http://www.kompas.co.id/ver1/Metropolitan/0702/01/160036.htm
Banjir, Siapkan Busi Cadangan
Laporan Wartawan Kompas Cokorda Yudhistira

BEKASI, KOMPAS - Sepeda motor tiba-tiba mati dan sulit dihidupkan setelah 
melewati genangan air? Segera cabut dan periksa busi. Bersihkan lobang busi dan 
gunakan busi baru.

Demikian petunjuk Triatmo, pemilik sekaligus mekanik Japa Motor, Tambun 
Selatan, bagi para pengendara sepeda motor yang mengalami masalah tersebut. 
Ditemui Kamis (1/2) siang, Triatmo sedang memperbaiki sebuah sepeda motor yang 
mati lantaran terjebak banjir di komplek perumahan Graha Prima, Tambun Selatan.

Triatmo menyarankan, busi yang pernah terkena air sebaiknya jangan lagi 
digunakan. Langkah berikutnya, keringkan lubang busi. Baru kemudian pasang busi 
baru.
Apabila air masuk ke knalpot, kata Triatmo, segera cari tempat yang kering. 
Posisikan sepeda motor sehingga bagian belakang lebih rendah daripada bagian 
depan.

Setelah sepeda motor hidup kembali, ujar Triatmo, segera ke bengkel terdekat 
dan lakukan penggantian oli. Dikhawatirkan, air sudah sempat masuk dan 
bercampur dengan oli sehingga merusak oli. "Kalau dibiarkan, kerusakan akan 
lebih parah dan biayanya lebih mahal," ujarnya.

Sekadar perbandingan, penggantian busi umumnya ditarif Rp 10.000, sedangkan oli 
bervariasi tergantung merek yang dipakai. Sementara untuk servis ringan, 
Triatmo mengaku mengenakan biaya Rp 15.000 per sepeda motor.

Sepanjang Kamis siang, Triatmo mengaku sudah kedatangan belasan pemilik sepeda 
motor yang ngadat dan mati lantaran terjebak banjir. Selain akibat busi basah, 
sepeda motor itu tiba-tiba mati lantaran air masuk ke karburator.

Kang Prie
B 6758 KCY
#Bebek gak bisa Renang
KHCC#038
YM: kang_pri

Kirim email ke