Siapa yang masih suka nyampah ?

sumber :
http://www.p-wec.com/content/id/go_green/hindari_budaya_nyampah.html
=============================
Hindari Budaya Nyampah 12 Cara Mengurangi Budaya Nyampah


 [image: 12 Cara Mengurangi Budaya Nyampah]

Menurut bahasa, budaya diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi
dan akal manusia. Sedangkan sampah memiliki arti material sisa yang tidak
diinginkan setelah berakhirnya suatu proses atau barang yang dibuang karena
tidak terpakai lagi. Tapi, jika ditarik dan digabung arti dari dua suku kata
di atas apakah termasuk dalam budi dan akal manusia karena cenderung
diartikan negatif.

Sampah dapat dibedakan menjadi dua jenis pertama adalah sampah anorganik
atau non organik. Sampah ini berasal dari sumber daya alam tak terbarui
seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri yang
penguraiannya memerlukan waktu lama hingga ratusan tahun bahkan ada sampah
yang tidak dapat dihancurkan yakni sterofoam. Sebagian zat anorganik secara
keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya
dapat diuraikan melalui proses yang cukup lama misalnya botol kaca, plastik,
dan kaleng.

Yang kedua adalah sampah organik. Sampah ini terdiri dari bahan-bahan
penyusun tumbuhan dan hewan yang berasal dari alam yang proses penguraiannya
memerlukan waktu relative pendek dan berlangsung secara alami alami seperti
sayuran, kulit buah, dan daun. Proses penguraianya pun relative gampang dan
secara alami akan hancur dengan waktu relatif pendek.

Indonesia dengan jumlah penduduk hingga 225 juta setiap hari menghasilkan
sampah baik organik maupun anorganik dengan perbandingan jumlah hampir sama.
Permasalahan utama adalah kesadaran masyarakat akan membuang dan memproses
serta memilah sampah masih sangat rendah dengan didukung sistem pengelolaan
sampah yang masih buruk.

Jumlah sampah yang dihasilkan setiap hari di Indonesia hingga mencapai
11,330 ton per hari. Jika diambil rata-rata maka setiap orang menghasilkan
sampah sebesar 0.050 Kg per hari. Jika jumlah sampah itu dihasilkan dalam
hitungan hari tinggal dikalikan dengan tahun, maka sampah yang dihasilkan
hingga mencapai 4.078.800 ton.


*Berapa lama sampah non organic bisa dihancurkan oleh alam?*

Agar alam bisa menguraikan atau menghancurkan sampah anorganik diperlukan
waktu yang lama, coba lihat data di bawah ini:

   - plastik diperlukan waktu 50-100 tahun untuk terurai
   - puntung rokok 10 tahun
   - kaleng soft drink (alumunium) 80-100 tahun
   - kardus 5 bulan
   - kulit jeruk 6 bulan
   - kulit sepatu 25-40 tahun
   - kertas 2-5 bulan, baterai 100 tahun
   - sterofoam tidak dapat diuraikan
   - almunium 80-100 tahun
   - plastik (bungkus detergen dll) 50-80 tahun
   - kantung plastik (tas kresek) diperlukan waktu 10 hingga 20 tahun untuk
   hancur.

Apa jadinya lingkungan atau bumi kita ini kalau setiap orang orang membuang
sampah sembarangan, pasti akan jadi planet sampah. Plastik saja baru bisa
hancur setelah 50 sampai 100 tahun, yang lebih ngeri lagi strefoam ternyata
tidak bisa hancur!

Sudah saatnya kita mulai menjadi orang yang "beradab" dengan menghindari
budaya nyampah. Berikut adalah tips-tips untuk mengurangi budaya nyampah:

   1. Kumpulkan sampah pada tempatnya, jangan membuang sampah sembarangan.
   Membuang sampah di sembarang tempat adalah cisir orang yang tidak "beradab".
   2. Pisahkan masing-masing jenis sampah, misalnya sampah organic dan non
   organik
   3. Lakukan reduce (kurangi), re-use (gunakan kembali), recycle (olah
   kembali)
   4. Jika belanja ke mall, toko atau super market, bawa tas kantong belanja
   sendiri, anda tidak harus selalu menerima bungkus plastik yang diberikan
   toko tersebut. Kebanyakan bungkus plastik hasil belanja tersebut selalu
   menjadi sampah.
   5. Jika membeli produk pilihlah produk yang meminimalkan bungkus,
   seringkali suatu produk itu dibungkus secara berlebihan dan ini akan jadi
   sampah.
   6. Belilah produk yang bisa diisi ulang, karena ini akan mengurangi
   sampah dari botol bekas kemasannya
   7. Jika untuk bepergian, ke kantor atau sekolah, hindari beli air kemasan
   (aqua) di botol-botol kecil, akan lebih baik jika anda membeli botol
   permanen yang bisa dipakai berulang-ulang dan anda tinggal mengisi ulang
   airnya saja, tanpa perlu beli botolnya lagi.
   8. Jika anda hendak tamasya atau rekreasi ke alam, selalu bawa kantong
   sampah sendiri, karena seringkali di tempat wisata tersebut tidak disediakan
   tempat sampah. Bawa pulang sampah non organic anda, jangan pernah
   meninggalkannya di alam.
   9. Ingatkan jika orang lain sering nyampah
   10. Sediakan tempat sampah dengan jumlah yang cukup di rumah dan kantor
   11. Mulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan dan.
   12. Mulai dari sekarang

Kembali ke 
atas<http://www.p-wec.com/content/id/go_green/hindari_budaya_nyampah.html#top>
Informasi ini disebarluaskan oleh:

*Petungsewu Widllife Education Center (P-WEC)* www.p-wec.com

=============================

--

-- 
"Motorcycling - Adventouring - Enjoying Life"
Communication & Admin Media JDDC
----------------------------------------------
http://www.jddc-online.com/
http://andryberlianto.wordpress.com/
----------------------------------------------

Kirim email ke