Oh iya, saya juga dari Medan, Pak Tupang. Kayaknya di Medan banyak ya Pak.
Di tempat tetangga saya buah pace itu kalau masak jatuh berserakan lonyot di
tanah dan tidak dimanfaatkan.
Menurut saya buah pace tidak sama dengan buah nona. Buah nona itu kalau
masak rasanya manis seperti sirsak dan daging buahnya kalau dimakan seperti
berpasir dan warnanya coklat terang.
Sedangkan buah pace itu warnanya kuning terang dan apabila masak warnanya
kuning dengan menerawang coklat, berair dan lembek. Baunya khas. Bagi yang
belum terbiasa bisa mual dengan mencium baunya. Tapi kalau sudah terbiasa
rasanya mau nambah lagi menciumnya. Dari baunya sepertinya saya enggan
untuk memakannya dan sampai sekarang saya belum pernah makan buah pace
matang. Ya, sekedar gemas ingin melahapnya tapi saya emoh hehehe. Ibu saya
sering menggunakan pace yang masak untuk mencuci. Cuma saya nggak tau
supaya apa. Teman saya juga sering makan rujak pace muda.
Untuk bisa tumbuh, pohon pace tidak memerlukan perawatan khusus. Biasanya
tumbuh di daerah tropis dan lembab. Walaupun butuh cahaya matahari, pace
subur berbuah banyak apabila terlindung dari panas matahari sebagian.
> ----------
> From: Richard Sigmund S.[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: 23 April 2001 10:44
> To: '[EMAIL PROTECTED]'
> Subject: RE: [kebunku] Mengkudu
>
> Sewaktu saya kecil di kota Medan, sering disebut buah Nona (orang sering
> menyebutnya Noni). Buahnya kalau dipandang membuat kita ngiler karena
> warna
> kuningnya lembut dan buahnya lembut berair. Kayaknya mudah tumbuh didaerah
> beriklim sedang dan bertanah basah. juga bisa tumbuh di dekat parit.
>
> salam
> richard/
>
> > ----------
> > From: [EMAIL PROTECTED][SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> > Sent: Monday, April 23, 2001 9:11 AM
> > To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: RE: [kebunku] Mengkudu
> >
> > Pohon Mengkudu ini cocoknya hidup di daerah apa ya ?? Bagaimana tingkat
> > kesulitan hidupnya ? Adakah perawatan khusus terhadap tanaman seperti
> ini
> > ?
> >
> > Terimakasih lho informasinya .
>
---
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED]