis bule > selamat > karena berlindung dibalik rimbunan pohon. > Betapa pun..... yang bisa meredam kekuatan alam > ternyata justru alam > itu > sendiri..... > > Impact lain dari bencana gempa bumi adalah > kebakaran. Seperti untuk > yang > satu ini, Jepang memang lebih rawan daripada > Indonesia, karena rata- > rata > bangunan rumah di Jepang terbuat dari kayu. Selain > itu penduduk > Jepang kalo > nyalain kompor nggak pake gas tabung elpiji seperti > di Indonesia, > melainkan > gas-nya udah disalurkan melalui saluran pipa-pipa > gas dibawah tanah > dari > perusahaan gas negara langsung ke rumah-rumah. Waktu > gempa Kobe > terjadi, > banyak rumah dan bangunan terbakar karena gempa > mengakibatkan > saluran pipa > gas dalam tanah pecah dan bocor. Tapi walaupun > begitu, ada baiknya > penduduk > Indonesia juga waspada akan bahaya kebakaran pasca > gempa, mengingat > banyak > lokasi pemukiman yang rapet-rapet... > > sehebat-hebatnya manusia,tetep aja dia cuma titik > kecil di dunia. > Tapi... Tuhan itu baik kok. > Buktinya, walaupun ada bencana alam dahsyat, manusia > tetap masih > diberi > kesempatan untuk menyelamatkan diri dan kalau > selamat supaya menjadi > manusia > yang lebih baik. Semoga berguna. Baiklah, sekian > dulu. > --- End forwarded message --- > > > > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ----------------------------------------------- INDOPB TURUT BERDUKA CITA UNTUK ACEH & SUMUT ----------------------------------------------- IndoPB - Indonesia PB User Group To Post a message, send it to: [EMAIL PROTECTED] To Unsubscribe,send a blank message to: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indopb/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
