Mohon dikirimkan bacaan Suroh Alfatihah sebagai rasa duka cita kita
yang sedalam-dalamnya....
50 JAMAAH SALAT SUBUH TERKUBUR HIDUP-HIDUP DI BANJARNEGARA
- BANJARNEGARA - Indonesia kembali berduka. Bencana datang silih
berganti. Belum usai masalah banjir bandang di Jember,Jawa Timur,
bencana datang lagi. Kini di Banjarnegara Jawa Tengah. Sedikitnya 106
orang tewas akibat tertimbun
tanah longsor. Yang memilukan, dari korban tersebut diyakini ada 50
orang tewas ketika salat subuh berjamaah di satu mesjid.
Bencana alam tanah longsor terjadi di Dusun Gunungraja,
Sijeruk,Banjarmangu,Banjarnegara,Jawa Tengah, Rabu pagi menelan
korban jiwa dan harta benda. Sampai pukul 18:00 kemarin, sudah
mencapai 106 tewas.
Dari jumlah itu, baru 12 jenazah yang berhasil ditemukan petugas,
sedangkan sisanya diperkirakan masih tertimbun tanah. Saat ini proses
evakuasi terus berlangsung. Tim SAR gabungan berusaha mengevakuasi
para korban, kata kepala Kesbanglimas Pemprov Jawa Tengah Ristanto.
Menurut Ristanto, yang tertimbun tanah longsor tercatat 104rumah.
Selain rumah penduduk, longsoran tanah juga menimbun mesjid dan
bangunan SD Gunungraja.
Jumlah warga lebih dari 200 orang. Namun sebagian selamat karena
mereka sudah menyelamatkan diri sebelum puncak tanah longsor terjadi.
Setelah kita data, 96 orang diduga kuat masih tertimbun, kata
Ristanto.
Ia juga membenarkan, puluhan warga yang tengah menunaikan ibadah
Salat Subuh di Masjid Gunungraja, ikut tertimbun tanah longsor.
Jumlah persisnya,pejabat yang satu ini belum mau menyebutkan. Hanya
menurut beberapa warga diperkirakan 50 orang.
Tanah longsor ini terjadi Rabu (4/1) pagi tadi pukul 05:00. Pagi itu
hujan turun deras di lokasi kejadian. Hujan itu sudah turun beberapa
hari. Takala penduduk terlelap tidur dan sebagian baru akan
melaksanakan salat subuh, suara gemuruh terdengar dari Gunungraja.
Dalam waktu singkat rumah penduduk sudah tertimbun dengan berjuta
kubik tanah. Padahal jarak gunung dengan rumah sekitar 300meter dan
dibatasi oleh sawah.
Jerit tangis dipagi buta memecah kesunyian desa tersebut. Warga
berusaha menyelamatkan diri masing-masing dan keluarganya. Korban
tewas kebanyakan karena masih terlelap tidur tertimbun di reruntuhan
rumah.
Bupati Banjarnegara Ir Djasri MM bersama jajaran pejabat pemerintah
setempat pagi itu bersama tim SAR dan PMI langsung mendatangi lokasi
bencana. Alat berat didatangkan oleh Pemkab Banjarnegara.
Pencarian terhadap korban tersendat mengingat jalan masuk lokasi
sulit dilalui. Bahkan masih dikhawatirkan bakal terjadi longsor
susulan. Pemkab Banjarnegara mengingatkan agar masyarakat di lokasi
berhati-hati, mengingat ada bongkahan tanah di Gunung Pawinihan yang
setiap saat bisa ambrol.
Ilmu merupakan harta abstrak titipan Allah Subhanahu wata'ala kepada seluruh
manusia yang akan bertambah bila terus diamalkan, salah satu pengamalannya
adalah dengan membagi-bagikan ilmu itu kepada yang membutuhkan.
Janganlah sombong dengan ilmu yang sedikit, karena jika Allah Subhanahu
wata'ala berkehendak ilmu itu akan sirna dalam sekejap, beritahulah orang yang
tidak tahu, tunjukilah orang yang minta petunjuk, amalkanlah ilmu itu sebatas
yang engkau mampu.
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/keluarga-islam/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/