Sebelum puasa main-main jarak deket ke sini dulu yuk .... setiap lewat
Jonggol selalu liat penunjuk arah ke Peternakan Rusa :)

sumber :
http://www.mlancong.com/index.php?option=com_content&view=article&id=238:melihat-rusa-dari-dekat-di-cariu&catid=34:demo-category
=========================================
 Melihat Rusa dari Dekat di Cariu
<http://www.mlancong.com/index.php?option=com_content&view=article&id=238:melihat-rusa-dari-dekat-di-cariu&catid=34:demo-category>

*” Masih jauh Pak, kurang lebih setengah jam lagi,” jawab penduduk setempat
ketika saya bertanya dimana lokasi Penangkaran Rusa Cariu. Karena menurut
catatan yang ada lokasinya tidak begitu jauh dari Cibubur, kurang lebih 43
kilometer.*
Namun setelah melewati Cibubur, Taman Buah Mekarsari, ternyata saya masih
harus berkendara sekitar 1,5 jam lagi ke arah Jonggol. Kalau jalannya bagus
mungkin bisa ditempuh dalam waktu satu jam dari Cibubur, tapi karena
sebagian ruas jalan ada yang bergelombang dan sedang diperbaiki maka
perjalanan menjadi lebih lama.
[image: Wana Wisata Taman Pendidikan Rusa]
[image: Jalanan turun menuju lokasi]
[image: Gerbang tak berpenghuni]
[image: Selamat datang]
[image: Petugas loket yang siap melayani pengunjung]
[image: Indahnya jembatan gantung]
[image: Sungai Cibeet]
[image: Penangkaran rusa 200 m lagi]
[image: Jalanan yang teduh]
[image: Jalanan menanjak]

Setelah beberapa kali bertanya akhirnya papan petunjuk “Penangkaran Rusa
Cariu” pun terlihat dari jauh, Aduuh senengnya setelah menempuh perjalanan
hampir 2,5 jam dari Bekasi. Lokasi tepatnya di Desa Buana Jaya, Kecamatan
Tanjung Sari, Kabupaten Bogor.

Menuju Lokasi jalanan menurun tajam sebelum akhirnya bertemu gapura masuk
yang sudah rusak. Lokasi parkir mobil terletak sekitar 50 meter dari gapura
ini, dan setelah itu kita harus berjalan kaki untuk melihat rusa. Setelah
membayar tiket masuk, Rp 8.000/orang dan parkir mobil Rp. 6.000, maka saya
segera melangkah menuju tempat penangkaran rusa.

Dari loket pembayaran saya harus melewati jembatan gantung sepanjang 50
meter menyeberangi sungai Cibeet yang lumayan lebar. Jembatan gantung dari
bambu dengan ditopang tali besi, asyik sekali buat foto-foto. Beberapa
pengunjung lain juga tampak tidak mau melewatkan kesempatan di atas jembatan
gantung ini, nampak beberapa rombongan sedang asyik berfoto ria.

Perjalanan menuju tempat penangkaran masih harus dilanjutkan dengan berjalan
kaki sepanjang 200 meter lagi. Suasana teduh, pohon rindang di kanan-kiri
jalan dengan udara yang segar membuat jalan kaki yang lumayan jauh tidak
terasa.
[image: Teduhnya suasana]
[image: Gerobak tak bertuan]
[image: Taman untuk bersantai]
[image: Ada monyet bergaya..he..he..]
[image: Ada tanaman cokelat juga]
[image: Jembatan bambu]
[image: Tampak rusa dari gazebo]
[image: Rusa in action]
[image: Cantiknya rusa totol]
[image: Menanti makanan]
[image: Ayo foto aku...]

Mendekati lokasi penangkaran rusa tampak lapangan hijau nan luas dan indah
dengan latar belakang pegunungan. Menuju lokasi mata saya langsung tertuju
pada sebuah anjungan bambu dengan panjang sekitar 60 meter yang berakhir
pada sebuah gazebo. Sungguh pemandangan yang indah siang itu, berada di atas
anjungan melihat rusa-rusa yang berkumpul di lapangan hijau dengan latar
belakang pegunungan. Sempat membuat saya tertegun sesaat melihat keasrian
dan keindahan alam Cariu ini.

Melihat rusa-rusa berkumpul membuat saya tak tahan untuk segera turun dan
melihat dari dekat. Ternyata rusa-rusa tersebut cukup jinak. Terbukti ketika
saya turun dari gazebo malah rusa-rusa tersebut mendekat dan meminta
makanan. ,”Total rusa yang ada disini 65 rusa Pak, dimana 60 adalah rusa
dewasa dan 5 adalah anak yang dihasilkan dalam penangkaran,” Kata Pak Yudit
salah satu pegawai honorer yang bertugas disini.
[image: Santai ah...]
[image: Bengong melihat pengunjung]
[image: Ngumpul]
[image: Gazebo]
[image: Lokasi outbond]
[image: Pengunjun yang sedang bersantai]
[image: Kuncen Taman Rusa]
[image: Pak Yudit dalam kesendirian menanti SK]

Pak Yudit sudah bertugas di Penangkaran Rusa Cariu hampir 7 tahun lamanya,
namun sampai kunjungan saya Minggu lalu ( 18 Juli 2010 ) masih berstatus
sebagai honorer dengan gaji hanya ratusan ribu rupiah. Harapan Pak Yudit
tidaklah muluk-muluk, agar secepatnya bisa diangkat menjadi PNS. Semoga saja
aparat terkait membaca review ini dan SK buat Pak Yudit segera turun.

Ada tiga jenis rusa yang ada di Cariu, yaitu : Rusa Jawa (Cervus Timorenis),
Rusa Bawean (Axix Kuhlii) dan beberapa rusa Totol (Axis Axis). Makanan rusa
sendiri adalah dedak, buah-buahan, rumput, wortel dan lain-lain. Yang
membuat unik adalah bahwa rusa-rusa yang ada disini memang sudah ada sejak
dari dulu, tidak didatangkan dari tempat lain.

Selain penangkaran rusa, tempat ini juga menyediakan fasilitas outbond
seperti flying fog, tenda, camping ground dan lain-lain. Penangkaran Rusa
Cariu saya rekomendasikan untuk dikunjungi. Ayo, tengoklah rusa-rusa di
Cariu ini dari dekat...!

*By : AMGD*

=========================================

-- 
"Motorcycling - Adventouring - Enjoying Life"
Communication & Admin Media JDDC
----------------------------------------------
http://www.jddc-online.com/
http://andryberlianto.wordpress.com/
----------------------------------------------

Kirim email ke