AL BALAD (NEGERI) SURAT KE 90 : 20 ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
HIDUP MANUSIA PENUH DENGAN PERJUANGAN
1. Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah),
2. dan kamu (Muhammad) bertempat di kota Mekah ini,
3. dan demi bapak dan anaknya.
4. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah
5. Apakah manusia itu menyangka bahwa sekali-kali tiada seorangpun yang
berkuasa atasnya?
6. Dan mengatakan: "Aku telah menghabiskan harta yang banyak".
7. Apakah dia menyangka bahwa tiada seorangpun yang melihatnya?
8. Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata,
9. lidah dan dua buah bibir.
10. Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan
11. Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar.
12. Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu?
13. (yaitu) melepaskan budak dari perbudakan,
14. atau memberi makan pada hari kelaparan,
15. (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,
16. atau kepada orang miskin yang sangat fakir.
17. Dan dia (tidak pula) termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan
untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.
18. Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan
kanan.
19. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah
golongan kiri.
20. Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.
Salam dan selamat berjuang semoga kita semua terlepas dari murka Alloh SWT
mkaruk
fitrahanugrah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Suatu hari lubang
kecil muncul orang itu duduk dan mengamati dalam beberapa jam ketika
kupu-kupu itu berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu.
Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya
kupu-kupu itu telah berusaha semampunya dan tidak bisa lebih jauh lagi.
Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya, ia mengambil
sebuah gunting dan meotong kekangan sisa dari kepompong itu. Kupu-kupu
itu keluar dengan mudahnya namun kupu-kupu itu mempunyai tubuh yang
gembung dan kecil serta sayap-sayapnya mengkerut. Orang tersebut terus
mengamatinya karena ia berharap pada suatu saat sayap-sayap itu akan
mekar dan melebar sehingga akan mampu menopang tubuh kupu-kupu itu
yang mungkin akan berkembang.
Namun semuanya tidak akan pernah terjadi karena kupu-kupu itu
menghabiskan sisa hidupnya dengan merangkak dengan tubuh gembung dan
sayap-sayap mengkerut. Kupu-kupu itu tidak pernah bisa terbang.
Yang tidak pernah bisa dimengerti dari kebaikan orang itu adalah bahwa
kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu
untuk melewati lubang kecil adalah jalan Allah memaksakan cairan dalam
tubuh kupu-kupu itu sehingga masuk ke dalam sayap-sayapnya sedemikian
rupa sehingga ia bisa terbang begitu ia memperoleh kebebasan dari
kepompong tersebut.
Dari cerita itu bisa aku ketahui bahwa perjuangan adalah hal yang aku
perlukan dalam hidup. Jika Allah membiarkan aku hidup tanpa hambatan,
itu mungkin melumpuhkan aku. Aku mungkin tidak sekuat yang semestinya
aku mampu. Aku mungkin tidak pernah dapat terbang untuk menuju
impianku atau tujuan hidupku.
Wallahu'alam
Bekasi, 18 november 2007
(semoga aku mampu menjadi seperti yang aku tulis...Amin)
---------------------------------
Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.