Survei TII: MUI Sering Disuap

Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi salah satu lembaga yang paling 
sering menerima suap versi Transparency International Indonesia (TII). Dugaan 
suap menyuap ini lebih banyak dilakukan untuk pengurusan sertifikat halal.

Menurut Manajer Riset dan Kebijakan TII Frenky Simanjuntak, 171 responden yang 
diwawancarai adalah perusahaan makanan dan komestik. Sebanyak 10 persen mengaku 
pernah dimintai uang terkait urusan mereka.

"Sehingga ini sangat berkaitan bagaimana perusahaan ini mengajukan sertifikat 
halal," katanya saat jumpa pers di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta 
Selatan, Rabu (21/1/2009).

Survei kuantitatif ini dilakukan mulai September-Desember 2008. Survei 
dilakukan di 50 kota yang terdiri dari 33 ibu kota provinsi ditambah 17 kota 
besar.

Lebih lanjut Frenky menjelaskan, inisiatif terjadinya suap menyuap berasal dari 
pejabat publik. Mau tidak mau, pelaku bisnis terkadang harus mengikuti kemauan 
tersebut.

"Namun tetap saja ini dikategorikan suap," tegas Frenky.

Meski begitu, Frenky tidak terlalu mengetahui apakah survei yang dilakukannya 
ini bisa dilanjutkan kepada pihak yang berwenang. Baginya survei yang dilakukan 
hanyalah sebagai acuan.

"Ke arah sana (penyidikan) , itu di luar otoritas hasil survei," pungkasnya.

sumber :http://www.detiknew s.com/ read/2009/01/ 21/172038/ 1072361/10/survei- 
tii:-mui- sering-disuap



      

Kirim email ke