penjelasan ini merakyat banget :) 

thanx atas penjelasannya mas :) jadi lebih paham saya....:)

--- In [email protected], mujoko mujoko <mujoko.muj...@...> wrote:
>
> Wa'alaikum salam mas Mudzakkir
> 
> Bayangkan Sekolah punya Collection Murid.
> Saat mengquery Sekolah jika relasinya
> 1.Eager maka data murid juga akan diambil. Artinya Sekian ribu murid akan di
> load ke memory :D
> 2.Lazy maka data murid hanya diambil IDnya saja data lainnya enggak dan jika
> diperlukan bisa di query lagi.
> 
> Bayangkan Suami punya Istri (asumsi istrinya hanya bisa Satu) maka jika
> 1.Eager,. dan saat pak RT mengquery Suami maka pak RT dapet Istri juga
> selain Suami
> 2.Lazy,dan saat pak RT mengquery Suami maka pak RT dapet Suami saja, sedang
> Istri hanya dikasih  (KTP) IDnya saja
> Pak RT hanya butuh Suami, kalo mengquery istri warga, bisa diamuk istri di
> Rumah dan itu gak bagus
> 
> Moral Story
> Gunakan Eager sebijak mungkin, gunakan pada saat memang Saat sebuah table
> dibutuhkan dan table relasinya pasti dibutuhkan (Sayur butuh Garem). Bentuk
> querynya kalo dilihat bakal ada join table :) .
> Gunakan Lazy dan perlu waspada dengan lazy initialization Exception (bisa
> pake Hibernate.initialize()). Gak bagus juga buat kesehatan kalo ternyata
> Butuh Sayur tapi garemnya belakangan karena musti bolak-balik ke dapur
> (Database).

Kirim email ke