source : http://hericz.blogsome.com/2005/09/29/tutorial-menambal-ban-motor-i/

September 29, 2005

Tutorial Menambal Ban Motor I

Filed under: Tutorial - hericz @ 7:42 am

*oleh-oleh dari yogya*

Setiap orang yang sudah cukup lama mengendarai motor pasti pernah mengalami yang namanya ban bocor, atau di yogya disebut "ke-ban-an". Tentu saja ini bukan pengalaman yang menyenangkan, tetapi harus dihadapi dan dijalani dengan tenang.

Kemarin saat di Yogya, sempat juga kena ban bocor. Untunglah tak jauh dari tempat ban diindikasikan bocor cukup dekat dari lokasi pakar tambal ban. Segera aku dan kakakku meluncur ketempat praktek tersebut, sebuah tambal ban workshop di sebelah utara kampus IKIP/UNY Yogyakarta. Daripada nongkrong di luar, aku masuk ke ruang periksa dan memperhatikan bagaimana sang pakar beraksi.

Alat dan Bahan
- Kunci pas (gambar 1), untuk membuka dop ban (apapun namanya, maksudnya tonjolan logam tempat memasukkan udara ke dalam ban). Siapkan bersama alat-alat bengkel lainnya.
- Jugilatorâ„¢/Cungkilizerâ„¢ (gambar 2): untuk membuka/mencungkil/menjugil ban luar motor. (gambar 2).
- Ember, untuk memeriksa kebocoran ban. Pilih ember dengan mulut yang lebar
- Texturizer: untuk membuat tekstur kasar pada ban sebelum dilem, bisa menggunakan gergaji besi bekas.
- Alat pemanas + penjepit (gambar 3).
- Lem karet
- Push pin dan kain lap
- Penambal, gunakan potongan ban bekas berukuran sekitar 7x7cm. Potong ujung-ujungnya supaya tidak meruncing. Bagian meruncing mudah mengelupas jika digunakan untuk menambal.
- Kompressor

Alat yang diperlukan

Algoritma Tambal Ban
I. Persiapan
- Pasang standar tegak pada motor
- Cari benda asing yang menyebabkan kebocoran, apabila ada paku atau benda tajam, segera singkirkan.
- Buka terlebih dahulu dop ban dalam. Gunakan kunci pas untuk membuka penguncinya (gambar 4).

Membuka ban

II. Membuka Ban
- Selipkan cungkilizer diantara ban luar dan velg (gambar 5).
- Tarik cungkilizer ke arah luar hingga ban luar keluar dari velg (gambar 6), tahan jangan sampai lepas.
- Selipkan cungkilizer ke dua sekitar 10 cm dari cungkilizer pertama, tarik keluar seperti langkah sebelumnya
- Teruskan sampai kira-kira setengah ban keluar dari jalur velg, pada keadaan ini ban luar sudah bisa dikeluarkan dari velg. Tarik dengan kuat! (gambar 7).
- Keluarkan ban dalam, mulai dari bagian dop terlebih dahulu. Biarkan ban dalam menggantung dan terjepit diantara ruji-ruji dan shock breaker.

III. Memeriksa kebocoran
- Periksa ban dalam tersebut, apakah terdapat lubang yang tampak jelas oleh mata. Jika sudah sobek atau pecah sebaiknya beli ban baru saja. Jika lubang masih seukuran jarum atau tidak tampak, teruskan pada langkah berikutnya.
- Gunakan kompressor untuk memompa udara ke dalam ban, tidak perlu terlalu keras kira-kira 1-2 Psi saja.
- Dekatkan ember berisi air ke ban motor, dan mulai periksa ban dalam tersebut dengan cara mencelupkannya (gambar 8) .

Memeriksa kebocoran

- Untuk memudahkan orientasi awal dan akhir, mulailah pada bagian dop.
- Tekan ban dalam air, jika terdapat bagian yang bocor akan muncul penampakan gelembung air, jika tidak lanjutkan bagian sebelahnya.
- Jika ditemukan gelembung udara pertanda kebocoran, gunakan push pin sebagai tanda (gambar 9). Cobloskan saja pada bagian yang berlubang. Hati-hati, jangan sampai tembus ke bagian sebaliknya.
- Jangan berhenti saat sudah menemukan satu kebocoran, teruskan saja siapa tahu terdapat multiple-leak-occurences.
- Setelah selesai memeriksa dan menemukan titik-titik kebocoran, angkat ban dan keringkan dengan lap. Apabila dirasa terlalu lama, cukup keringkan pada bagian yang bocor saja. Ingat jangan sampai Push Pin terlepas.
- Untuk selanjutnya, Area disekitar munculnya penampakan bocor diatas kita sebut dengan APBD (Area Penampakan Bocor Diatas).


--
[026_mod_andriy]
http://www.inbike.org
http://mod-inbike.fotopic.net/

Milis ini merupakan ajang pertukaran informasi seputar masalah Sepeda Honda Karisma antar sesama pengendara dan Pencinta sepeda motor Honda Karisma.

Kalau ingin me-reply, mohon pesan yang tidak di perlukan dan sudah panjang di hapus agar message tidak terlalu panjang

Jangan mem-posting message yang tidak ada Hubungannnya dengan Milis ini, SPAM Mail, Junk Mail, SARA.





YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke