From: S.Saud 

PUTUS CINTA
oleh Saumiman Saud *)

            Hubungan antara cowok dan cewek yang dibangun melalui perkenalan 
yang kemudian dilanjutkan dengan tahap yang lebih akrab yang kita sebut dengan  
hubungan percintaan atau pacaran, ternyata tidak semua nya berlangsung secaar 
mulus.  Nah hubungan yang dibina mungkin satu dua tahun bahkan lebih ini 
terkadang dapat hancur begitu saja di dalam sekejap dan menyisahkan kepingan 
kepedihan, keterlukaan dan tersayatnya hati, dilanjutkan dengan muncul rasa 
benci, dendam dan sebagainya. Cinta yang indah itu tiba-tiba berubah menjadi 
dendam dan kejam. 

             Ada orang bilang jarak antara cinta dan benci hanya sekitar satu 
garis batas, maknya riskan sekali, seperti "telur di ujung tanduk" Mengapa 
putus cinta ini mesti terjadi? Ada beberapa kemungkinan yang saya coba catat di 
bawah ini :

   Berpacaran secara long distance
      Sering kali jarak yang memisahkan seseorang dengan yang lain itu menjadi 
problem buyarnya pasangan ynag sudah sekian lama memadu cinta asmara. 
Komunikasi yang jarang, pertemuan yang minim menyebabkan hubungan menjadi 
renggang. Tadinya telah terbina dengan baik, namun karena berpisah dan jaraknya 
jauh membuat hubungan mulai terasa hambar, dan lama-kelamaan jadi tidak ada 
rasa apa-apa lagi. 

      Pada masa kini sudah lumayan, karena sarana komunikasi sudah begitu 
lancar bahkan sudah canggih sehingga komunikasi dengan Luar Negeri tidak 
bermasalah. Kalau 20 tahun yang silam kesulitan  komunikasi sangat terasa 
sekali, maka hubungan jarak jauh akan menjadi kehilangan jejak.

   Keterlibatan ortu
      Hingga hari ini masih belum dapat terlepas keterlibatan ortu terhadap 
masalah cinta atau pacaran anak-anaknya, padahal sering kali justru ortu selalu 
bertentangan dengan kemauan anak-anaknya. Terlalu dominannya ortu  juga sering 
membawa dampak negatif terhadap pergaulan dan pacaran anak-anaknya. Kadang 
orang juga menjadi  bingung, emangnya yang mau pacaran itu anaknya atau 
ortunya?  Memang cukup beralasan mengapa ortu tidak menyetujui siapa yang 
dipilih anaknya, selama hal tersebut masuk akal maka biasanya anak-anaknya 
dapat mematuhi.

       Namun sering kali juga merekan kelewatan batas, ada yang karena masalah 
matre dan harta, sehingga hal yang tidak diinginkan sering terjadi.  Ada banyak 
pasangan yang saya kenal, mereka sudah berpacaran cukup lama, namun karena ortu 
tidak setuju dan mereka memilih mematuhi ortu sehingga akhirnya putus hubungan 
percintaan. Kepada mereka yang dewasa  pemikirannya tentu tidak soal,  mereka 
dapat melewati kondisi ini dengan akal sehat, namun kepada mereka yang kurang 
dewasa kadang dapat membawa dampak fatal  yang berkelanjutan dengan stress 
sehingga harus berurusan dengan bagian psikologi. Masih beruntung kalau hanya 
batas psikologi, yang gawat kalau ada yang berusaha bunuh diri.

   Keterlibatan orang ke tiga
            Keterlibatan orang ke tiga biasanya dapat terjadi karena salah satu 
diantaranya yang tergoda atau tidak setia pada yang lain. Hal ini dapat terjadi 
kemungkinan besar karena kerengganan hubungan mereka, sibuk bekerja,  kurang 
perhatian satu dengan yang lain, atau seperti poin 1 tadi mereka berpacaran 
jarak jauh. Kadang memang tidak dapat disalahkan satu dengan yang lainnya, 
godaan cukup banyak di dalam pergaulan mereka itu, lagi pula adanya kesepian. 
Itu sebabnya yang  agak terjamin namun tidak 100% juga, mereka yang berpacaran 
itu mestinya saling mempelajari dan mengenal diri secara pribadi lebih 
mendalam. Kalau hanya satu dua bulan saling mengenal kemudian berpisah, maka 
sangat memungkinkan mereka putus di tengah jalan. 

   Tidak akur
      Bagi orang yang berpacaran,  bertengkar merupakan hal yang biasa karena 
dari sana mereka dapat mengetahui dan mempelajari karakter, watak dan sifat 
pasangannya. Memang ada pasangan yang hampir perfeks tidak pernah bertengkar, 
namun untuk kasus ini sangat jarang kita temukan. Yang menjadi luar biasa 
adalah saban hari ketemu dan bertengkar, jadi kadang terjadi yang berpacaran 
itu setiap hari menangis. Nah sebagai keputusan akhirnya pasangan yang demikian 
mengambil langkah berpisah. Memang lebih baik begitu sih, sebab kalau sudah 
menikah baru terjadi hal demikian kan parah, apalagi ajaran agama tidak boleh 
bercerai, maka ia akan menderita hingga mati gara-gara menikah.

   Karakter yang tidak mau berubah  
      Kadang persoalan karakter yang tidak mau diubah juga menjadi pergumulan 
pasangan yang berpacaran akhirnya dapat mengakibatkan mereka buyar kalau tidak 
ada yang mau berubah. Tentunya masalah karakter ini bukan yang bersifat sepele, 
tetapi menyangkut misalnya suka memukul, mabuk-mabuk, berjudi, dan obat bius, 
yang diperkirakan sangat menentukan masa depan keluarga. Nah selama yang 
pecandu ini tidak mau ubah diri, maka kemungkinan sulit untuk meneruskan 
hubungan mereka. Memang kalau seseorang yang sudah jatuh cinta, merekal tidak 
perduli dalam hal ini, namun kembali lagi saat ini sudah mulai banyak 
pemuda-pemudi yang berpikir logis, sehingga mereka tidak ingin keluarga mereka 
hancur hanya gara-gara karakter dan kebiasaan ini. 

      Sebenarnya masih banyak penyebab lainnya yang  dapat mengakibatkan 
seseorang putus cinta, namun saya pikir 5 hal ini sudah cukup mewakili.

Sekarang kita coba melihat akibat dari seseorang yang putus cinta :      

      Salah satu risiko pacaran adalah putus cinta, bagi mereka yang sudah  
berpacaran lama dan cinta telanjur mendalam sekali, tentu kepedihannya juga 
sangat mendalam. Tidak jarang saya menemkan akibat putus cinta ada orang yang 
bertekad tidak mau bercinta lagi. Dengan demikian kehidupannya tertutup sekali 
dengan lawan jenis. Kondisi ini masih tidak begitu berat dibandingkan ada yang 
gara-gara putus cinta, ia menjadi stress berat, kalau yang cewek menjadi suka 
seyum sendiri, melamun terus, lalu merias diri secantik-cantiknya namun takut 
bertemu cowok demikian juga si cowok suka berpenampilan necis, namun sembunyi 
terus di kamar, tingkah-lakunya menjadi aneh sekali. Dan yang paling fatal, ada 
yang bunuh diri akibat putus cinta, tentu sangat mengerikan sekali.

      Bagi mereka yang pacarannya belum lama, putus cinta masih dapat dianggap 
biasa, namun semua itu tergantung pada orang tersebut; makanya jangan main-main 
dengan cinta. Kalau yang cinta kilat sih, putus satu tumbuh seribu, namun 
kenyataannya kadang terjadi putus satu , ngak tumbuh-tumbuh lagi. Berpikirlah 
wajar dan logis, apabila anda bercinta, jangan sampai berakibat fatal, bercinta 
sangat bahagia, bercinta juga sangat bahaya.   Mazmur 34:19 berkata:"TUHAN itu 
dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang 
remuk jiwanya."

*) Penulis adalah alumni SAAT Malang, saat ini tinggal di San Jose, California. 
Artikel ini diambil dari bukunya yang berjudul PACARAN ITU ASYIKK 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/IYOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
     Mailing List Jesus-Net Ministry Indonesia - JNM -
Daftar : [EMAIL PROTECTED]
Keluar : [EMAIL PROTECTED]
Posting: [email protected]

Bantuan Moderator : [EMAIL PROTECTED]
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=- 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jesus-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke