Assalamualaikum Wr Wb Bismillahirrohmaanirrohiim ”Hai Sekalian manusia, bertaqwalah kepada Tuhan mu yang telah menciptakan Kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya, dan daripada keduanya Allah memperkembang biakan laki laki dan perempuan yang banyak, dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) Nama Nya kamu saling meminta satu sama lain dan peliharalah hubungan silaturahim, sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”. QS.An-Nisa (4) ayat 1” “Hai orang-orang yang beriman, …….Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran, Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya”. QS. Al-Maidah (5) ayat 2. “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. QS. Al-Baqarah (2) : 261. “Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati”. QS. Al-Baqarah (2) : 262. “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik”. QS. Al-Baqarah (2) ayat 195. Hari Senin tgl 19 Oktober 2009, pukul 20.30 WIB saya dan Istri keluar kantor menuju Selter busway, ditengah perjalanan kami berjumpa dengan 2 orang wanita dan satu laki laki usia mereka lk 20 s/d 23 th, yang mengenalkan dirinya sebagai Mahasiswa salah satu perguruan tinggi terkenal di Jakarta Barat, mereka mengajak saya salaman seraya berkata, kami sedang menggalang “dana” untuk gempa Sumatra dengan menjual permen. Permen tersebut sudah dimasukan dalam toples plastik, kira kira setengah toples, atau kira kira satu kantong permen ukuran sedang, selesai mereka mengenalkan diri saya langsung mengambil dompet yang ternyata dalam dompet saya tinggal tersisa Rp. 7000,-, dan uang tersebut langsung saya ambil yang Rp. 4000,- persiapan untuk ongkos Busway dan yang Rp. 3000,- saya serahkan pada mereka, sambil saya berucap, maaf saya sedang tidak ada uang lebih kecuali ini. Dan mereka menjawab Alhamdulillah mudah mudahan Allah SWT membalas lebih baik dan berlipat ganda, sambil menyodorkan toples berisi permen agar saya mengambil beberapa buah, akan tetapi saya katakan, semoga dengan niat baik saudara saudara sekalian mendapat ridho dan mendapat berbagai kemudahan dari Allah SWT, sambil menolak pemberian permen tersebut. Sebagaimana biasa habis shalat subuh saya berangkat kekantor, satu setengah jam sudah saya mengerjakan pekerjaan rutin, kira2 jam 08.30 WIB, tidak ada keperluan yang terlalu mendesak sebenarnya, akan tetapi secara tiba tiba kaki saya melangkah menuju ruang kerja salah satu teman dilantai 2 sementara ruang kerja saya ada di lantai 1, sebelum saya sampai di ruang kerja teman, saya melalui aula lantai 2 yang sedang direnovasi, kayu balok, dan kayu kaso diturunkan diganti dengan besi baja ringan, karena aula belum lama direnovasi, saya melihat kayu balok yang masih bagus dan kuat, sedangkan kayu kaso sebagian sudah ada yang kropos. Bersamaan itu saya berjumpa dengan pimpinan saya yang sedang kontrol renovasi, dan beliau memerintahkan saya “Pak Muji semua kayu ini dibuang, bila Pak Muji mau silahkan bawa pulang, Subhannalloh, saya betul betul gembira bercampur bingung, saya katakan ia pak, tapi jawaban saya hambar karena saya tidak punya uang untuk ongkos angkut dan sewa kendaraan, sementara rumah yang saya tempati yang bahan bahan nya dari kayu dan triplek sudah pada lapuk dimakan rayap, betul betul bingung dan bingung, tepat pukul 11.00 wib, pimpinan saya menghubungi saya per telephon menanyakan kapan kayu bisa diangkut, saya jawab saya sedang mencari kendaraan dan orang yang akan mengangkut. Padahal ketika itu saya masih dalam keadaan bingung belum mendapatkan jalan keluarnya. Setelah selesai shalat zuhur, saya merenung sambil berfikir mencari jalan keluar terbaik, Ya Allah berikan jalan keluar terbaik, selesai berdo’a saya menuju ruang kerja dan hendak melanjutkan mengerjakan pekerjaan rutin, akan tetapi semua terasa hampa dan tidak ada gairah serta semangat kerja, ditengah kebingungan saya mendapat keyakinan untuk menghubungi seorang teman, dan menceritakan beban yang sedang saya hadapi, Subhannalloh teman, saudara sekaligus sebagai anak ketemu gede, menjawab siap ayah sebentar lagi saya menuju ruang kerja ayah. Teman, saudara dan anak ketemu gede ini menyanggupi membantu uang sebesar Rp. 500.000,-, Subhannalloh, saya langsung menghubungi dan pinjam truk serta meminta bantuan teman teman yang lain untuk mengangkut baik kayu balok tiang panjang 3 m lk 30 batang, dan kayu kaso ukuran 3 m satu truk ukuran sedang, sementara kayu kaso potongan sebanyak 2 truk ukuran sedang, saya birikan pada teman untuk dijual sementara yang 1 truk berisi kayu baik balok maupun kayu kaso ukuran panjang 3 m, saya minta agar dikirim kerumah dengan dikawal oleh teman, saudara yang telah bersedia memberikan uang sebesar Rp.500.000 untuk biaya angkut dan lain lain, semantara yang 2 truk berisi kayu potongan, saya lepas dan saya serahkan pada teman saya lainya. Subhanalloh, janji Allah pasti benar, baik janji pembalasan maupun semua janji janji Allah yang lain pasti akan dibuktikan oleh Allah SWT, beramal Rp. 3000,- dibayar kontan oleh Allah SWT dengan 3 truk kayu dan balok, bahkan dibalas berlipat lipat serta lebih baik, termasuk diberi berbagai kemudahan dalam urusan, pencarian truk sampai pencarian tenaga pengangkut balok kayu. Setelah semua selesai dan baik Istri maupun anak saya mengatakan kayu sudah diturunkan dan rumah isinya penuh dengan kayu dan balok, hati mulai tenang, didalam kegembiraan tersebut saya membuka dan membaca email yang dikirimkan oleh teman yang mengatakan bahwa Ibunya Hendrik sudah meninggalkan KTP untuk menebus obat, Ya Allah Ya Tuhan Kami, ampunilah dosa dan kesalahan kami, berikan jalan keluar terbaik kepada Mbak Sri Ibu kandung Hendrik yang pada tanggal 17 Oktober jam 17.30, ketika saya mendapat kabar bahwa Hendrik yang telah menjadi Yatim sejak tamat SD, yang saya dan istri serta teman teman yang lain berkunjung ke RS Jantung Harapan Kita, untuk membesuk putra yang telah Allah titipkan kepada Mbak Sri yang telah melahirkanya, yang saat ini Hedrik tercatat sebagai siswa SMK klas 2 salah satu sekolah kejuruan di Cileduk, Ya Allah Ya Tuhan kami setahu kami bahwa Hendrik sejak ditinggal wafat ayahnya, untuk menyambung hidup terpaksa mbak Sri sang ibu, harus menjadi tukang ojek motor didaerah Mencong Cileduk, sementara mas Hendrik sang anak Yatim untuk tetap sekolah beliau meneruskan perjuangan almarhum ayahnya sebagai penarik dan pemungut serta pembersih sampah dikomplek lingkungan kontrakannya, yang terletak di Jl. H. Mencong No. 34 Rt.003/001 Kelurahan Sudimara Kecamatan Cileduk, di rumah kontrakan pak Purjiman, dengan sambil menjual sampah yang masih laku terjual seperti botol beling, botol plastik dan lain lain. Ya Allah Ya Tuhan kami pertengahan Bulan Ramadhan 1430 H tempatnya pada tanggal 5 September 2009, yang lalu ketika Engkau mengizinkan KBMTC buka bersama 100 anak Yatim Piatu, kami semua dihibur oleh Mas Hendrik dan teman temannya dengan beberapa lagu, jari jari manis, lentik dan lincah dalam memetik Gitar Hendrik dan teman temannya melantunkan beberapa lagu lagu Islami, sungguh ketika itu kami seluruh hadirin terkagum kagum dibuatnya, namun saat ini Ya Allah Hendrik terbujur lemah ditempat tidur dengan ditopang berbagai selang alat pembantu pernapasan, sampai selang pembuang air seni dan lain sebagainya, ketika itu hanya air mata yang membasahi pipi kami melihat kondisi sang pejuang yang dengan setia santun dan lembut serta tabah menghadapi kejamnya kehidupan yang menurut kami, belum dan tidak seharusnya beliau hadapi, Ya Allah, lain kehendak kami lain juga kehendak Mu Ya Allah, Engkau sang Maha Pencipta dan sang Pemilik kami semua, Ya Allah Engkaulah Pemilik dan pencipta kami semua, pada tanggal 17 Oktober 2009, sejak pagi kami mendampingi resepsi salah satu keluarga KBMTC yang memberanikan diri untuk membangun rumah tangga baru, sampai kami menjenguk dan bersilaturahim kepada hamba Mu yang telah melahirkan bayi ciptaan Mu, akan tetapi diakhir menjelang kami pulang kami engkau izinkan untuk menengok hamba Mu yang bernama Hendrik yang saat ini sedang menahan sakit jantungnya yang menurut dokter mengalami kebocoran, Hendrik menahan sakit dan berjuang melawan sakitnya dirumah sakit Jantung, Harapan Kita dengan berbagai lilitan selang baik selang oksigen sampai selang infus disalah satu ruang gawat darurat, Ya Allah kami sadar bahwa kami semua milik Mu, hibur dan Tolonglah Mbak Sri yang telah melahirkan Mas Hendrik dengan sembuh dan kesembuhan serta Angkatlah penyakit jantung mas Hendrik serta gantilah dengan berbagai kesehatan dan berbagai kebaikan serta jadikan mas Hendrik sebagai pejuang serta penolong Agama Mu agama yang Engkau Ridhoi yakni agama Islam, Dan tolonglah Ya Allah bagi saudara saudaraku yang seiman, yang yakin dan meyakini bahwa janji Mu adalah benar, balasan Mu adalah benar dan Engkau membalas serta mengganti amal amalan anak Adam dengan balasan yang berlipat ganda sesuai janji Mu yang telah Engkau wahyukan kepada Nabi kami Nabi Muhammad SAW, pada QS. Al-Baqarah (2) ayat 261 yang artinya tersebut diatas, dan tolonglah Ya Allah gerakanlah bagi pembaca tulisan pengalaman saya ini untuk berkenan menyisihkan sebahagian rezki yang telah Engkau berikan padanya dengan ringan dan tidak sungkan untuk meringankan beban biaya Rumah Sakit, biaya menebus obat dan biaya lain lain dengan memasukan langsung ke No. Rekening yang telah kami siapkan pada Bank Mandiri cabang RS. Harapan kita atas nama Sriwati (Ibunda hendrik) No rek : 116-00-0585419-6. Dan bagi yang berkenan menyisihkan sebagian rezekinya dan berkenan membantu meringankan beban Mbak Sri dan Hendrik, Ya Allah ganti dan balaslah dengan balasan yang lebih baik dan berlipat ganda, sebagaimana Engkau telah membalas dan mengganti uang Rp.3000,- dengan 3 truk kayu balok dan kayu kaso dari yang utuh sampai yang telah dipotong potong serta balaslah dengan balasan berlipat ganda Ya Allah Ya Tuhan kami, hanya kepada Engkau kami memohon serta meminta pertolongan, serta kabulkan permohonan kami ini Ya Allah. Aamiin Yarobbal Alamiin Mohon maaf bagi yang tidak berkenan Terimakasih Wassalamualaikum Wr Wb Mujiarto Karuk --- On Tue, 10/20/09, Sutarmin <[email protected]> wrote: From: Sutarmin <[email protected]> Subject: [tahajjud_call] No. Rekening Mbak Sri Mamanya Hendrik (bagi yang mau mentransfer) To: [email protected] Date: Tuesday, October 20, 2009, 8:57 AM assalamualaikum, untuk KBMTC semua dibawah ini nomor rekening untuk penyaluran bantuan Ananda Hendrik bank Mandiri cabang RS. Harapan kita atas nama Sriwati (Ibunda hendrik) No rek : 116-00-0585419- 6 bagi KBMTC yang mau membantu bila sudah Transfer Mohon kOnfirmasi ke HP ibunya Hendrik Ibu Sriwati : 081219705920 Mujiarto Karuk : 08158080403 Dedah Amniyati : 081219443357 Sebagai informasi lanjutan tadi malam ibunda hendrik memberikan KTP beliau di Apotek karena tidak ada dana yang tersisa dan Obat harus segera di tebus….. maka dihimbau untuk KBMTC semua untuk menyisakan sedikit hartanya untuk membantu saudara kita ini…. demikian Wassalam tarmin 08121288278. From: tahajjud_call@ yahoogroups. com [mailto:tahajjud_ c...@yahoogroups .com] On Behalf Of Linda Hariyani Sent: Monday, October 19, 2009 6:36 AM To: tahajjud call Cc: mka...@yahoo. com Subject: [tahajjud_call] No. Rekening Mbak Sri Mamanya Hendrik Berapa..?? Assalamualaikum Wrwb Ayah saya dan temen-teman mau bantu, mudah2an bermanfaat, tolong no. rekening mbak Sri Mama nya Hendrik, terimakasih salam
