Pada suatu ketika ada sebuah kapal yang akan berlayar ke negeri yang jauh, dimana didalam kapal itu terdapat bermacam-macam orang dari berbagai golongan , ada yang kaya dan ada yang miskin dan ada juga yang jelek dan tampan, karena untuk menghilangkan kejenuhan perjalanan maka mereka memutuskan untuk mengadakan pesta dan nyanyian di atas kapal itu agar perasaan dari lamanya perjalanan itu mereka lupakan,
lalu diadakanlah pesta - pesta di kapal itu lengkap dengan para wanita yang cantik dan para penari yang gemulai ,ditambah dengan para penyanyi bersuara merdu sehingga mereka semua lupa akan segalanya - galanya, diatas meja makan telah terhidang segala macam makanan yang nikmat dan minuman yang berharum semerbak, dan membuai, Tiba-tiba kapal yang sedang berlayar dengan tenang itu merasakan gelombang ombak yang semakin besar dan angin yang bertiup semakin kencang , ditambah dengan hujan deras dan petir yang memekakkan telinga, jangan kan untuk bergerak bahkan bersuara pun sangat sulit didengar, kegaduhan di mana-mana diantara sesama penghuni kapal sehingga dalam keadaan ketakutan tersebut ada seseorang yang berseru " Kita telah melupakan tuhan .....Kita telah melupakan tuhan ,,,,,,huuuu,,,hu,,," "Benaaarr,,,,kita telah melupakan tuhan,,,kita harus berdoa,dan berjanji " jawab yang lainnya serentak "mungkin ini adalah hukuman buat kita ,,,mungkin ini adalah peringatan buat kita" pekik yang lainnya,,, dan mereka pun mulailah saling berdoa dan mengumbar janji , semua orang tidak terkecuali saling melempar janji kepada tuhan masing-masing ,bahkan seorang ibu pun menyuruh anaknya untuk mengumbar janji kepada tuhannya, ada yang berjanji akan menjadi orang baik,ada yang berjanji akan menyedekahkan hartanya bila selamat,ada yang berjanji akan meninggalkan kehidupan maksiat , dan ada yang berjanji akan memerdekakan budak dan hambanya, ada yang berjanji untuk kembali kepada jalan yang lurus,,,,,,dan semua janji pun diumbar dan diobral ibarat dagangan laku laris, terjual secara murah dan tanpa tawar menawar lagi kepada tuhannya masing-masing,,, tiba-tiba seseorang berteriak sekuat tenaga dari atas buritan tiang kapal yang paling tinggi ditengah gemuruhnya ombak dan badai, hujan yang deras dan dengungan doa berisi ribuan janji,, "Saudara- saudara sekalian,,,,jangan terlalu diobral doa dan janji kalian kita akan selamat,,,,,,daratan sudah dekat,...!!!" dan tiba-tiba seluruh penumpang kapal bersorak kegirangan,,,!!! padahal a mereka tidak sadar bahwa tuhan mereka hanyalah sebuah daratan wassalam KnC
