Manfaat tanaman yang satu ini ternyata tak sedikit. Mulai dari 
      menghilangkan nyeri gigi, sampai kolera. Apa yang menyebabkan Kecubung 
      (Datura metel linn) banyak khasiatnya?


      "Semua bagian tumbuhan ini yaitu akar, tangkai, daun, bunga, buah dan 
      bijinya mengandung senyawa-senyawa alkaloid yang dikenal sebagai zat 
      bius," jelas Prof Jane Chang pimpinan SEA Medicine Researach Institute di 
      Singapura. 

      Alkaloid yang sebagian terdapat dalam akar dan biji tumbuhan kecubung, 
      memiliki kadar antara 0.4 - 0.9%. Sedangkan dalam daun dan bunganya kadar 
      alkaloid tersebut terdiri dari hyosiamin (atropin) dan skopolamin. Senyawa 
      alkaloid membuat sifat racun daun kecubung sangat keras, sehingga hanya 
      dipakai sebagai obat luar saja.

      Bagaimana memanfaatnkannya? Seperti disebutkan siaran pers yang dirilis 
      South East Asian Medicine Research Institute, November 2000, akar kecubung 
      dapat digunakan untuk obat kolera. 

      Sepotong akar kecil digiling dengan sedikit jahe dapat menyembuhkan sakit 
      asma. Akar kecubung juga bisa digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri 
      pada gigi yang sakit, dengan cara menggosokkan akat tersebut pada gusi .

      Daun-daun yang segar dapat digunakan untuk membersihkan ketombe. Tumbukan 
      daunnya dicampur bawang merah dan jahe dapat mengobat sakit pinggang, 
      linu-linu pada otot, dan sendi-sendi serta penyakit encok. Daun kecubung 
      juga bisa digosokkan sebagai obat luar pada pipi yang terkena sakit gigi. 

      Daun yang direbus dapat dioleskan pada kaki untuk mengobati reumatik dan 
      pembengkakan. Rendam daunnya dalam minyak kelapa dan dapat dipakai sebagai 
      obat tetes untuk sakit telinga yang berbisul. 

      Caranya? Tujuh atau delapan helai daun kecubung diiris halus kemudian 
      dikeringkan (dijemur matahari). Irisan daun yang kering itu lalu dicampur 
      dengan lima sendok makan minyak kelapa murni dalam botol. 



      Botol yang telah diisi campuran dan minyak kelapa diletakkan di panas 
      matahari selama 14 hari atau botol ditaruh di panci yang berisi air 
      mendidih selama 1 jam.

      Selanjutnya bila minyak tersebut hendak dipakai, ampas daun lebih dahulu 
      di buang. Cara memakainya dengan meneteskan ke dalam telinga secara 
      teratur. Minyak kecubung ini bisa disimpan lama. 

      Bunga kecubung bisa juga digunakan sebagai obat, baik hanya bunga saja 
      maupun dicampur dengan daunnya. Untuk mengobati sakit telinga juga dapat 
      menggunakan ekstrak bunganya. Bunga disimpan dalam bentuk kering, tetapi 
      pengeringan yang telalu lama menyebabkan berkurangnya kandungan alkaloid.

      Biji yang ditumbuk kemudian dicampur dengan minyak dapat digunakan untuk 
      menggosok tulang yang terserang reumatik serta pembengkakan akibat sifilis 
      dan bisul.

      Merokok kecubung pada umumnya dilakukan untuk mengobati penyakit asma. 
      Untuk itu biasanya digunakan daunnya bahkan sering bungannya dan 
      kadang-kadang akar atau bijinya. Bahan-bahan tersebut dikeringkan dahulu 
      lalu dicampur dengan rokok sigaret baru dihisap.

      Keracunan kecubung dapat diobati dengan menggunakan campuran jahe dengan 
      air kelapa muda.(Jihan F Labetubun) 





Kirim email ke