Hmmmm........................
"Positive Thinking" yg bisa mengalahkan semuanya.







"RUDI BGR" <[EMAIL PROTECTED]> on 12/23/2005 03:33:09 PM

Please respond to [email protected]

To:   [email protected]
cc:    (bcc: Eddy Yulianto/MKI)
Subject:  [Honda-Karisma] Kegundahan Part-2 (The Last Part, Kalo mo naggapin yg
      bergizi ya...)




Assalamuallaikum Wr, Wb,
Bros sekalian, (Semua isi adalah pemikiran pribadi, tidak ada sangkut pautnya
dengan pihak2 terkait)

Mohon maaf kalo saya seolah2 mendikte atau mengatur2. Muatan saya hanya dalam
tataran memberikan pandangan dan lebih kearah menjaga keutuhan silaturahmi
dengan seluruh Karisma Mania dimanapun berada........(bukan mau sok idealis,
berempathy dll.).

Dan Mohon maaf isi postingan dah jauh dari tujuan utama milist ini untuk tukar
pikiran yang berkaitan dengan Motor Karisma.

Dengan semakin membesarnya member milist, yang saat ini yang berlatar belakang
cukup beragam baik dari statistik jenis pekerjaan atau aktifitas, statistik
status (berkeluarga/ tidak), berdasarkan wilayah bermukim  atau latar belakang
aktifitas Club atau bukan.

Saya berusaha seobyektif mungkin mengangkat permasalahan2 yang yg sedang
mengemuka akhir2 ini, dengan harapan menghasilkan hasil yang lebih menyejukan/
positif/ produktif dan dapat dipahami banyak pihak (nunggu yg lain kelamaan,
makin lama makin berseliweran bau tidak sedap). Yang saya rasakan akhir2 ini
dalam milist banyak rekan spt merasa kurang nyaman, gundah, terkotak2, menyakiti
rekan, memicingkanmata dengan acuh, muak, mual, lesu darah dll. Segala sesuatu
yang melemahkan persaudaraan.

  1.. Apa sih yang membuat kita sama.......? Just Honda Karisma (125/ D/ X),
thats All...........nothing else........
  2.. Apa sih yang membuat kita beda........? Teman Selinting dalam member
milist atau bukan, Member lama atau  baru, Member aktif atau kurang aktif,
Member Club Karisma atau Bukan, tidak sejalan atau sejalan (pemikiran),
Sewilayah atau bukan dll.
Akhir-akhir ini memang dirasakan kumparan milist selalu berkutub pada point 2,
ketika kumparan ini sudah sedemikian membesar dan berpotensi 'badai' kenapa ya
kita tidak selalu melihat point 1...?, selalu yang dimajukan selalu point 2
lagi, Kenapa......? karena sifat manusia yang mobile kebutuhannya, harapannya,
kecerdasannya dari sifat sosialnya, yang mana selain sisi positifnya juga
didalamnya banyak bumbu2 negatif ( Alteregoisme, Egoisme, cinta akan kelompok
sosial dll.). kenapa tidak beralih ke point No. 1..?, ....karena Karisma 'Just'
benda Mati yang kalo dah dibahas bab per bab akan habis. Coba kalo point 2,
pasti melebarnya bisa kemana2.............jadi yang dominan adalah......?
(simpulin sendiri).....dan ini menurut saya normatif sekali....cuman gimana
mengantisipasi ekses negatifnya........itu mungkin yang penting.

Saya coba menggelontorkan kegundahan saya (walaupun kegundahan kerjaan &
keluarga lebih banyak, tapi  hal ini jg bener2 menjadi 'ketombe' melulu beberapa
hari hidup Gw......cara yg paling gampang memang sih subscirbe aja, tapi
kemanapun pergi pasti Gw bawa/mengondol kegundahan ini kemana-man.....risi
juga........Subscribe terakhir aja deh...).

Urutan bukan skala prioritas, semua prioritas (tinggal genting apa tidaknya
aja).
1. 'Chapter milist' atau mencari teman sewilayah
2. Milist menjadi, Club atau 'komunitas'
3. Pengelompokan (tanpa wujud).
4. Merchandise.

  a.. 'Chapter Milist' Vs. Istilah domisili/Mencari teman sewilayah.
    a.. Berkembangnya wacana Kopdar perwilayah, DOKAR, PENDEKAR, CIPASERA  dll.
sejauh merupakan istilah dalam sebutan wilayah domisili atau menghimpun teman2
searah dalam tujuan pulang sepertinya masih relevan dan dirasakan memberikan
suasana akrab dijalan maupun dilingkungan domisili.
    b.. Akan tetapi apabila sampai meningkat menjadi Chapter atau Kopdar rutin
dirasakan hal ini akan lebih banyak nilai negatif dan perkembangan kedepan akan
menjadi mengkotak-kotakan keakraban sesama miliser. Bahkan dikhawatirkan
berpotensi perpecahan (menurut saya pribadi, just remaining).
  b.. Milist menjadi, Club atau 'komunitas'
    a.. Semakin banyak member dan semakin banyak aktifitas saat ini akan selalu
memberikan tantangan ide akan mengkoordinir lebih intens dan rapih. Dan hal ini
pasti akan selalu menyerempet akan dibuatkan atau aturan main baku organisasi
atau lebih kearah AD/ART.
    b.. Selama ide itu muncul pasti kita  juga akan selalu berfikir akan
menstrukturkan secara resmi organisasi milist ini.
    c.. Dan selama ini diperjuangkan akan timbul ide susulan menjadi Club atau
komunitas terstruktur dengan aturan main bagi member2nya.
    d.. Pemahaman akan ide ini sudah beberapa kali dijabarkan serta
disimulasikan oleh teman-teman Club menjadi suatu distorsi atas satu perkumpulan
resmi dalam satu wilayah tertentu, dan distorsi ini akan selalu produktif
menghasilkan produk2 bernilai negatif dimasa datangnya, bahkan overlaping yang
kurang produktif dan lebih cendrung menimbulkan 'tubrukan'/ekses yang tidak
perlu.
    e.. Dan hal ini dah sama-sama kita maklumi dan perlu untuk dihindari.
    f.. Untuk format terbaik tanpa mengurangi kreatifitas milist itu sendiri
berkembang, seiring bertambahnya member dan harapan2 member, selanjutnya kita
serahkan pada Owner dan BOM. Yang jelas guidance dan koridornya nya dah sama-sam
kita maklumi.
  c..  Pengelompokan (tanpa wujud).
    a.. Hal ini sulit untuk dihindari apalagi pake kata 'ditertibkan' segala,
kalo Gw rasa menurut pribadi sih ini normatif sejauh dalam konteks umum selalu
mengedapankan kepentingan bersama bukan mengedapankan hasrat sesaat sebagian
orang.
    b.. Dimana kita berpijak disitu langit dijunjung.
    c.. Yang perlu dikhawatirkan dengan pengelompokan tersebut adalah sisi lain,
membuat iri orang, eksklusif, superior dan yang paling buruk adalah munculnya
prasangka buruk terhadap hal dimaksud (Contoh aja deh : Apabila kita di dalam
kendaraan umum kita melihat beberapa orang dihadapan kita berbisik2 sementara
kita sendiri memperhatikan, apa yang akan terjadi dalam benak kita..?, meskipun
yang dibisikan tidak ada hubungan dengan kita. Apakah kita  merasa nyaman dengan
keadaan tersebut. Kecuali sens of sensitifity kita dah ilang/hilang 'sinyal').
    d.. Beberapa kasus terhadap hal yang sama, akan menjadi trend sendiri untuk
diikuti tanpa disadari oleh sebagian yang lain, yang juga mempunyai hubungan
alteregoisme (Cara pandang/paradigma berfikir yang sama).
    e.. Ini sih Ilmu aja dari temen2 psikologi loh, berkembangnya cara bersosial
spt ini akan menumpulkan seseorang dalam mengatur keberpihakan yang sesuai hati
nurani/fair (jagan dipolemikan, namanya juga bagi2 ilmu).
  d.. Merchandise.
    a.. Untuk yang satu ini perlu pendalaman serta diskusi2 serta mengambil
banyak contoh kasus diluar dan internal yg sdh ada, dimana didalam perjalananya
ternyata memberikan ekses yang sebenarnya aturan mainnya sama sekali belum ada
objectivenya (Melanggarkah atau tidak melanggar, berlebihan atau tidak
berlebihan, serampangan atau tidak serampangan, legal atau ilegal dll.).
    b.. Dan untuk hal ini apakah perlu di bentuk komisi khusus (resmi ditunjuk
Owner) atau cukup komisi timpal menimpali di milist secara frontal saja.....?
let's make choice.....
    c.. Yang paling parah seperti kejadian Jaket dan kemeja, jangan sampai
ketika sdh selesai baru dipermasalahkan. Yang dirasakan oleh pihak2 tertentu
malah adalah tidak fairnya dengan kejadian Sticker Milist pertama kali yang
cukup mulus di launching tanpa dipermasalahkan hingga saat ini.
    d.. Menghidari hal tersebut akan lebih baiknya disesuaikan pada butir
pertama dan kedua (yang sdh ya sdh yg selanjutnya mari kita bicarakan baik2).

Demikian kegundahan saya pribadi, butir2 kegundahan saya berikut pandangan saya
terhadap hal dimaksud bukan suatu solusi, akan tetapi hanya sekedar sekaligus
meluapkan kegundahan pribadi. Semoga menjadi inspirasi teman2 yang lain untuk
dapat berbagi dalam koridor yang postitif, bergizi serta dalam tali persaudaraan
yang kental tanpa harus menyakiti, melukai dan lain sebagainya. Dan semoga
membri semangat positif juga buat yang lain.

Mohon maaf apabila ada statment yang menyingung serta memprovokasi, sejauh saya
mengetik kegundahan ini, jauh dari rasa/niatan tersebut.



Wassalam,

RUDI BGR
F 6157 AG
Just Ordinary Man & bukan siapa2


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/KqTolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Milis ini merupakan ajang pertukaran informasi seputar masalah Sepeda Honda 
Karisma antar sesama pengendara dan Pencinta sepeda motor Honda Karisma.

Kalau ingin me-reply, mohon pesan yang tidak di perlukan dan sudah panjang di 
hapus agar message tidak terlalu panjang

Jangan mem-posting message yang tidak ada Hubungannnya dengan Milis ini, SPAM 
Mail, Junk Mail, SARA.

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/karisma_honda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 
Assalamuallaikum Wr, Wb,
Bros sekalian, (Semua isi adalah pemikiran pribadi, tidak ada sangkut pautnya dengan pihak2 terkait)
 
Mohon maaf kalo saya seolah2 mendikte atau mengatur2. Muatan saya hanya dalam tataran memberikan pandangan dan lebih kearah menjaga keutuhan silaturahmi dengan seluruh Karisma Mania dimanapun berada........(bukan mau sok idealis, berempathy dll.).
 
Dan Mohon maaf isi postingan dah jauh dari tujuan utama milist ini untuk tukar pikiran yang berkaitan dengan Motor Karisma.
 
Dengan semakin membesarnya member milist, yang saat ini yang berlatar belakang cukup beragam baik dari statistik jenis pekerjaan atau aktifitas, statistik status (berkeluarga/ tidak), berdasarkan wilayah bermukim  atau latar belakang aktifitas Club atau bukan.
 
Saya berusaha seobyektif mungkin mengangkat permasalahan2 yang yg sedang mengemuka akhir2 ini, dengan harapan menghasilkan hasil yang lebih menyejukan/ positif/ produktif dan dapat dipahami banyak pihak (nunggu yg lain kelamaan, makin lama makin berseliweran bau tidak sedap). Yang saya rasakan akhir2 ini dalam milist banyak rekan spt merasa kurang nyaman, gundah, terkotak2, menyakiti rekan, memicingkanmata dengan acuh, muak, mual, lesu darah dll. Segala sesuatu yang melemahkan persaudaraan.
 
  1. Apa sih yang membuat kita sama.......? Just Honda Karisma (125/ D/ X), thats All...........nothing else........
  2. Apa sih yang membuat kita beda........? Teman Selinting dalam member milist atau bukan, Member lama atau  baru, Member aktif atau kurang aktif, Member Club Karisma atau Bukan, tidak sejalan atau sejalan (pemikiran), Sewilayah atau bukan dll.
Akhir-akhir ini memang dirasakan kumparan milist selalu berkutub pada point 2, ketika kumparan ini sudah sedemikian membesar dan berpotensi 'badai' kenapa ya kita tidak selalu melihat point 1...?, selalu yang dimajukan selalu point 2 lagi, Kenapa......? karena sifat manusia yang mobile kebutuhannya, harapannya, kecerdasannya dari sifat sosialnya, yang mana selain sisi positifnya juga didalamnya banyak bumbu2 negatif ( Alteregoisme, Egoisme, cinta akan kelompok sosial dll.). kenapa tidak beralih ke point No. 1..?, ....karena Karisma 'Just' benda Mati yang kalo dah dibahas bab per bab akan habis. Coba kalo point 2, pasti melebarnya bisa kemana2.............jadi yang dominan adalah......? (simpulin sendiri).....dan ini menurut saya normatif sekali....cuman gimana mengantisipasi ekses negatifnya........itu mungkin yang penting.
 
Saya coba menggelontorkan kegundahan saya (walaupun kegundahan kerjaan & keluarga lebih banyak, tapi  hal ini jg bener2 menjadi 'ketombe' melulu beberapa hari hidup Gw......cara yg paling gampang memang sih subscirbe aja, tapi kemanapun pergi pasti Gw bawa/mengondol kegundahan ini kemana-man.....risi juga........Subscribe terakhir aja deh...).
 
Urutan bukan skala prioritas, semua prioritas (tinggal genting apa tidaknya aja).
1. 'Chapter milist' atau mencari teman sewilayah
2. Milist menjadi, Club atau 'komunitas'
3. Pengelompokan (tanpa wujud).
4. Merchandise.
 
  • 'Chapter Milist' Vs. Istilah domisili/Mencari teman sewilayah.
    • Berkembangnya wacana Kopdar perwilayah, DOKAR, PENDEKAR, CIPASERA  dll. sejauh merupakan istilah dalam sebutan wilayah domisili atau menghimpun teman2 searah dalam tujuan pulang sepertinya masih relevan dan dirasakan memberikan suasana akrab dijalan maupun dilingkungan domisili.
    • Akan tetapi apabila sampai meningkat menjadi Chapter atau Kopdar rutin dirasakan hal ini akan lebih banyak nilai negatif dan perkembangan kedepan akan menjadi mengkotak-kotakan keakraban sesama miliser. Bahkan dikhawatirkan berpotensi perpecahan (menurut saya pribadi, just remaining).
  • Milist menjadi, Club atau 'komunitas'
    • Semakin banyak member dan semakin banyak aktifitas saat ini akan selalu memberikan tantangan ide akan mengkoordinir lebih intens dan rapih. Dan hal ini pasti akan selalu menyerempet akan dibuatkan atau aturan main baku organisasi atau lebih kearah AD/ART.
    • Selama ide itu muncul pasti kita  juga akan selalu berfikir akan menstrukturkan secara resmi organisasi milist ini.
    • Dan selama ini diperjuangkan akan timbul ide susulan menjadi Club atau komunitas terstruktur dengan aturan main bagi member2nya.
    • Pemahaman akan ide ini sudah beberapa kali dijabarkan serta disimulasikan oleh teman-teman Club menjadi suatu distorsi atas satu perkumpulan resmi dalam satu wilayah tertentu, dan distorsi ini akan selalu produktif menghasilkan produk2 bernilai negatif dimasa datangnya, bahkan overlaping yang kurang produktif dan lebih cendrung menimbulkan 'tubrukan'/ekses yang tidak perlu.
    • Dan hal ini dah sama-sama kita maklumi dan perlu untuk dihindari.
    • Untuk format terbaik tanpa mengurangi kreatifitas milist itu sendiri berkembang, seiring bertambahnya member dan harapan2 member, selanjutnya kita serahkan pada Owner dan BOM. Yang jelas guidance dan koridornya nya dah sama-sam kita maklumi.
  •  Pengelompokan (tanpa wujud).
    • Hal ini sulit untuk dihindari apalagi pake kata 'ditertibkan' segala, kalo Gw rasa menurut pribadi sih ini normatif sejauh dalam konteks umum selalu mengedapankan kepentingan bersama bukan mengedapankan hasrat sesaat sebagian orang.
    • Dimana kita berpijak disitu langit dijunjung.
    • Yang perlu dikhawatirkan dengan pengelompokan tersebut adalah sisi lain, membuat iri orang, eksklusif, superior dan yang paling buruk adalah munculnya prasangka buruk terhadap hal dimaksud (Contoh aja deh : Apabila kita di dalam kendaraan umum kita melihat beberapa orang dihadapan kita berbisik2 sementara kita sendiri memperhatikan, apa yang akan terjadi dalam benak kita..?, meskipun yang dibisikan tidak ada hubungan dengan kita. Apakah kita  merasa nyaman dengan keadaan tersebut. Kecuali sens of sensitifity kita dah ilang/hilang 'sinyal').
    • Beberapa kasus terhadap hal yang sama, akan menjadi trend sendiri untuk diikuti tanpa disadari oleh sebagian yang lain, yang juga mempunyai hubungan alteregoisme (Cara pandang/paradigma berfikir yang sama).
    • Ini sih Ilmu aja dari temen2 psikologi loh, berkembangnya cara bersosial spt ini akan menumpulkan seseorang dalam mengatur keberpihakan yang sesuai hati nurani/fair (jagan dipolemikan, namanya juga bagi2 ilmu).
  • Merchandise.
    • Untuk yang satu ini perlu pendalaman serta diskusi2 serta mengambil banyak contoh kasus diluar dan internal yg sdh ada, dimana didalam perjalananya ternyata memberikan ekses yang sebenarnya aturan mainnya sama sekali belum ada objectivenya (Melanggarkah atau tidak melanggar, berlebihan atau tidak berlebihan, serampangan atau tidak serampangan, legal atau ilegal dll.).
    • Dan untuk hal ini apakah perlu di bentuk komisi khusus (resmi ditunjuk Owner) atau cukup komisi timpal menimpali di milist secara frontal saja.....? let's make choice.....
    • Yang paling parah seperti kejadian Jaket dan kemeja, jangan sampai ketika sdh selesai baru dipermasalahkan. Yang dirasakan oleh pihak2 tertentu malah adalah tidak fairnya dengan kejadian Sticker Milist pertama kali yang cukup mulus di launching tanpa dipermasalahkan hingga saat ini.
    • Menghidari hal tersebut akan lebih baiknya disesuaikan pada butir pertama dan kedua (yang sdh ya sdh yg selanjutnya mari kita bicarakan baik2).
 
Demikian kegundahan saya pribadi, butir2 kegundahan saya berikut pandangan saya terhadap hal dimaksud bukan suatu solusi, akan tetapi hanya sekedar sekaligus meluapkan kegundahan pribadi. Semoga menjadi inspirasi teman2 yang lain untuk dapat berbagi dalam koridor yang postitif, bergizi serta dalam tali persaudaraan yang kental tanpa harus menyakiti, melukai dan lain sebagainya. Dan semoga membri semangat positif juga buat yang lain.
 
Mohon maaf apabila ada statment yang menyingung serta memprovokasi, sejauh saya mengetik kegundahan ini, jauh dari rasa/niatan tersebut.
 
 
 
Wassalam,
 
RUDI BGR
F 6157 AG
Just Ordinary Man & bukan siapa2

Kirim email ke