Sebenarnya keduanya tidak bisa dibandingkan apple-to-apple. StringTokenizer kan menghasilkan token satu per satu. Jadi lebih cocok untuk pemrosesan data yang besar.
Sedangkan String.split() menggunakan regex yang artinya lebih fleksibel dalam menentukan delimiter. Soal API-nya menyarankan penggunaan String.split() saya kira tidak perlu harus diikuti. Selama StringTokenizer tidak di-mark sebagai deprecated maka sampai Java 2.0 keluar juga seharusnya class ini masih ada. 2010/5/19 Nashroulloh <[email protected]> > > Dear all, > > Menanggapi posting Ifnu di thread sebelah "Tentang System.gc()" > Boleh tolong dijelaskan lebih lanjut mengenai statement "menggunakan > StringTokenizer instead of split()" > Krn setahu saya, API merekomendasikan split() > Juga menyempatkan search: > http://www.coderanch.com/t/409659/java/java/Difference-between-StringTokenizer-split > > regards, > Nasrul

