*Mandi Basah*


*Tanya:*



Assalamualaikum Wr.Wb


Ustadz, saya ada beberapa pertanyaan, begini:


Apa yang di maksud dengan mandi basah? Bagaimana caranya mandi basah, apa
seperti orang mandi biasa? Apakah mandi basah itu sama dengan mandi junub?
Kalau kita sehabis melakukan hubungan suami istri pada malam hari, terus
pada saat akan menjelang subuh kita mandi basah nya hanya mengusapkan air ke
kepala/rambut , apakah itu boleh? (mengingat air di rumah kami dinginnya
luar biasa sedangkan mau masak air waktunya sudah tidak cukup) Apakah
masturbasi itu sama dengan hubungan badan? Apakah sehabis masturbasi kita
juga harus mandi basah?


Apakah hukum dari mandi basah itu???


Demikianlah pertanyaan saya, kiranya ustadz tidak keberatan untuk menjawab
pertanyaan saya yang banyak ini. Atas perhatian ustadz saya ucapkan terima
kasih.


Wassalamualaikum Wr.Wb

*Novi*

*Jawab:*


Mbak Novi, mandi basah dalam istilah kita, betul, sama dengan mandi junub.
Perlu Mbak Novi ketahui, junub adalah orang yang berhadas besar karena telah
melakukan hubungan badan (jima') atau mengeluarkan mani, baik keluarnya mani
itu karena masturbasi, mimpi, atau melamun.


Mandi junub sama dengan mandi biasa, hanya saja disyaratkan air membasahi
seluruh tubuh, tidak boleh ada yang kelewatan, semua rambut sampai ke
pangkal-pangkalnya, juga semua lekuk kulit tubuh harus tersiram air).


Saat pertamakali menyiramkan air ke tubuh diharuskan berniat:: saya mandi
ini bertujuan menghilangkan hadas besar demi memenuhi kewajiban Allah SWT.
Karena, air yang membasahi tubuh tidak terhitung bagian rangkaian mandi
junub, jika tidak disertai niat saat pertama kali menyiramkan air.


Hukumnya mandi basah wajib bagi orang yang berhadas besar (junub) berdasar
firman Allah: "....jika kamu junub maka bersucilah (mandilah)..."
[al-Maidah: 6]. Juga berdasar hadis Nabi: "Saat seseorang melakukan
persetubuhan, lantas ketemu dua kelamin maka wajib hukumnya mandi".[HR.
Ahmad, Muslim, dan al-Turmudzi].


Air yang digunakan harus suci dan tidak musta'mal (habis dipakai bersuci).


Jadi setelah habis berhubungan suami istri tidak cukup sekedar mengusapkan
air ke kepala atau rambut, sebagai gantinya mandi junub. Saya kira anda bisa
memperkirakan kapan saat yang tepat untuk menghangatkan air untuk mandi
sehingga tidak terlambat waktu salatnya.


***


Adapun masturbasi, ia sama dengan hubungan badan: tidak boleh salat, membaca
Qur'an, menyentuh mushaf sampai ia selesai mandi basah. Itu, jika orang yang
melakukan masturbasi sampai mengeluarkan mani. Jika tidak, tidak. Karena
yang menjadi pedoman adalah keluarnya mani, bukan tindakan masturbasinya
itu.


Wallahua'lam.

====================

Doa setelah mandi:

Saya bersaksi tiada Tuhan selain Allah satu-satunya. Tiada sekutu bagiNYA.
Saya bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusanNYA. Ya
Allah, jadikanlah saya bagian dari orang-orang yang bertaubat, orang-orang
yang suci, dan hamba-hambaMU yang saleh.


*Anita Saulina & Zahrotunnisa'*


-- 
"...menyembah yang maha esa,
menghormati yang lebih tua,
menyayangi yang lebih muda,
mengasihi sesama..."

Kirim email ke