Title: FW: Butuh dukungan dan Solidaritas Bikers
Gimana nih BIKERS???

-----Original Message-----
From: Roy Iskandar M [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: 25 Juli 2005 13:28
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: <CBR CLUB> Butuh dukungan dan Solidaritas Bikers


Dari Milist sebelah, butuh dukungan

Pembangkangan sosial atas larang naik motor di Sudirman-Thamrin-Kuningan. Caranya: hari pertama larangan
itu diberlakukan, kita ramai-ramai naik motor melawati
Sudirman-Thamrin-Kuningan (dengan tetap memakai helm,
melengkapi
surat kendaraan, SIM, kelengkapan
kendaraan). Kalau jumlahnya ada 100 orang saja, pasti
efek politiknya akan lain. (siapa mau gabung?)

Yang begini-begini tak ada cara lain kecuali dilawan
secara terbuka. Lagipula, sudah lama pengendara motor
dimarjinalkan. Bayangkan, motor tak bisa melintasi
Semanggi dan harus memutar di bawah jembatan antara
jam 6-22. Logikanya, pengguna jalan yang rentan jadi
korban tindak kejahatan seperti pengedara motor
(karena tidak tertutup dan terlindung seperti mobil)
justru disuruh lewat jalan yang gelap, becek,
berlubang, dan berputar.

Demikian pula di by pass DI Panjaitan. Motor justru
harus lewat pinggir, sementara mobil bisa lewat
tengah, di bawah naungan jalan tol layang. Bayangkan
bila hujan atau panas terik. Mobil yang sudah ada
atapnya, masih diatapi jalan tol. Sementara pengguna
motor yang tanpa atap, justru diberikan akses jalan
yang tanpa atap pula. Luar biasa bodohnya bukan?

Belum lagi di gedung-gedung perkantoran. Pengendara
motor sangat didiskriminasi. Perhatikan di gedung
Bursa Efek Jakarta. Parkir motor ditempatkan di luar
gedung, berdesakan, terkena panas, dan hujan,
sementara mobil berada di basement. Pengendaranya pun,
seperti kawan-kawan jasa kurir, harus berjalan jauh
hanya untuk mengantar sehelai
surat.

Itu dari sisi lokasi parkir. Belum lagi dari sisi
akses. Bila ke hotel-hotel bintang
lima, para
pengendara motor jangan harap bisa menurunkan
penumpangnya di depan lobi, biarpun hujan deras, topan
badai, petir halilintar, atau matahari ngamuk. Cuma
pengendara mobil yang boleh. Padahal motor tidak makan
tempat dan ini semata-mata hanya agar para tamu hotel
tak mendapat pemandangan buruk (melihat motor lalu
lalang di depan hidungnya).

Demikian pula dengan gedung perkantoran lainnya. Di
Setia Budi Building Kuningan, misalnya, motor tak
boleh lewat pintu depan, dan harus berputar melalui
pintu belakang. Di
sana pun, tak ada tempat parkir
motor. Harus parkir di pinggir jalan dan dijaga tukang
parkir partikelir (walaupun Secure Parkir juga tak
kalah partikelirnya kalau ada kasus kendaraan hilang).

Di Hotel Four Season lebih gila lagi, motor bahkan tak
boleh masuk sama sekali dengan alasan keamanan.
Padahal, dalam sejarah peledakan bom-bom dahsyat di
Indonesia, kasus mana sih yang pelakunya naik motor?

Pendek kata, pengendara motor adalah warga kelas dua.
Padahal, sama-sama pembayar pajak. Tingkat kerusakan
jalan aspal juga bukan disebabkan oleh motor.

Harus diakui, kadang pengedara motor memang
menyebalkan. Udah tahu tak anti hujan, eh, tak bawa
jas hujan pula. Akibatnya berteduh di bawah fly over
dan membuat kemacetan. Belum lagi tingkahnya yang
kadang ugal-ugalan, main serobot kanan-kiri. Tapi ini
kan tidak bisa dijadikan alasan untuk membuat
peraturan yang diskriminatif. Sebab, soal ugal-ugalan
dan tak tertib berlalu lintas, tak hanya monopoli
pengedara motor.

Kembali ke usul pembangkangan sosial tadi, setelah
melalui tiga rute itu, ratusan pengendara motor menuju
balai
kota dan unjuk rasa menuntut REFORMASI TOTAL
(anggap saja hiperbola). Gimana?

pengendara motor
B 7777 TL
dandhy

Turut Mendukung
Pengendara GL MAX L 5489 T
Rachmat

Pengendara Yamaha RXZ B 5934 HI
e.r.i.c

Widi Asmoro
Pengendara motor B 3010 SU




------ End of Forwarded Message


Milis ini merupakan ajang pertukaran informasi seputar masalah Sepeda Honda Karisma antar sesama pengendara dan Pencinta sepeda motor Honda Karisma.

Kalau ingin me-reply, mohon pesan yang tidak di perlukan dan sudah panjang di hapus agar message tidak terlalu panjang

Jangan mem-posting message yang tidak ada Hubungannnya dengan Milis ini, SPAM Mail, Junk Mail, SARA.





SPONSORED LINKS
Motorcycle accessory Motorcycle parts Automotive maintenance
Automotive radiators


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke