Tul semua yang dibilang Henry sang Harimau Nyengir alias Bodats. Pontennya 100.
Masalah merk & type HT yang dipake, ada sedikit sharing yang bagus nih. 

Setau ane, rekan-rekan di RAPI biker belum tentu menggunakan HT yang baru. 
Malah untuk daily user, para RAPI biker pake HT rekondisi (second) dari merk 
yang sudah mumpuni, seperti dari ICOM type IC2N (yang terkenal disebut ICON 
'korek' karena untuk pindah channel harus dikorek pake kuku jari). Merk ini 
banyak dipake karena sudah terbukti tahan pakai. Kalo mo yang sedikit bagus 
ya pake layar digital & tombol tekan.

Karena kondisinya yang second itu pula, mereka leluasa mengexplor kemampuan HT 
(karena engga sayang takut rusak kali ya, hehehehe), seperti menambahkan 
Booster & pasang power supply (sehingga HT engga usah dicharge2 di luar lagi). 
Semuanya itu dipasang di motor masing2.

Untuk merk, selain merk2 yang udah mumpuni seperti ICOM, MOTTOROLA or ALINCO, 
merk2 dari daratan Cina juga udah lumayan bagus (seperti halnya HP kali yeee). 
Malah ada HT yang bisa sekalian denger radio FM. Jadi kalo tidak ada transmisi 
kita bisa denger radio tuh, lumayan sih inovasinya.

Oh ya, RAPI menggunakan frekwensi VHF (Very High Frekwensi). Kalo UHF (Ultra 
High Frekwensi) biasanya dipake aparat2 & sejenisnya.

Wassalam,
ONE khcc 064




________________________________
Dari: henry parasian <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 5 Februari, 2009 21:43:12
Topik: RE: [karisma_honda] Re: (OOT) : Koq Rakom'ers pade sepi ajeee nie



Untuk alex, referensi darimana cuy batre ht cuma 2 jam? Jangan-jangan batre 
handphone lo kali yak? He...3x! Kemampuan batre tergantung merek, daya jangkau, 
kondisi cuaca dan geografis hingga durasi berkomunikasi. Setiap kali tombol PTT 
(Push To Talk) di tekan, maka daya batre akan langsung berkurang. Lain halnya 
jika hanya dalam keadaan Solo Bandung alias standby, maka batre bisa bertahan 
seharian penuh (pernah gue coba). Lalu tergantung juga dengan merk. Merk 
motorola misalnya, biasanya lebih kencang sinyalnya namun konsekuensinyanya 
batre cepat panas dan cepat abis dayanya. Banyak faktor untuk soal batere mah. 

Kalo cuma untuk sesekali touring, gak usah pake antena pecut. Kurang effektif. 
Fungsi antena plus booster adalah untuk menguatkan daya yang berimbas ke 
wilayah jangkauan yang lebih luas daripada menggunakan antena bawaan HT. Dan 
perlu diingat juga, cakupan ketika radio komunikasi diam (tidak bergerak) dan 
bergerak (saat touring) akan tergantung pula pada wilayah geografisnya. Duhh... 
jadi panjang nih. Ya udah lah, nanti diadakan saja diskusi rakom di Mcdusit 
atau di manalah...

KHCC satu enam tiga...
sepuluh dua tiga 


smart bastard!

http://bodats. wordpress. com/

--- Pada Kam, 5/2/09, Alex Setia <alex.se...@relife. co.id> menulis:

Dari: Alex Setia <alex.se...@relife. co.id>
Topik: RE: [karisma_honda] Re: (OOT) : Koq Rakom'ers pade sepi ajeee nie
Kepada: "karisma_honda@ yahoogroups. com" <karisma_honda@ yahoogroups. com>
Tanggal: Kamis, 5 Februari, 2009, 5:37 PM


Direkomendasikan dong jenis Rakom yang harga terjangkau, mudah untuk setting 
frekwensi !, Frekwensi yang dipake apakah UHF or VHF, ? terus juga apakah bisa 
disetting dimotor portable charge dimotor buat pemakaian jangka waktu yang 
lama, mengingat baterai HT maksimal hanya 2 jam saja, sedangkan kalo kita 
turing saja, lebih dari itu ?
   Alex Setia


*kaloadadanalebihmob elijugaah* 

________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! 



      Sikap Peduli Lingkungan? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers. 
http://id.answers.yahoo.com

Kirim email ke