Salam,


Apakah ada di antara Anda yang dapat membantu saya? 

Begini, saya akan membuat sebuah tulisan tentang berbagai aspek penggunaan buah pala, 
biji pala dan fuli pala. Saya tertarik pada aspek-aspek pematangan buah pala serta 
sampai sejauh mana pala dapat mempertahankan kesegarannya pada berbagai kondisi 
penyimpanan dan pengepakan, bukan pada buah pala yang kering tetapi yang masih segar 
dan masih mengandung minyak pala.

Yang ingin saya ketahui adalah: Bagaimana sebenarnya profil buah pala yang matang itu 
(apakah buah pala menghasilkan zat ethylene, apakah buah pala matang di pohon atau di 
luar pohon, apakah buah pala sensitif terhadap ethylene, apakah suhu atau kelembaban 
mempengaruhi proses pematangan)? Barangkali seperti pisang yang dapat diambil ketika 
buahnya sudah tua tetapi belum matang dan akan menjadi matang setelah 2 minggu atau 3 
minggu disimpan atau di dalam pengiriman, atau mungkin seperti nanas, yang hanya bisa 
matang di pohon namun dengan teknik penyimpanan yang benar dapat bertahan segar selama 
2 sampai 3 minggu?

Apabila pertanyaan-pertanyaan tsb ada yang dapat menjawab, saya akan senang sekali 
karena akan saya terjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan menjadi alat bantu bagi 
petani-petani kita yang nantinya ingin memberikan informasi kepada calon pembeli buah 
pala dari luar negeri, baik untuk keperluan restoran, industri obat dlsb. Saya juga 
berterima kasih apabila ada di antara Anda yang dapat memberikan rujukan ke mana saya 
dapat menghubungi orang yang banyak mengerti tentang buah pala, atau kalau ada di 
antara anda yang tahu di mana saya dapat membeli buah pala segar yang matang, kebun 
pala dlsb.


Terima kasih, saya tunggu informasinya.


David Sofyan Subiyanto

Kirim email ke