Teguran Allah Untuk PKS dan LHI Karena Munafik dan Nikah Diam-diam**** OPINI <http://www.kompasiana.com/posts/type/opinion/> | 26 June 2013 | 11:39 Dibaca: 41 Komentar: 1 0 ****
**** Seorang tokoh, baik di lingkungan rumahnya, maupun tokoh di nasional haruslah memberikan contoh perilaku yang baik bagi masyarakat ataupun kelompoknya, baik dalam bertutur kata, tingkah laku, dan juga memberikan contoh bermasyarakat yang baik. Seseorang ataupun kelompok masyarakat menjadikan seseorang lainnya sebagai tokoh pasti karena kharismatiknya dan perilakunya yang baik.**** **** Namun ternyata tidak demikian dengan tersangka dari kasus impor daging sapi yaitu Lutfhi Hasan Ishaq (LHI). Jika kita lihat LHI sebelum tertangkap tangan oleh KPK dan dijadikan tersangka, mantan Presiden PKS ini terlihat sangat kharismatik, tokoh yang disegani dikalangan kelompok PKS, perilakunya yang baik, tutur katanya yang santun, apalagi dia lulusan dari Madinah, sehingga LHI dipanggil Ustadz.**** **** Tetapi sejak ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK, seolah ketokohan dari seorang LHI menjadi sirna, KPK seakan-akan menelanjanginya secara pelan-pelan tapi pasti. Contohnya seperti yang saya baca di majalah Tempo beberapa waktu lalu, dia bersama Fathonah merancang skenario untuk mengeruk uang negara dan mengumpulkannya dengan target Rp. 2T hanya untuk keperluan Pemilu 2014 yang akan diselenggarakan beberapa bulan lagi.**** **** Tidak sampai disitu, LHI secara berkelompok memeras para pengusaha untuk keperluan pribadi dan partainya, dengan janji akan dimenangi dalam beberapa tender di proyek-proyek kementerian dimana PKS yang menjadi menterinya. Dan yang paling gress lagi adalah ketika adanya percakapan antara LHI dan Fathonah tentang fusthun (Panggilan Wanita Cantik di Pakistan). Terkuak dalam persidangan kemarin bahwa LHI menikahi Darin Mumtazah, seorang wanita keturunan Arab yang masih duduk dibangku SMA anak dari kolega LHI.**** **** Sebelum terkuak di persidangan, media massa ramai membicarakan masalah Darin Mumtazah, dari seringnya LHI bertandang ke rumahnya, sampai LHI diminta mijitpun diberitakan oleh media, dan akhirnya terbukti dipersidangan bahwa bapak 15 anak dengan 2 istri ini menikahi anak belia yang masih berumur 18 tahun, dan pernikahan tersebut diakui oleh ayahnya Darin yang katanya menikah bulan Agustus 2012.**** **** Ketika saya membaca berita tersebut, saya hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala sambil berucap “Luar biasa LHI ini, sudah punya 2 istri, 15 anak, masih kurang juga?” Bahkan yang parahnya lagi, kalangan dekat dari PKS sendiri tidak tahu menahu tentang pernikahan tersebut, dan atas dasar apa LHI menikahi gadis yang masih belia tersebut? Bahkan lagi Istrinya pun tidak tahu, LUAR BIASA!!, padahal sepengetahuan saya, seorang suami boleh menikah lagi asalkan ada ijin dari istrinya, tetapi ini tidak, dan itu disangkal langsung oleh istri keduanya yang tidak mengenal Darin.**** **** Dari sekelumit pembuktian hasil persidangan ini jelas terlihat sekali ketokohan dari LHI dipertanyakan, perilaku yang halus lembut ternyata didalamnya tersimpan nafsu besar dan ambisi besar (Gak pernah Puas). Dan yang jadi pertanyaan saya lagi adalah, apakah semua tokoh PKS bertindak seperti ini, menikah diam-diam, menyembunyikan dari istri tua, karena Presidennya saja memberikan contoh yang demikian, bisa jadi anggotanya yang lain berperilaku sama dengannya.**** **** Sepengetahuan saya, dalam Islam (karena LHI biasa dipanggil Ustadz), Allah akan memberi adzab bagi orang yang tidak bersyukur, contohnya LHI dan mungkin beberapa tokoh PKS yang mengikuti jejaknya, LHI tidak pernah puas dengan yang diperolehnya sekarang, 2 istri dan 15 anak, apa masih kurang? memang tidak masalah dalam Islam, tetapi tidak dengan ijin istrinya, dan itu yang jadi masalah, serta kemunafikannya (mengajarkan Islam, tetapi tidak menjalankan apa yang diajarkannya).**** **** Disini terlihat, LHI dan PKS kurang bersyukur dan munafik, sehingga akhirnya Allah menghukumnya agar menjadi pembelajaran bagi LHI dan PKS lewat KPK, dengan berbagai temuan-temuannya sehingga menyeret nama-nama tokoh besar dilingkungan PKS, dan perlu diketahui, KPK mengeluarkan hasil temuan tidak sekedar omong kosong saja, tetapi KPK punya bukti kuat yang mendukungnya. Wallahu A’lam Bisshowab. []**** **** Sumber:**** http://politik.kompasiana.com/2013/06/26/teguran-allah-untuk-pks-dan-lhi-karena-munafik-dan-nikah-diam-diam-568513.html **** -- http://harian-oftheday.blogspot.com/ "...menyembah yang maha esa, menghormati yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, mengasihi sesama..."
