dear om momod, maaf menyita benwithnya dikit yah, smoga berkenan, trims.

  

sumber (http://edorusyanto.wordpress.com)

  

twitter: @edorusia

  

  

  artikel lain

    

    

Sterilisasi Busway Cegah Kecelakaan?



 



PENGENDARA sepeda motor Suzuki Thunder B 6154 NVB
melaju berupaya mendahului Bajaj roda tiga. Malang, Herman Sugandi (68),
pengendara sepeda motor tersebut menyenggol Trans Jakarta. Ia terjatuh dan
tergilas roda Trans Jakarta. Nyawa warga Solear, Tangerang itu, tak tertolong. 



Kejadian di
perempatan Kwitang, Jakarta Pusat, Senin, 3 Mei 2010 pagi tersebut, menambah
panjang deretan korban kecelakaan Trans Jakarta. Tahun lalu, 16 korban tewas
dan 36 luka-luka. Sedangkan pada 2008, tercatat 7 korban tewas dan 42 korban
luka. Tahun 2010, hingga Juli 2010, diperkirakan sudah lebih dari 5 orang
tewas. Salah satu pemicu kecelakaan adalah masuknya kendaraan non Trans Jakarta
di lintasan bus khusus tersebut. Tak heran jika kemudian terbersit pembersihan 
jalur dari
kendaraan non Trans Jakarta.



Trans Jakarta atau
yang kondang disebut busway, mulai Senin (2/8/2010) dibersihkan (sterilisasi)
dari kendaraan lain.

Maklum, sejak dioperasikan pada 2004, jalur busway kerap kali dijadikan 
alternatif
oleh kendaraan lain. Penumpukan kendaraan di jalur arteri memaksa para
pengendara pindah ke busway. Walau, tak jarang sekadar memindahkan kemacetan ke
jalur busway yang kini sudah memiliki 8 koridor.

Jalur atau koridor yang menjadi santapan kendaraan lain bukan semata di koridor
yang belum dioperasikan. Jalur yang sudah dioperasikan pun disikat, apalagi di
malam hari.



Situs resmi Trans
Jakarta, http://www.transjakarta.co.id, menyebutkan, sepanjang
enam tahun sejak dioperasikan, Transjakarta sudah melayani 8 koridor dan telah
mengangkut penumpang rata-rata 250.000 orang per hari. “Kami selalu berupaya
memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan melakukan evaluasi
dan pengawasan dengan berkoordinasi instansi terkait dan dukungan dari
masyarakat,” tulis DA Rini, kepala BLU Transjakarta Busway.



Pembersihan jalur
busway dari kendaraan lain merupakan salah satu upaya mencairkan kemacetan yang
selama ini menggelayuti Jakarta yang hanya memiliki panjang jalan 7.650 km. Di 
sisi
lain, jumlah kendaraan yang melintas ditaksir tak kurang dari 8 juta unit. 



Kini, Trans Jakarta
yang memiliki panjang trayek 143,35 km dengan 426 armada, diharapkan mengurangi
penggunaan kendaraan pribadi di Jakarta dan pada ujungnya mengurangi kemacetan.
Tentu saja, juga diharapkan mengurangi potensi kecelakaan di jalan. Sehingga
tak perlu lagi ada Sugandi-Sugandi lain. (edo rusyanto)





  artikel lain




Kirim email ke