dear om momod, minta bentwith dikit yah, smoga berkenan, trims.






sumber (http://edorusyanto.wordpress.com)



twitter: @edorusia







artikel lain

  





Honda Tak Tertandingi di Jawa Timur

 

 

HONDA tak terkejar di Jawa Timur (Jatim). Volume penjualan
sepeda motor Honda yang diageni PT Astra Honda Motor (AHM) hanya bisa dipepet
oleh produk PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI).

Wilayah yang mengontribusi 15,57% terhadap penjualan sepeda
motor nasional pada Januari-Juni 2010, menjadi lahan empuk Honda. Pada enam
bulan pertama 2010, Honda mampu menguasai 49,70% pasar sepeda motor di Jatim
dengan total penjualan sebanyak 279.386 unit. Artinya, kawasan Jatim merupakan 
penyumbang
16,76% dari total penjualan Honda. Jatim di posisi kedua terbesar penyumbang
penjualan Honda, sedangkan di nomor wahid adalah Jawa Barat (Jabar) dengan
total penjualan 326.790 unit (19,62%).

Jatim yang berpenduduk lebih dari 37 juta jiwa, ternyata
juga menjadi primadon penjualan sepeda motor YMKI dan PT Suzuki Indomobil Sales
(SIS). Sepanjang Januari-Juni 2010, kontribusi Jatim menempati posisi kedua
terbesar terhadap YMKI dan SIS. 

Yamaha di Jatim menempati posisi kedua dengan total penjualan
sebanyak 242.836 unit dengan market share sebesar 43,20%. Sedangkan, kontribusi
Jatim terhadap total penjualan Yamaha sebesar 14,81%.  

Persaingan Honda dan Yamaha di Jatim sepanjang Januari-Juni
2010 masih didominasi Honda. Dari enam bulan, Yamaha hanya sempat mendahului
Honda pada Januari 2010, ketika itu Yamaha menjual sebanyak 40.536 unit,
sedangkan Honda sebanyak 39.031 unit. Selebihnya, Honda melenggang di depan.

Sepanjang enam bulan pertama 2010. wilayah Jatim
menyerap 562.154 sepeda motor anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia
(Aisi), atau sebesar 27,27% dari total penyerapan sepeda motor Jawa yang
sebanyak 2,06 juta. Jawa masih favorit penjualan sepeda motor anggota Aisi,
dibandingkan wilayah-wilayah lain di Indonesia. Pada periode tersebut, Jawa
mengontribusi 57,11% terhadap penjualan sepeda motor nasional yang mencapai 3,6
juta unit. (edo rusyanto)



  artikel lain


Kirim email ke